Kamis, 03 Sep 2026 12:54 WIB

Isu Rini Indriyani Disiapkan Sebagai Penerus Wali Kota Surabaya Mencuat, Ini Analisa 3 Pengamat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Okt 2025 18:18 WIB

selalu.id – Isu Rini Indriyani, istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, disiapkan untuk kontestasi Pilwali Surabaya 2029 mulai ramai diperbincangkan.

 

Baca Juga: Pengamat Tanggapi Poster Rini-Fikser: Masih Fase Coba-coba!

Aktivitasnya yang semakin masif di ruang publik sebagai Ketua TP PKK, Bunda PAUD, hingga Ketua Dekranasda disebut-sebut sebagai panggung politik potensial.

 

Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni, menilai wajar jika nama Rini mulai digadang-gadang untuk Pilwali Surabaya.

 

Faktor kedekatan dengan kekuasaan, popularitas, serta intensitas tampil di ruang publik, kata Ken Bimo, membuatnya otomatis mendapatkan eksposur politik.

 

“Dalam komunikasi politik, langkah ini bisa dibaca sebagai bentuk soft campaign atau investasi elektoral jangka panjang. Namun menurut saya masih terlalu dini memastikan apakah isu ini serius atau sekadar spekulasi politik,” kata Ken Bimo, Kamis (2/10/2025).

 

Ken menyebut, jika benar Rini dipersiapkan, maka hal itu bisa dibaca sebagai upaya melanjutkan program dan visi Eri Cahyadi melalui pola politik dinasti.

 

“Di banyak daerah, pola ini jamak. Istri atau anak maju untuk menjaga kesinambungan kekuasaan sekaligus melindungi warisan politik. Dalam kasus Surabaya, publik tentu akan melihat Bu Rini sebagai representasi simbolik dari kepemimpinan Pak Eri,” jelasnya.

 

Namun, Ken juga mengingatkan bahwa penerimaan publik akan menjadi kunci. “Jika kinerja Pak Eri positif, publik bisa melihat majunya Bu Rini sebagai keberlanjutan. Tapi jika ada kritik atau ketidakpuasan, justru bisa jadi bumerang karena dianggap memperpanjang kekuasaan keluarga,” tegasnya.

 

Baca Juga: Dua Nama Potensial yang Disebut Cocok Dampingi Arif Fathoni di Pilwali Surabaya 2029

Pengamat politik UIN Sunan Ampel Surabaya, Andri Arianto, menilai aktivitas sosial Rini tidak bisa dilepaskan dari perannya sebagai istri wali kota. Namun framing publik yang muncul bisa dianggap sebagai pencitraan politik.

 

“Pencitraan itu wajar, karena menjadi cara awal membangun kepercayaan publik. Tapi harus dibarengi dengan tindakan nyata, bukan sekadar tampil di ruang publik,” ujar Andri.

 

Andri menambahkan, meski aktivitas Rini sering mendapat sorotan, terlalu jauh jika langsung dikaitkan dengan persiapan Pilwali 2029.

 

“Kalau dibilang disiapkan oleh pemerintah, saya kira tidak. Tapi sebagai pendamping kepala daerah, wajar jika aktivitasnya membangun eksposur publik. Ruang itu memang ada,” katanya.

 

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

Sementara itu, pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, menilai kecil kemungkinan Rini maju Pilwali Surabaya 2029.

 

“Menurut saya besar kemungkinan ndak akan maju mbak. Surabaya ini pilkada liga 1, jadi ndak akan gegabah Pak Eri mengizinkan istrinya maju,” ungkapnya.

 

Surokim menyebut Eri Cahyadi memiliki politik yang cermat dan pengalaman dalam kontestasi di Surabaya.

 

“Rasanya ndak akan terlalu gambling dalam Pilkada kota Surabaya. Beliau tahu betul medan kontestasi kota Surabaya,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.