Rabu, 19 Agu 2026 16:54 WIB

Butuh 2,5 Tahun, Sutradara Ungkap Produksi Danyang Wingit Jumat Kliwon Penuh Tantangan

selalu.id - Film Danyang Wingit Jumat Kliwon yang disutradarai Agus Riyanto membutuhkan proses pembuatan hampir dua setengah tahun sejak konsep hingga selesai. Menurut Agus, tahap persiapan memakan waktu sekitar satu tahun karena tim harus mendalami cerita di Desa Gedagan, lereng Gunung Merbabu. Cerita ini berpusat pada wayang kulit yang digambarkan terbuat dari kulit manusia.

 

Baca Juga: Celine Evangelista Latihan Berbulan Bulan untuk Peran Sinden di Danyang Wingit Jumat Kliwon

“Kita butuh 1 tahun cuma untuk resep ceritanya sendiri, memahami konteks lokal dan filosofi wayangnya,” ujar Agus kepada selalu.id saat ditemui di Surabaya, Sabtu (22/11/2025) petang.

 

Tahap pemilihan karakter dan pemain membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Setiap aktor diminta mendalami peran secara detail. Celine Evangelista yang menjadi salah satu pemeran utama mengikuti proses pendalaman karakter bersama produser.

 

Syuting berlangsung lebih dari tiga minggu dengan lokasi tersebar di beberapa daerah. Agus menyebut ada momen ketika pengambilan gambar di Pendopo Curug pada pukul dua dini hari. Saat Celine hadir di lokasi, suasana yang semula ramai mendadak hening.

 

“Auranya keluar semua. Dia cuma diam. Seperti ada sesuatu yang sakral. Ada juga adegan yang diulang berkali kali karena terasa ngeri banget. Sehingga tim bingung apakah itu Celine atau karakter Ratu yang sebenarnya muncul,” ungkapnya.

 

Lokasi Curug memiliki latar cerita yang membuatnya dipilih sebagai tempat utama. Beberapa waktu sebelum syuting, sepasang kekasih dilaporkan meninggal di sana. Jasad perempuan ditemukan oleh keluarganya dan juru kunci. Warga yang melihat proses evakuasi mengaku melihat jasad itu seperti kepok pisang. Agus menyebut tim semula menyeleksi 20 lokasi. Namun Curug dianggap paling sesuai.

 

Film ini menjadi proyek terakhir Celine sebelum mengenakan hijab. Agus menyampaikan bahwa film ini juga bertujuan memperkenalkan kembali budaya wayang Jawa yang dinilai semakin terpinggirkan.

 

“Kita pengen tunjukin bahwa wayang itu lucu dan berharga. Bukan cuma sesuatu yang ketinggalan zaman,” ujarnya.

 

Kolaborasi unsur horor dan wayang dipilih untuk memperkuat suasana cerita. Gamelan yang mengiringi beberapa adegan malam hari ditampilkan untuk memberikan efek dramatik. Hingga hari kedua penayangan, film ini mencatat 56 ribu penonton.

 

Rencananya, Danyang Wingit Jumat Kliwon akan tayang di Malaysia pada Desember. Pengajuan penayangan juga dilakukan untuk Vietnam dan Amerika. Agus meminta penonton memberi perhatian pada adegan awal yang disebutnya menjadi kunci pemahaman cerita.

 

“Jangan ketinggalan adegan awal. Itu adalah kuncinya untuk memahami seluruh cerita,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Langkah Cepat Pelindo Grup Salurkan Bantuan pada Korban Gempa NTT

Berkoordinasi dengan Satgas BUMN dan BPBD setempat, bantuan logistik dikirim melalui berbagai jalur logistik mulai dari Kupang, Labuan Bajo hingga Surabaya.

HMI Sidoarjo Siap Bantu Pemerintah Berantas Miras Ilegal hingga Pencegahan HIV/AIDS

Subandi berharap HMI dapat berperan aktif menyuarakan edukasi publik, mengawal pembangunan daerah, serta menjadi mitra kritis yang konstruktif melalui gagasan.

Langkah Konkret Disnaker Nganjuk Tekan Angka Kemiskinan Lewat Pelatihan Industri

Istna Shofiani menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi pintu masuk untuk mencetak tenaga kerja terampil yang siap langsung diserap oleh dunia industri.

Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

Kader PDIP Surabaya, Akhmad Hidayat, mengaku cukup banyak menerima pertanyaan dari sesama kader mengenai kejanggalan komposisi poster tersebut.

BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Tembus 46,27 Persen, Pemkab Bidik Pekerja Rentan

Dari total sekitar 1,05 juta angkatan kerja di Sidoarjo, masih terdapat sekitar 575.938 pekerja yang belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.

Harga Emas Antam Hari Ini: Baru Kemarin Naik Tipis Sekarang Anjlok Lagi, Ini Detailnya

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp2.796.000-2.830.000 per gram.