Kamis, 04 Jun 2026 14:29 WIB

Prarekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi UMM Digelar Besok, Motif Belum Terungkap

selalu.id – Polda Jawa Timur menjadwalkan pelaksanaan prarekonstruksi dalam kasus pembunuhan Faradila Amelia Najwa, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang melibatkan oknum anggota kepolisian.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan prarekonstruksi akan digelar besok untuk menelusuri kembali rangkaian peristiwa, termasuk cara eksekusi dan proses pemindahan jasad korban.

Baca Juga: Tak Sampai Setengah Hari, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Sukomanunggal

“Besok rencana kita melakukan praktek konstruksi. Kita cek relokasi terkait eksekusinya dan cara mereka melakukannya, juga ide siapa yang membuang jasad ke sungai,” ujar AKBP Jumhur kepada awak media di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (22/12/2025).

Ia menyebutkan, penyidik saat ini masih melakukan pendalaman karena terdapat perbedaan keterangan antara dua tersangka. Dalam perkara ini, Bripka Agus Sulaiman, anggota Intelkam Polsek Krucil Polres Probolinggo, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Perbuatan tersebut tidak dilakukan seorang diri. Polisi juga menetapkan Suyitno, teman masa kecil tersangka utama, sebagai tersangka pendamping. Suyitno ditangkap pada Kamis (18/12) di wilayah Probolinggo setelah sempat melarikan diri selama tiga hari dan berpindah-pindah lokasi dari Lumajang hingga Pamekasan.

Baca Juga: PDS Hadir di Dua Kampus Vokasi Jawa Timur, Bagikan Tips Arungi Dunia Kerja

Terkait motif pembunuhan, AKBP Jumhur menegaskan penyidik masih melakukan pendalaman dan konfrontasi untuk menyelaraskan keterangan para tersangka.

“Motifnya masih kita dalami karena masih ada perbedaan keterangan, kita cross check. Kita juga sudah melakukan pemeriksaan pada teman-teman kuliah korban dan ibunya untuk menyambungkan semua informasi,” katanya.

Baca Juga: Sempat Vakum, Campus League Surabaya Kembali Dorong Ekosistem Basket Kampus

Ia mengakui terdapat dugaan awal terkait motif sakit hati maupun kepentingan harta, namun belum dapat disimpulkan secara pasti. Soal kondisi korban, penyidik menemukan dugaan pencekikan berdasarkan adanya luka memar di leher korban. Namun penyebab kematian secara detail masih menunggu hasil pendalaman lanjutan.

“Perkembangan selanjutnya akan saya sampaikan, mungkin nanti Pak Kabidhumas yang menyampaikan hasil rekonstruksi besok,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.