Bejat! Ancam Tak Biayai Sekolah, Ayah di Gresik Empat Tahun Cabuli Anaknya
- Penulis : Dony Maulana
- | Kamis, 13 Nov 2025 13:49 WIB
selalu.id - FR (40), seorang ayah asal Kecamatan Bungah, Gresik, ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. Modus pelaku adalah dengan mengancam tidak akan membiayai sekolah korban jika menolak melayani nafsu bejatnya.
Baca Juga: Terganjal Kasus Pencabulan, Ketua INKAI Surabaya Ajukan Penangguhan Penahanan
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah korban yang kini berusia 18 tahun memberanikan diri menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibunya. Korban mengaku telah menjadi korban pencabulan ayahnya sejak masih duduk di kelas 3 SMP.
"Pelaku mengancam korban tidak akan membiayai sekolah jika menolak. Karena korban masih sekolah dan bergantung pada pelaku untuk biaya hidup dan sekolah, korban tidak berani melawan," ujar AKBP Rovan, Kamis (13/11/2025).
Menurut pengakuan korban, pelaku juga menjanjikan akan membelikan sepeda motor agar korban mau menuruti keinginannya. Namun, janji tersebut hanya merupakan cara pelaku untuk mengelabui korban. Diketahui, pelaku melancarkan aksi bejatnya tersebut selama empat tahun terakhir ini.
"Pelaku juga menjanjikan sepeda motor kepada korban. Karena masih anak-anak, korban takut dan tak berdaya untuk melawan ayahnya," imbuh AKBP Rovan.
Baca Juga: Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan
Kepada polisi, FR mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena sudah lama berpisah dengan istrinya dan merasa nafsu saat melihat putrinya. "Motifnya karena sudah lama berpisah dengan ibunya, pelaku ini nafsu ketika melihat putrinya," jelas AKBP Rovan.
Akibat perbuatannya, FR kini harus mendekam di sel tahanan Polres Gresik. Ia akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pencabulan Anak Menggantung 2 Bulan, Pihak Terlapor Malah Tantang Pihak Korban
Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan masyarakat Gresik. AKBP Rovan mengimbau kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan dan melindungi anak-anaknya dari segala bentuk kekerasan, terutama kekerasan seksual.
"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih peduli dan melindungi anak-anaknya. Jangan sampai anak-anak menjadi korban kekerasan, baik di dalam maupun di luar rumah," pungkasnya.
Editor : Ading