Senin, 02 Feb 2026 08:45 WIB

Bejat! Ancam Tak Biayai Sekolah, Ayah di Gresik Empat Tahun Cabuli Anaknya

selalu.id - FR (40), seorang ayah asal Kecamatan Bungah, Gresik, ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. Modus pelaku adalah dengan mengancam tidak akan membiayai sekolah korban jika menolak melayani nafsu bejatnya.

 

Baca Juga: Terganjal Kasus Pencabulan, Ketua INKAI Surabaya Ajukan Penangguhan Penahanan

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah korban yang kini berusia 18 tahun memberanikan diri menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibunya. Korban mengaku telah menjadi korban pencabulan ayahnya sejak masih duduk di kelas 3 SMP.

 

"Pelaku mengancam korban tidak akan membiayai sekolah jika menolak. Karena korban masih sekolah dan bergantung pada pelaku untuk biaya hidup dan sekolah, korban tidak berani melawan," ujar AKBP Rovan, Kamis (13/11/2025).

 

Menurut pengakuan korban, pelaku juga menjanjikan akan membelikan sepeda motor agar korban mau menuruti keinginannya. Namun, janji tersebut hanya merupakan cara pelaku untuk mengelabui korban. Diketahui, pelaku melancarkan aksi bejatnya tersebut selama empat tahun terakhir ini.

 

"Pelaku juga menjanjikan sepeda motor kepada korban. Karena masih anak-anak, korban takut dan tak berdaya untuk melawan ayahnya," imbuh AKBP Rovan.

Baca Juga: Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan

 

Kepada polisi, FR mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena sudah lama berpisah dengan istrinya dan merasa nafsu saat melihat putrinya. "Motifnya karena sudah lama berpisah dengan ibunya, pelaku ini nafsu ketika melihat putrinya," jelas AKBP Rovan.

 

Akibat perbuatannya, FR kini harus mendekam di sel tahanan Polres Gresik. Ia akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pencabulan Anak Menggantung 2 Bulan, Pihak Terlapor Malah Tantang Pihak Korban

 

Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan masyarakat Gresik. AKBP Rovan mengimbau kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan dan melindungi anak-anaknya dari segala bentuk kekerasan, terutama kekerasan seksual.

 

"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih peduli dan melindungi anak-anaknya. Jangan sampai anak-anak menjadi korban kekerasan, baik di dalam maupun di luar rumah," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.