Selasa, 10 Feb 2026 12:52 WIB

15 Siswa SMP Positif Narkoba, Wali Kota Eri Tak Beri Sanksi DO tapi Rehabilitasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Nov 2025 17:51 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan Pemerintah Kota Surabaya tidak akan memberikan sanksi dikeluarkan dari sekolah atau Drop Out (DO) kepada 15 siswa SMP yang dinyatakan positif menggunakan narkoba di kawasan Jalan Kunti. Pemkot memilih langkah pemulihan melalui rehabilitasi.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya

Eri menyatakan pemberian label buruk dan mengeluarkan siswa dari sekolah dapat memperburuk kondisi mereka. Karena itu seluruh siswa akan ditangani secara khusus sesuai status masing masing apakah pemakai atau pengedar. “Kalau terbukti hanya sebagai pemakai, mereka akan direhabilitasi penuh tanpa sanksi dikeluarkan dari sekolah. Tetapi kalau terbukti sebagai pengedar, tetap kita rehabilitasi. Kita pulihkan kembali, kita kuatkan kembali agar anak ini punya semangat lagi untuk menjadi orang yang baik,” ujarnya, Jumat 14 November 2025.

 

Ia menyebut penanganan kasus tidak bisa dibebankan kepada sekolah. Lingkungan terdekat anak memiliki peran besar. “Bagaimanapun mereka ini, anak yang salah asuhan. Tidak bisa seorang anak itu dibebankan kepada guru. Yang terdekat adalah orang tua,” katanya.

 

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Surabaya mendirikan pos terpadu di Jalan Kunti. Lokasi tersebut disebut lama menjadi titik peredaran narkoba. Pos dijaga tim gabungan dari BNN, Satpol PP, dan aparat lain. “Pos ini akan menjadi pusat koordinasi untuk melakukan operasi rutin. Tapi waktunya tidak kita ekspos,” kata Eri.

Baca Juga: Polres Pasuruan Kota Ungkap Dua Kasus Narkotika Dalam Dua Hari, Amankan Ganja dan Sabu

 

Ia menegaskan pengawasan membutuhkan konsistensi. “Tidak bisa sehari dua hari. Tempat ini sudah lama, maka komitmen semua pihak dibutuhkan,” ujarnya.

 

Baca Juga: Cegah Drop Out Massal, Pemkot Surabaya Siap Tanggung UKT Mahasiswa PTS Keluarga Miskin

Pemkot juga akan melakukan tes narkoba secara sampling acak di sejumlah sekolah lain berdasarkan data dan kajian BNN. “Kita lakukan sampling saja di sekolah sekolah tertentu,” tambahnya.

 

Eri mengajak warga Surabaya untuk turut mengawasi anak anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. “Ayo kita jaga anak anak kita, jaga putra putri kita, jangan sampai terjerat narkoba yang akan merusak masa depannya,” imbaunya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, pengetatan kriteria dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima warga yang paling membutuhkan.

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

Fathoni menilai Adies Kadir memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum dan tumbuh di lingkungan peradilan.

5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

Peserta yang lolos akan melanjutkan tahap pemberkasan daring, termasuk pengisian rekening atas nama siswa penerima beasiswa.

Momen Haru Gus Yani Kawal Kepulangan 3 Anak PMI Gresik dari Kuala Lumpur

Bagi ketiga anak tersebut, ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan pertemuan pertama dengan kampung halaman.

Perayaan HPN 2026 di Polda Metro Jaya: Brigjen Dekananto: Pers Mitra Strategis Polri

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Balai Wartawan Polri Polda Metro Jaya itu berlangsung penuh kehangatan.