Minggu, 19 Jul 2026 20:42 WIB

Rini Indriyani Kian Moncer di Panggung Publik, Kampanye Wajib Belajar 13 Tahun Borong Penghargaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Nov 2025 09:50 WIB

selalu.id – Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, kembali membawa prestasi untuk Kota Surabaya. Pada Puncak Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional 2025 di Jakarta, Kamis (13/11/2025), Surabaya meraih penghargaan Wiyata Dharma Utama berkat kampanye wajib belajar 13 tahun yang digencarkan Pemkot.

 

Baca Juga: Pengamat Tanggapi Poster Rini-Fikser: Masih Fase Coba-coba!

Penghargaan diberikan oleh Kemendikdasmen RI dan Pembina Seruni Kabinet Merah Putih, Selvi Ananda Gibran Rakabuming. Surabaya memborong delapan penghargaan dari dua belas kategori yang dilombakan.

 

“Penghargaan ini Surabaya dapatkan karena ikut mengkampanyekan wajib belajar 13 tahun melalui vlog. Yang menang itu dari kecamatan, kelurahan, sampai mitra Bunda PAUD,” ujar Rini Indriyani.

 

Beberapa pemenang kampanye wajib belajar 13 tahun berasal dari Kelurahan Kedung Baruk, Kelurahan Kalirungkut, Kecamatan Sukomanunggal, serta perwakilan Labkesmas dari TK Santo Carolus.

 

Rini menyampaikan bahwa wajib belajar 13 tahun merupakan program nasional yang terus digaungkan Pemkot Surabaya untuk meningkatkan kualitas SDM sejak usia dini.

 

“PAUD itu fondasi. Karakter, kebiasaan, cara bersikap anak, semuanya dibangun dari usia ini,” ujarnya.

 

Ia mendorong guru, orang tua, serta Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan untuk berkolaborasi meningkatkan mutu layanan PAUD. Salah satu upaya penguatan pendidikan keluarga dilakukan melalui program Sekolah Orang Tua Hebat. Program ini memberikan empat belas materi bagi orang tua anak usia 0 sampai 5 tahun, mulai dari kesehatan, pemenuhan gizi, peran ayah, penanganan tantrum, hingga cara menyikapi anak yang enggan sekolah.

 

“Sehingga orang tua ini jadi lebih hebat untuk mengasuh dan mendidik anak,” terang Rini.

Baca Juga: Dua Nama Potensial yang Disebut Cocok Dampingi Arif Fathoni di Pilwali Surabaya 2029

 

Pemkot Surabaya juga memberikan beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau bagi guru PAUD yang belum linier serta memfasilitasi jaminan sosial bagi seluruh tenaga pendidik PAUD.

 

Selain itu, seluruh Balai RW telah direvitalisasi agar dapat digunakan untuk layanan PAUD. Langkah ini memungkinkan anak mendapatkan pendidikan usia dini yang dekat dengan tempat tinggal.

 

“Orang tua tidak punya alasan lagi untuk tidak menyekolahkan anaknya sebelum SD,” tegasnya.

 

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

Rini juga memberikan penghargaan kepada para Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan yang dinilai berperan besar dalam capaian Surabaya.

 

“Mereka yang luar biasa. Mereka turun langsung di wilayah masing-masing,” katanya.

 

Ia mengajak para orang tua untuk tidak melewatkan pendidikan PAUD bagi anak.

 

“Ini investasi sejak dini. Manfaatnya akan terasa ketika anak tumbuh lebih dewasa dan mandiri,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.