Minggu, 06 Sep 2026 21:05 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak Menggantung 2 Bulan, Pihak Terlapor Malah Tantang Pihak Korban

Ilustrasi
Ilustrasi

selalu.id – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilaporkan sejak 22 Oktober 2025 masih dalam tahap penyidikan, dengan terlapor hingga kini masih bebas berkeliaran. Keluarga terlapor bahkan menantang laporan yang diajukan oleh orang tua korban.

Laporan Polisi Nomor LPB/1201/X/2025/SPKT/Polrestabes Surabaya Polda Jatim mengacu pada dugaan tindakan yang dilakukan oleh DR (67), warga Kecamatan Sukomanunggal. Penyidikan kasus ini ditangani lebih dari dua bulan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

SA, orang tua korban, mengungkapkan bahwa pihak keluarga terlapor menyatakan tidak adanya bukti yang mendukung laporan. "Mana laporan itu buktinya, bapak saya sampai sekarang aman dan Polisi gak berani menangkap," ujar SA mengutip ucapan keluarga terduga pelaku, saat dikonfirmasi, Senin (5/1/2025).

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

SA juga menyampaikan bahwa pihaknya pernah diundang untuk melakukan mediasi oleh penyidik PPA Polrestabes Surabaya pada Selasa (23/12/2025). Pada kesempatan itu, terduga pelaku meminta maaf dan mengajak berdamai, namun penawaran tersebut ditolak tegas. "Saya menolak karena melihat anak saya diperlakukan tidak senonoh," jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami perubahan perilaku dan lebih sering murung saat berada di rumah. "Mungkin masih trauma jadi kalau dirumah sering murung. Tapi kalau diajak keluar baru bisa ceria," ungkap SA.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

SA berharap penyidik dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk memberikan keadilan yang sesuai dengan hukum yang berlaku. "Kami berharap kasus ini dapat memberikan efek jera sehingga tidak ada anak lainnya yang menjadi korban," pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.