Minggu, 06 Sep 2026 00:10 WIB

Erupsi Semeru Level Awas, 467 Warga Lumajang Mengungsi di Tiga Kecamatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Nov 2025 20:49 WIB
Pengungsi erupsi Gunung Semeru di Kantor Desa Candipuro
Pengungsi erupsi Gunung Semeru di Kantor Desa Candipuro

selalu.id - Erupsi Gunung Semeru kembali memaksa ratusan warga di lerengnya mengungsi pada Rabu 19 November 2025. Kolom abu setinggi dua ribu meter membumbung dari kawah sebelum awan panas guguran meluncur ke arah permukiman sekitar pukul 16.00 WIB.

 

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Data Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 467 warga dievakuasi ke sejumlah titik pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, Candipuro, dan Penanggal.

 

“Mereka terdiri dari 198 laki-laki dan 269 perempuan, termasuk 45 balita, 47 anak-anak, serta 228 lansia,” tertulis dalam laporan tersebut.

 

Balai Desa Oro oro Ombo menampung sekitar 200 pengungsi. SD Supiturang dan SD Sumberurip menampung total 170 warga. Di Candipuro, 74 pengungsi ditempatkan di kantor kecamatan dan sebagian lainnya di balai desa setempat. Di Kecamatan Penanggal, 23 warga mengamankan diri di Balai Desa Penanggal.

 

Erupsi Semeru terekam dengan amplitudo maksimum 40 mm dengan durasi hampir 17 menit. Aktivitas yang meningkat membuat otoritas menaikkan status gunung dari Level III Siaga menjadi Level IV Awas.

 

Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius delapan kilometer dari puncak serta menjaga jarak minimal lima ratus meter dari sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan yang berpotensi dilanda awan panas maupun aliran lahar.

 

Hingga pukul 20.00 WIB, aktivitas erupsi masih berlangsung dan pemantauan terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

Baca Juga: Karhutla di Ranu Kembang dan Ledok Bedor Belum Padam, 172 Pendaki Dievakuasi

 

Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status Semeru menjadi Level IV Awas pada pukul 17.00 WIB setelah rangkaian awan panas terjadi beruntun sejak siang.

 

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid menyatakan bahwa peningkatan status dilakukan karena seluruh instrumen pemantauan menunjukkan eskalasi signifikan.

 

“Erupsi mulai terjadi pukul 14.13 WIB berupa awan panas beruntun. Amplitudo maksimum yang terekam mencapai 37 mm, menandakan energi erupsi yang sangat kuat. Visual puncak sempat tertutup kabut sehingga jarak luncur tidak bisa diamati,” kata Wafid.

Baca Juga: Kebakaran Bromo Meluas hingga 176 Hektare, Tiga Heli Water Bombing Diturunkan

 

Ia menjelaskan bahwa kegempaan mencatat peningkatan aktivitas dari gempa letusan, gempa guguran, hingga gempa harmonik. Peningkatan paling menonjol terlihat pada gempa guguran yang berkaitan dengan intensitas lava pijar menuju Besuk Kobokan.

 

“Gempa gempa ini mengindikasikan masih adanya suplai magma dari bawah permukaan bersamaan dengan pelepasan material melalui letusan dan hembusan,” ujarnya.

 

Variasi kecepatan gelombang dv per v menunjukkan pola penurunan sejak pertengahan Oktober sebagai indikator peningkatan tekanan di dekat permukaan tubuh gunungapi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.