Senin, 02 Feb 2026 06:01 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak Menggantung 2 Bulan, Pihak Terlapor Malah Tantang Pihak Korban

Ilustrasi
Ilustrasi

selalu.id – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilaporkan sejak 22 Oktober 2025 masih dalam tahap penyidikan, dengan terlapor hingga kini masih bebas berkeliaran. Keluarga terlapor bahkan menantang laporan yang diajukan oleh orang tua korban.

Laporan Polisi Nomor LPB/1201/X/2025/SPKT/Polrestabes Surabaya Polda Jatim mengacu pada dugaan tindakan yang dilakukan oleh DR (67), warga Kecamatan Sukomanunggal. Penyidikan kasus ini ditangani lebih dari dua bulan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

SA, orang tua korban, mengungkapkan bahwa pihak keluarga terlapor menyatakan tidak adanya bukti yang mendukung laporan. "Mana laporan itu buktinya, bapak saya sampai sekarang aman dan Polisi gak berani menangkap," ujar SA mengutip ucapan keluarga terduga pelaku, saat dikonfirmasi, Senin (5/1/2025).

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

SA juga menyampaikan bahwa pihaknya pernah diundang untuk melakukan mediasi oleh penyidik PPA Polrestabes Surabaya pada Selasa (23/12/2025). Pada kesempatan itu, terduga pelaku meminta maaf dan mengajak berdamai, namun penawaran tersebut ditolak tegas. "Saya menolak karena melihat anak saya diperlakukan tidak senonoh," jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami perubahan perilaku dan lebih sering murung saat berada di rumah. "Mungkin masih trauma jadi kalau dirumah sering murung. Tapi kalau diajak keluar baru bisa ceria," ungkap SA.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

SA berharap penyidik dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk memberikan keadilan yang sesuai dengan hukum yang berlaku. "Kami berharap kasus ini dapat memberikan efek jera sehingga tidak ada anak lainnya yang menjadi korban," pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.