Kamis, 03 Sep 2026 12:08 WIB

Polisi Tembak Begal Sadis Pembacok Anggota Reskrim Lumajang

selalu.id – Polisi menangkap pelaku begal sadis yang membacok anggota Reskrim Polres Lumajang dalam upaya pencurian sepeda motor. Penangkapan dilakukan setelah pelaku melawan petugas dengan senjata tajam saat hendak diamankan.

 

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, peristiwa pembacokan terjadi pada Kamis (11/12/2025) ketika pelaku bernama Agus teridentifikasi mencuri sepeda motor di lokasi kejadian. Saat dikejar petugas, pelaku melakukan perlawanan dengan senjata tajam dan menusuk anggota reskrim di bagian perut sebelum melarikan diri.

 

“Pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam dan melukai anggota kami,” kata Jumhur, Senin (15/12/2025) dini hari.

 

Setelah kejadian tersebut, tim kepolisian melakukan pemantauan sejak Jumat malam. Selama dua hari, petugas melakukan pengejaran dan penyisiran ke sejumlah rumah kerabat pelaku di wilayah Lumajang. Pada Minggu, polisi memperoleh informasi bahwa pelaku bergerak menuju rumah kerabat ayahnya di Pasuruan.

 

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Apollo, Pasuruan. Saat hendak diamankan, pelaku kembali berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan senjata tajam, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.

 

Baca Juga: Karhutla di Ranu Kembang dan Ledok Bedor Belum Padam, 172 Pendaki Dievakuasi

“Pelaku kembali melakukan perlawanan, sehingga anggota harus melakukan tindakan tegas,” ujar Jumhur.

 

Menurutnya, Agus merupakan pelaku spesialis rampok sadis yang telah lama meresahkan wilayah Lumajang dan Jember. Pelaku tercatat pernah dua kali ditangkap dan menjalani proses hukum. Sejak 2015, ia diduga terlibat dalam puluhan kasus perampasan dan pembacokan di Lumajang, Jember, dan Probolinggo.

 

Sementara itu, anggota reskrim yang menjadi korban pembacokan sempat menjalani perawatan intensif selama dua hari dalam kondisi kritis. Setelah menjalani operasi, kondisinya kini berangsur membaik.

Baca Juga: Kebakaran Bromo Meluas hingga 176 Hektare, Tiga Heli Water Bombing Diturunkan

 

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa empat sepeda motor dan satu mobil yang digunakan pelaku. Selain Agus, seorang pria bernama Hasan turut diamankan dan kini masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan jaringan dan aksi kejahatan lainnya.

 

“Ini adalah risiko tugas, namun kami terus mengingatkan anggota di lapangan untuk tetap waspada terhadap pelaku kejahatan jalanan, terutama yang bersenjata tajam,” pungkas Jumhur.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.