Rabu, 22 Jul 2026 18:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak Menggantung 2 Bulan, Pihak Terlapor Malah Tantang Pihak Korban

Ilustrasi
Ilustrasi

selalu.id – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilaporkan sejak 22 Oktober 2025 masih dalam tahap penyidikan, dengan terlapor hingga kini masih bebas berkeliaran. Keluarga terlapor bahkan menantang laporan yang diajukan oleh orang tua korban.

Laporan Polisi Nomor LPB/1201/X/2025/SPKT/Polrestabes Surabaya Polda Jatim mengacu pada dugaan tindakan yang dilakukan oleh DR (67), warga Kecamatan Sukomanunggal. Penyidikan kasus ini ditangani lebih dari dua bulan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

SA, orang tua korban, mengungkapkan bahwa pihak keluarga terlapor menyatakan tidak adanya bukti yang mendukung laporan. "Mana laporan itu buktinya, bapak saya sampai sekarang aman dan Polisi gak berani menangkap," ujar SA mengutip ucapan keluarga terduga pelaku, saat dikonfirmasi, Senin (5/1/2025).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

SA juga menyampaikan bahwa pihaknya pernah diundang untuk melakukan mediasi oleh penyidik PPA Polrestabes Surabaya pada Selasa (23/12/2025). Pada kesempatan itu, terduga pelaku meminta maaf dan mengajak berdamai, namun penawaran tersebut ditolak tegas. "Saya menolak karena melihat anak saya diperlakukan tidak senonoh," jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami perubahan perilaku dan lebih sering murung saat berada di rumah. "Mungkin masih trauma jadi kalau dirumah sering murung. Tapi kalau diajak keluar baru bisa ceria," ungkap SA.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

SA berharap penyidik dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk memberikan keadilan yang sesuai dengan hukum yang berlaku. "Kami berharap kasus ini dapat memberikan efek jera sehingga tidak ada anak lainnya yang menjadi korban," pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.