Rabu, 11 Feb 2026 02:09 WIB

Wali Kota Eri Lantik Istrinya Jadi Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Surabaya, Ini Pesannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Des 2025 18:18 WIB
Pelantikan Rini Indri yani sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu
Pelantikan Rini Indri yani sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi melantik istrinya, Rini Indriyani, sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu Terpadu) Kota Surabaya di Balai Kota, Senin (8/12/2025).

Eri menempatkan Rini sebagai figur sentral dalam integrasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat RW.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur pembentukan Tim Pembina Posyandu Terpadu di setiap daerah.

Eri menegaskan pengangkatan Rini bukan sekadar faktor kedekatan, tetapi karena posisi Ketua Umum Tim Pembina memang didesain untuk mengoordinasikan lintas sektor berbasis pemberdayaan masyarakat peran yang selama ini kerap diemban Ketua TP PKK di banyak daerah.

“Pos Pelayanan Terpadu cakupannya luas, tidak hanya kesehatan balita. Ada pendidikan, sosial, ketertiban umum hingga perlindungan masyarakat,” kata Eri.

Ia menyatakan program Posyandu Terpadu akan dipadukan dengan konsep Kampung Pancasila yang telah berjalan di Balai RW.

“Pos Pelayanan Terpadu ini sekaligus menjadi Sekretariat Kampung Pancasila. Semua program digerakkan dari Balai RW,” tegasnya.

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

Sebagai Ketua Umum, Rini mengoordinasikan penggabungan enam SPM yang sebelumnya berjalan terpisah, mulai pendidikan anak, kesehatan lintas usia, sanitasi lingkungan, perumahan, keamanan lingkungan hingga layanan sosial.

Rini menyebut Surabaya sebenarnya sudah menjalankan enam SPM ini melalui Kampung Pancasila.

“Tugas saya adalah mengintegrasikan semuanya dalam satu konsep Pos Pelayanan Terpadu,” ujarnya.

Eri menekankan seluruh layanan akan bertumpu pada Satu Data yang terhubung dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Setiap RW akan memiliki data sosial, kesehatan, pendidikan, hingga pendataan pelajar yang digunakan untuk kebijakan cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

Data per RW juga mencakup pendataan imunisasi, status gizi balita, hingga absensi malam siswa sebagai pengawasan anak usia sekolah.

Rini menegaskan keberhasilan integrasi bergantung pada Kader Surabaya Hebat (KSH) dan PKK sebagai ujung tombak di lapangan.

“Tujuannya jelas, memastikan seluruh warga Surabaya mendapatkan layanan dasar tanpa ada yang tertinggal,” tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Cak Awi dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.