Selasa, 03 Feb 2026 23:05 WIB

Surabaya Libatkan Mahasiswa Operasikan Koperasi Merah Putih untuk Pasok Hotel

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Nov 2025 10:59 WIB

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggandeng mahasiswa untuk memperkuat operasional Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Langkah ini disampaikan saat mendampingi Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono dalam acara Indonesia Punya Kamu di Airlangga Convention Center Unair, Senin (24/11/2025).

 

Baca Juga: Kasus Mahasiswi UMM, LBH Lira Minta Penyidik Kaji Pembunuhan Berencana

Forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi untuk membentuk ekosistem koperasi modern berbasis inovasi kampus.

 

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa koperasi merupakan amanat konstitusi yang perlu dikelola secara profesional. Ia menegaskan bahwa SDM dan sistem informasi manajemen koperasi sedang dipersiapkan.

 

“Kami sedang mempersiapkan SDM dan sistem informasi manajemen koperasi. Targetnya, dalam 1 sampai 2 tahun, koperasi bisa jadi peluang kerja menjanjikan bagi lulusan perguruan tinggi,” ujar Ferry.

 

Ia mengapresiasi upaya Pemkot Surabaya yang memperkuat koperasi kelurahan serta mendorong UMKM bertransformasi menjadi badan usaha koperasi. Kemenkop dan LPDB siap melakukan pendampingan dan pembiayaan.

 

Wali Kota Eri menjelaskan bahwa perguruan tinggi akan mendampingi operasional Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan, mengikuti pola pendampingan Kampung Pancasila.

 

“Perguruan tinggi punya inovasi, mahasiswa punya semangat perubahan. Pemkot sangat butuh peran generasi muda untuk menggerakkan koperasi,” kata Eri.

 

Pemkot Surabaya menyiapkan pasar tetap bagi koperasi melalui pemenuhan kebutuhan hotel. Koperasi akan memasok sayur, beras, dan logistik lain. Mahasiswa akan mendampingi operasionalnya.

Baca Juga: Prarekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi UMM Digelar Besok, Motif Belum Terungkap

 

“Kebutuhan sayur, beras, sampai logistik hotel akan dipasok koperasi. Pemkot siapkan fasilitasnya, mahasiswa dampingi operasionalnya,” ujar Eri.

 

Ia menambahkan bahwa jaringan pasok lintas daerah telah dibangun. Sayur disuplai dari Koperasi Merah Putih Mojokerto, sedangkan beras berasal dari jaringan Gresik.

 

“Sesuai arahan Presiden, kita menguatkan koperasi sebagai guru perekonomian. Karena itu kita tidak ambil dari luar jalur koperasi,” tegasnya.

 

Baca Juga: Pembunuhan Mahasiswi UMM: Bripka Agus Jadi Tersangka, Teman Masa Kecilnya Tertangkap Setelah Kabur

Eri menegaskan Pemkot akan menjadi jembatan agar produk lokal masuk ke pasar hotel dan restoran.

 

“Saya yang menjamin produk lokal masuk ke hotel. Misalnya kecap asli Surabaya harus dipakai di hotel-hotel kota ini. Itulah tugas kepala daerah,” ujarnya.

 

Eri menutup dengan penekanan pentingnya penggunaan produk lokal.

 

“Mulai hari ini, banggalah memakai produk Arek-Arek Surabaya dan anak-anak Indonesia. Kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” katanya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.