Senin, 07 Sep 2026 05:07 WIB

Bejat! Ancam Tak Biayai Sekolah, Ayah di Gresik Empat Tahun Cabuli Anaknya

selalu.id - FR (40), seorang ayah asal Kecamatan Bungah, Gresik, ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. Modus pelaku adalah dengan mengancam tidak akan membiayai sekolah korban jika menolak melayani nafsu bejatnya.

 

Baca Juga: Hadapi Porprov 2027 dan PON 2028, Ju-Jitsu Surabaya Diminta Kompak

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah korban yang kini berusia 18 tahun memberanikan diri menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibunya. Korban mengaku telah menjadi korban pencabulan ayahnya sejak masih duduk di kelas 3 SMP.

 

"Pelaku mengancam korban tidak akan membiayai sekolah jika menolak. Karena korban masih sekolah dan bergantung pada pelaku untuk biaya hidup dan sekolah, korban tidak berani melawan," ujar AKBP Rovan, Kamis (13/11/2025).

 

Menurut pengakuan korban, pelaku juga menjanjikan akan membelikan sepeda motor agar korban mau menuruti keinginannya. Namun, janji tersebut hanya merupakan cara pelaku untuk mengelabui korban. Diketahui, pelaku melancarkan aksi bejatnya tersebut selama empat tahun terakhir ini.

 

"Pelaku juga menjanjikan sepeda motor kepada korban. Karena masih anak-anak, korban takut dan tak berdaya untuk melawan ayahnya," imbuh AKBP Rovan.

Baca Juga: Kisah Pilu Gadis di Surabaya, Disetubuhi Ayah Tiri Sejak SD hingga Dicekoki Ekstasi

 

Kepada polisi, FR mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena sudah lama berpisah dengan istrinya dan merasa nafsu saat melihat putrinya. "Motifnya karena sudah lama berpisah dengan ibunya, pelaku ini nafsu ketika melihat putrinya," jelas AKBP Rovan.

 

Akibat perbuatannya, FR kini harus mendekam di sel tahanan Polres Gresik. Ia akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga: Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

 

Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan masyarakat Gresik. AKBP Rovan mengimbau kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan dan melindungi anak-anaknya dari segala bentuk kekerasan, terutama kekerasan seksual.

 

"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih peduli dan melindungi anak-anaknya. Jangan sampai anak-anak menjadi korban kekerasan, baik di dalam maupun di luar rumah," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.