Senin, 07 Sep 2026 06:32 WIB

15 Siswa SMP Positif Narkoba, Wali Kota Eri Tak Beri Sanksi DO tapi Rehabilitasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Nov 2025 17:51 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan Pemerintah Kota Surabaya tidak akan memberikan sanksi dikeluarkan dari sekolah atau Drop Out (DO) kepada 15 siswa SMP yang dinyatakan positif menggunakan narkoba di kawasan Jalan Kunti. Pemkot memilih langkah pemulihan melalui rehabilitasi.

 

Baca Juga: Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Eri menyatakan pemberian label buruk dan mengeluarkan siswa dari sekolah dapat memperburuk kondisi mereka. Karena itu seluruh siswa akan ditangani secara khusus sesuai status masing masing apakah pemakai atau pengedar. “Kalau terbukti hanya sebagai pemakai, mereka akan direhabilitasi penuh tanpa sanksi dikeluarkan dari sekolah. Tetapi kalau terbukti sebagai pengedar, tetap kita rehabilitasi. Kita pulihkan kembali, kita kuatkan kembali agar anak ini punya semangat lagi untuk menjadi orang yang baik,” ujarnya, Jumat 14 November 2025.

 

Ia menyebut penanganan kasus tidak bisa dibebankan kepada sekolah. Lingkungan terdekat anak memiliki peran besar. “Bagaimanapun mereka ini, anak yang salah asuhan. Tidak bisa seorang anak itu dibebankan kepada guru. Yang terdekat adalah orang tua,” katanya.

 

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Surabaya mendirikan pos terpadu di Jalan Kunti. Lokasi tersebut disebut lama menjadi titik peredaran narkoba. Pos dijaga tim gabungan dari BNN, Satpol PP, dan aparat lain. “Pos ini akan menjadi pusat koordinasi untuk melakukan operasi rutin. Tapi waktunya tidak kita ekspos,” kata Eri.

Baca Juga: BPR IMA Gandeng Dinkes dan Garda Semeru Edukasi HIV/AIDS serta Bahaya Narkoba

 

Ia menegaskan pengawasan membutuhkan konsistensi. “Tidak bisa sehari dua hari. Tempat ini sudah lama, maka komitmen semua pihak dibutuhkan,” ujarnya.

 

Baca Juga: Sikat Peredaran Narkoba di Surabaya, Polres Tanjung Perak Amankan 27 Tersangka dan 1 Kg Sabu

Pemkot juga akan melakukan tes narkoba secara sampling acak di sejumlah sekolah lain berdasarkan data dan kajian BNN. “Kita lakukan sampling saja di sekolah sekolah tertentu,” tambahnya.

 

Eri mengajak warga Surabaya untuk turut mengawasi anak anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. “Ayo kita jaga anak anak kita, jaga putra putri kita, jangan sampai terjerat narkoba yang akan merusak masa depannya,” imbaunya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.