Senin, 02 Feb 2026 06:01 WIB

15 Siswa SMP Positif Narkoba, Wali Kota Eri Tak Beri Sanksi DO tapi Rehabilitasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Nov 2025 17:51 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan Pemerintah Kota Surabaya tidak akan memberikan sanksi dikeluarkan dari sekolah atau Drop Out (DO) kepada 15 siswa SMP yang dinyatakan positif menggunakan narkoba di kawasan Jalan Kunti. Pemkot memilih langkah pemulihan melalui rehabilitasi.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya

Eri menyatakan pemberian label buruk dan mengeluarkan siswa dari sekolah dapat memperburuk kondisi mereka. Karena itu seluruh siswa akan ditangani secara khusus sesuai status masing masing apakah pemakai atau pengedar. “Kalau terbukti hanya sebagai pemakai, mereka akan direhabilitasi penuh tanpa sanksi dikeluarkan dari sekolah. Tetapi kalau terbukti sebagai pengedar, tetap kita rehabilitasi. Kita pulihkan kembali, kita kuatkan kembali agar anak ini punya semangat lagi untuk menjadi orang yang baik,” ujarnya, Jumat 14 November 2025.

 

Ia menyebut penanganan kasus tidak bisa dibebankan kepada sekolah. Lingkungan terdekat anak memiliki peran besar. “Bagaimanapun mereka ini, anak yang salah asuhan. Tidak bisa seorang anak itu dibebankan kepada guru. Yang terdekat adalah orang tua,” katanya.

 

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Surabaya mendirikan pos terpadu di Jalan Kunti. Lokasi tersebut disebut lama menjadi titik peredaran narkoba. Pos dijaga tim gabungan dari BNN, Satpol PP, dan aparat lain. “Pos ini akan menjadi pusat koordinasi untuk melakukan operasi rutin. Tapi waktunya tidak kita ekspos,” kata Eri.

Baca Juga: Polres Pasuruan Kota Ungkap Dua Kasus Narkotika Dalam Dua Hari, Amankan Ganja dan Sabu

 

Ia menegaskan pengawasan membutuhkan konsistensi. “Tidak bisa sehari dua hari. Tempat ini sudah lama, maka komitmen semua pihak dibutuhkan,” ujarnya.

 

Baca Juga: Cegah Drop Out Massal, Pemkot Surabaya Siap Tanggung UKT Mahasiswa PTS Keluarga Miskin

Pemkot juga akan melakukan tes narkoba secara sampling acak di sejumlah sekolah lain berdasarkan data dan kajian BNN. “Kita lakukan sampling saja di sekolah sekolah tertentu,” tambahnya.

 

Eri mengajak warga Surabaya untuk turut mengawasi anak anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. “Ayo kita jaga anak anak kita, jaga putra putri kita, jangan sampai terjerat narkoba yang akan merusak masa depannya,” imbaunya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.