Senin, 07 Sep 2026 12:38 WIB

Rekrutmen Anak oleh Jaringan Terorisme Terbongkar, 110 Anak di 26 Provinsi Teridentifikasi

Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah
Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah

selalu.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi langkah cepat Polri melalui Densus 88 Antiteror dalam mengungkap praktik rekrutmen anak oleh jaringan terorisme di ruang digital.

 

Baca Juga: Black Owl Akui Kelalaian Supervisor dalam Kasus Dugaan Pelecehan Anak

KPAI menyebut keberhasilan ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi anak dari paparan ideologi kekerasan.

 

Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah, menyampaikan bahwa kerja sama Polri, BNPT, dan sejumlah pemangku kepentingan telah menyelamatkan masa depan ratusan anak.

 

“Upaya ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi penyelamatan anak-anak Indonesia dari eksploitasi jaringan terorisme,” ujar Margaret dalam keterangannya, Rabu (19/11/2025).

 

Berdasarkan paparan Polri, lebih dari 110 anak di 26 provinsi teridentifikasi terlibat sebagai korban rekrutmen melalui media sosial, permainan daring, dan platform komunikasi tertutup.

 

Margaret memastikan seluruh proses penanganan anak dilakukan berdasarkan UU Perlindungan Anak dan UU Sistem Peradilan Pidana Anak. Prinsip utama yang diterapkan adalah kepentingan terbaik bagi anak, termasuk mekanisme diversi, keadilan restoratif, pendampingan wajib, dan perlakuan manusiawi.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak KPI Evaluasi Tayangan Trans7 Soal Pesantren

 

“Kami memastikan setiap anak tidak diposisikan sebagai pelaku, tetapi sebagai korban yang harus dilindungi hak-haknya. Pendampingan psikologis dan hukum diberikan secara menyeluruh,” tegas Margaret.

 

KPAI menilai penguatan sistem pendukung menjadi langkah pencegahan yang penting. Keluarga disebut sebagai benteng pertama, sementara sekolah dan masyarakat perlu meningkatkan pengawasan.

 

“Literasi digital anak harus dikuatkan agar mereka tidak mudah terjebak propaganda ekstrem,” kata Margaret.

Baca Juga: 997 Orang Diamankan dalam Demo Anarkis Jatim, 415 Anak di Bawah Umur

 

Ia menambahkan bahwa keberhasilan Polri mengungkap kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi nasional dalam menjaga generasi muda dari radikalisasi digital.

 

“Polri telah melakukan langkah signifikan. Tugas berikutnya adalah memastikan perlindungan berkelanjutan bagi anak-anak Indonesia,” tutupnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.