Kamis, 23 Jul 2026 05:47 WIB

Bejat! Ancam Tak Biayai Sekolah, Ayah di Gresik Empat Tahun Cabuli Anaknya

selalu.id - FR (40), seorang ayah asal Kecamatan Bungah, Gresik, ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. Modus pelaku adalah dengan mengancam tidak akan membiayai sekolah korban jika menolak melayani nafsu bejatnya.

 

Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Tersangka Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah korban yang kini berusia 18 tahun memberanikan diri menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibunya. Korban mengaku telah menjadi korban pencabulan ayahnya sejak masih duduk di kelas 3 SMP.

 

"Pelaku mengancam korban tidak akan membiayai sekolah jika menolak. Karena korban masih sekolah dan bergantung pada pelaku untuk biaya hidup dan sekolah, korban tidak berani melawan," ujar AKBP Rovan, Kamis (13/11/2025).

 

Menurut pengakuan korban, pelaku juga menjanjikan akan membelikan sepeda motor agar korban mau menuruti keinginannya. Namun, janji tersebut hanya merupakan cara pelaku untuk mengelabui korban. Diketahui, pelaku melancarkan aksi bejatnya tersebut selama empat tahun terakhir ini.

 

"Pelaku juga menjanjikan sepeda motor kepada korban. Karena masih anak-anak, korban takut dan tak berdaya untuk melawan ayahnya," imbuh AKBP Rovan.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pencabulan Kastari Diadukan ke DPRD Sidoarjo

 

Kepada polisi, FR mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena sudah lama berpisah dengan istrinya dan merasa nafsu saat melihat putrinya. "Motifnya karena sudah lama berpisah dengan ibunya, pelaku ini nafsu ketika melihat putrinya," jelas AKBP Rovan.

 

Akibat perbuatannya, FR kini harus mendekam di sel tahanan Polres Gresik. Ia akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga: 12 Orang Diamankan dalam Pengungkapan Narkoba 3,37 Ton di Gresik, Ini Profesinya

 

Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan masyarakat Gresik. AKBP Rovan mengimbau kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan dan melindungi anak-anaknya dari segala bentuk kekerasan, terutama kekerasan seksual.

 

"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih peduli dan melindungi anak-anaknya. Jangan sampai anak-anak menjadi korban kekerasan, baik di dalam maupun di luar rumah," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.