Minggu, 19 Jul 2026 20:39 WIB

Polisi Tembak Begal Sadis Pembacok Anggota Reskrim Lumajang

selalu.id – Polisi menangkap pelaku begal sadis yang membacok anggota Reskrim Polres Lumajang dalam upaya pencurian sepeda motor. Penangkapan dilakukan setelah pelaku melawan petugas dengan senjata tajam saat hendak diamankan.

 

Baca Juga: Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, peristiwa pembacokan terjadi pada Kamis (11/12/2025) ketika pelaku bernama Agus teridentifikasi mencuri sepeda motor di lokasi kejadian. Saat dikejar petugas, pelaku melakukan perlawanan dengan senjata tajam dan menusuk anggota reskrim di bagian perut sebelum melarikan diri.

 

“Pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam dan melukai anggota kami,” kata Jumhur, Senin (15/12/2025) dini hari.

 

Setelah kejadian tersebut, tim kepolisian melakukan pemantauan sejak Jumat malam. Selama dua hari, petugas melakukan pengejaran dan penyisiran ke sejumlah rumah kerabat pelaku di wilayah Lumajang. Pada Minggu, polisi memperoleh informasi bahwa pelaku bergerak menuju rumah kerabat ayahnya di Pasuruan.

 

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Apollo, Pasuruan. Saat hendak diamankan, pelaku kembali berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan senjata tajam, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.

 

Baca Juga: Pria di Probolinggo jadi Korban Begal, Satu Motor Matik Raib 

“Pelaku kembali melakukan perlawanan, sehingga anggota harus melakukan tindakan tegas,” ujar Jumhur.

 

Menurutnya, Agus merupakan pelaku spesialis rampok sadis yang telah lama meresahkan wilayah Lumajang dan Jember. Pelaku tercatat pernah dua kali ditangkap dan menjalani proses hukum. Sejak 2015, ia diduga terlibat dalam puluhan kasus perampasan dan pembacokan di Lumajang, Jember, dan Probolinggo.

 

Sementara itu, anggota reskrim yang menjadi korban pembacokan sempat menjalani perawatan intensif selama dua hari dalam kondisi kritis. Setelah menjalani operasi, kondisinya kini berangsur membaik.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Tembak Dua Bandit Sadis di Pasuruan, Ini Jejak Kejahatannya

 

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa empat sepeda motor dan satu mobil yang digunakan pelaku. Selain Agus, seorang pria bernama Hasan turut diamankan dan kini masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan jaringan dan aksi kejahatan lainnya.

 

“Ini adalah risiko tugas, namun kami terus mengingatkan anggota di lapangan untuk tetap waspada terhadap pelaku kejahatan jalanan, terutama yang bersenjata tajam,” pungkas Jumhur.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.