Jumat, 05 Jun 2026 06:21 WIB

Bejat! Ancam Tak Biayai Sekolah, Ayah di Gresik Empat Tahun Cabuli Anaknya

selalu.id - FR (40), seorang ayah asal Kecamatan Bungah, Gresik, ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. Modus pelaku adalah dengan mengancam tidak akan membiayai sekolah korban jika menolak melayani nafsu bejatnya.

 

Baca Juga: Biadabnya Cara Ayah Tiri di Surabaya saat Setubuhi Anak Kembarnya hingga Hamil

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah korban yang kini berusia 18 tahun memberanikan diri menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibunya. Korban mengaku telah menjadi korban pencabulan ayahnya sejak masih duduk di kelas 3 SMP.

 

"Pelaku mengancam korban tidak akan membiayai sekolah jika menolak. Karena korban masih sekolah dan bergantung pada pelaku untuk biaya hidup dan sekolah, korban tidak berani melawan," ujar AKBP Rovan, Kamis (13/11/2025).

 

Menurut pengakuan korban, pelaku juga menjanjikan akan membelikan sepeda motor agar korban mau menuruti keinginannya. Namun, janji tersebut hanya merupakan cara pelaku untuk mengelabui korban. Diketahui, pelaku melancarkan aksi bejatnya tersebut selama empat tahun terakhir ini.

 

"Pelaku juga menjanjikan sepeda motor kepada korban. Karena masih anak-anak, korban takut dan tak berdaya untuk melawan ayahnya," imbuh AKBP Rovan.

Baca Juga: Biadab! Pria di Surabaya Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Salah Satunya Hamil

 

Kepada polisi, FR mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena sudah lama berpisah dengan istrinya dan merasa nafsu saat melihat putrinya. "Motifnya karena sudah lama berpisah dengan ibunya, pelaku ini nafsu ketika melihat putrinya," jelas AKBP Rovan.

 

Akibat perbuatannya, FR kini harus mendekam di sel tahanan Polres Gresik. Ia akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga: Modus Gantian Pijat, Pria di Mojokerto Ini Cabuli Anak Tiri

 

Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan masyarakat Gresik. AKBP Rovan mengimbau kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan dan melindungi anak-anaknya dari segala bentuk kekerasan, terutama kekerasan seksual.

 

"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih peduli dan melindungi anak-anaknya. Jangan sampai anak-anak menjadi korban kekerasan, baik di dalam maupun di luar rumah," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.