Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Pembacokan Aiptu Susanto Polres Lumajang, Polisi Selidiki Keterlibatan Pelaku Lain

selalu.id – Polda Jawa Timur masih mengembangkan pengungkapan kasus pembacokan terhadap Aiptu Susanto, anggota Polres Lumajang, meski satu tersangka telah diamankan dan pelaku utama tewas ditembak petugas.

 

Baca Juga: Identitas Mayat di Wonokusumo Terungkap, Diduga Dibacok Sekitar 60 Meter dari TKP

Dalam perkara ini, polisi mengamankan tersangka bernama M Hasan. Sementara pelaku utama, Agus Sulaiman Fadeli (30), tewas saat dilakukan penindakan.

 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur menyatakan, penyidik menduga masih ada pelaku lain yang terlibat dalam jaringan Agus.

 

"Masih terus kami kembangkan untuk memastikan keterlibatan pelaku lain yang masuk jaringan tersangka A. Mereka sudah beberapa kali melakukan pencurian," ujarnya saat dikonfirmasi selalu.id, Rabu (17/12/2025).

 

Jumhur menjelaskan, Agus dikenal sebagai pelaku kejahatan yang cukup ditakuti di wilayah Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan. Pelaku juga diketahui pernah beraksi di wilayah Jember.

Baca Juga: Cekcok, Adik Bacok Kakak Ipar di Mojokerto

 

"Pelaku A (Agus) ini spesialis yang sangat meresahkan. Tiap melakukan pekerjaannya selalu menggunakan sajam," tandas mantan Kapolsek Bintan Utara itu.

 

Menurut Jumhur, Agus kerap melukai korban menggunakan senjata tajam berupa celurit sepanjang sekitar 50 sentimeter. Aksi pembacokan tersebut telah dilakukan belasan kali.

Baca Juga: Polres Mojokerto Dirikan Pos Pelayanan Ala Animasi Robocar Poli di Pacet

 

Ia menambahkan, Agus bukan kali pertama berurusan dengan hukum. Sebelum tewas, Agus tercatat dua kali keluar masuk penjara.

 

"Pertama pada 2015 di Polres Probolinggo setelah membacok korban untuk merampas motor. Dan kedua di rutan Polres Lumajang karena kasus yang sama. Jadi dua kali menjalani ditangkap dan menjalani persidangan," tutup Jumhur.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.