Rabu, 22 Jul 2026 12:57 WIB

DPRD Jatim Desak KPI Evaluasi Tayangan Trans7 Soal Pesantren

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa, mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) segera mengevaluasi tayangan program “Xpose Uncensored” di Trans7 yang menuai polemik. Tayangan yang disiarkan pada 13 Oktober 2025 itu dinilai menyudutkan pondok pesantren dan berpotensi mencemarkan citra lembaga pendidikan Islam di Indonesia.

 

Baca Juga: Rekrutmen Anak oleh Jaringan Terorisme Terbongkar, 110 Anak di 26 Provinsi Teridentifikasi

Politisi Partai Demokrat tersebut menilai program itu menampilkan potongan video yang menggambarkan kehidupan pesantren secara tidak proporsional. “Narasi dalam tayangan tersebut menggambarkan pondok pesantren seolah-olah sebagai lembaga yang menonjolkan kemewahan dan mengeksploitasi warga pesantren. Ini mencederai perasaan warga pesantren dan merusak marwah lembaga keagamaan,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

 

Ia menilai narasi yang ditampilkan dalam program tersebut tidak menghadirkan klarifikasi dari pihak pesantren yang bersangkutan. Menurutnya, hal ini bertentangan dengan prinsip jurnalistik yang berimbang. “Narasi itu membentuk opini yang hanya menyoroti sisi negatif tanpa menghadirkan konteks atau penjelasan dari pihak pesantren. Ini tidak sesuai dengan kaidah jurnalistik yang adil,” kata Dedi.

 

Baca Juga: Surabaya Dipuji KPAI: RIAS Jadi Contoh Penanganan Anak Berbasis Keluarga

Dedi mendesak KPI bertindak cepat untuk mencegah keresahan di kalangan masyarakat pesantren. “KPI kami harap segera mengambil langkah tegas, karena tayangan seperti ini bisa menimbulkan kegaduhan dan bahkan mengandung potensi SARA,” tegasnya.

 

Sebelumnya, tayangan “Xpose Uncensored” Trans7 memicu protes luas dari kalangan pesantren dan masyarakat. Episode tersebut menampilkan sosok KH Anwar Manshur, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, dengan framing yang dianggap negatif. Tayangan itu juga memunculkan tagar #BoikotTrans7 yang sempat menjadi trending di media sosial.

Baca Juga: 3.800 Kasus Bullying di Indonesia, KPAI: Tiap Tahun Terus Naik

 

Dedi menegaskan, media nasional harus berhati-hati dalam menyiarkan konten yang berkaitan dengan lembaga keagamaan. “Media seharusnya menjadi sarana edukasi dan perekat bangsa, bukan justru menyebarkan kesan negatif terhadap lembaga keagamaan. Ini soal tanggung jawab moral dan profesionalisme,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.