Senin, 02 Feb 2026 00:44 WIB

Wali Kota Eri Lantik Istrinya Jadi Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Surabaya, Ini Pesannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Des 2025 18:18 WIB
Pelantikan Rini Indri yani sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu
Pelantikan Rini Indri yani sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi melantik istrinya, Rini Indriyani, sebagai Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu Terpadu) Kota Surabaya di Balai Kota, Senin (8/12/2025).

Eri menempatkan Rini sebagai figur sentral dalam integrasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat RW.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur pembentukan Tim Pembina Posyandu Terpadu di setiap daerah.

Eri menegaskan pengangkatan Rini bukan sekadar faktor kedekatan, tetapi karena posisi Ketua Umum Tim Pembina memang didesain untuk mengoordinasikan lintas sektor berbasis pemberdayaan masyarakat peran yang selama ini kerap diemban Ketua TP PKK di banyak daerah.

“Pos Pelayanan Terpadu cakupannya luas, tidak hanya kesehatan balita. Ada pendidikan, sosial, ketertiban umum hingga perlindungan masyarakat,” kata Eri.

Ia menyatakan program Posyandu Terpadu akan dipadukan dengan konsep Kampung Pancasila yang telah berjalan di Balai RW.

“Pos Pelayanan Terpadu ini sekaligus menjadi Sekretariat Kampung Pancasila. Semua program digerakkan dari Balai RW,” tegasnya.

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

Sebagai Ketua Umum, Rini mengoordinasikan penggabungan enam SPM yang sebelumnya berjalan terpisah, mulai pendidikan anak, kesehatan lintas usia, sanitasi lingkungan, perumahan, keamanan lingkungan hingga layanan sosial.

Rini menyebut Surabaya sebenarnya sudah menjalankan enam SPM ini melalui Kampung Pancasila.

“Tugas saya adalah mengintegrasikan semuanya dalam satu konsep Pos Pelayanan Terpadu,” ujarnya.

Eri menekankan seluruh layanan akan bertumpu pada Satu Data yang terhubung dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Setiap RW akan memiliki data sosial, kesehatan, pendidikan, hingga pendataan pelajar yang digunakan untuk kebijakan cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

Data per RW juga mencakup pendataan imunisasi, status gizi balita, hingga absensi malam siswa sebagai pengawasan anak usia sekolah.

Rini menegaskan keberhasilan integrasi bergantung pada Kader Surabaya Hebat (KSH) dan PKK sebagai ujung tombak di lapangan.

“Tujuannya jelas, memastikan seluruh warga Surabaya mendapatkan layanan dasar tanpa ada yang tertinggal,” tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.