Minggu, 20 Sep 2026 15:32 WIB

PT PMT Layani Pengapalan Internasional Perdana MSC Group di Kuala Tanjung

selalu.id – PT Prima Multi Terminal (PT PMT) mencatat pencapaian baru dalam pelayanan kapal internasional. Untuk pertama kalinya, PT PMT melayani pengapalan perdana kapal Mediterranean Shipping Company (MSC) Group, salah satu perusahaan pelayaran terbesar di dunia. Kapal MSC Zaina III sandar di dermaga PMT Kuala Tanjung pada Kamis (6/11/2025).

 

Kapal berbendera Jenewa, Swiss itu memiliki panjang 213 meter dengan kapasitas 2.646 TEUs. Dalam pelayaran perdananya, kapal membawa sekitar 500 boks peti kemas. Rute pelayaran MSC Zaina III mencakup Singapura–Belawan–Kuala Tanjung–Singapura, membuka jalur tetap di Selat Malaka.

 

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan MSC Zaina III di Pelabuhan Kuala Tanjung. Dengan dukungan KSOP Kuala Tanjung, Bea Cukai Kuala Tanjung, serta seluruh pemangku kepentingan, kapal dapat bersandar dengan lancar dan aman,” ujar Direktur Utama PT PMT, Rudi Susanto.

 

Rudi menilai, pencapaian ini menjadi langkah strategis bagi PMT dalam memperkuat posisi Kuala Tanjung sebagai pelabuhan internasional yang kompetitif. “Kami menargetkan lebih banyak kapal besar akan melakukan kegiatan di sini. Ini wujud komitmen kami meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan,” lanjutnya.

 

Ia menambahkan, berbagai komoditas seperti minyak nabati, produk kimia, serta barang konsumsi dari kawasan industri di hinterland Kuala Tanjung akan diangkut melalui jalur peti kemas internasional.

 

Managing Director MSC Group, Renaud Durteste, menyampaikan bahwa pelayaran internasional dari Kuala Tanjung ke Singapura akan dilakukan secara rutin empat kali dalam sebulan atau satu kali setiap minggu.

 

“Kami berkomitmen melayani rute ini secara reguler. Dengan kapasitas kapal lebih dari 2.000 TEUs, kami membuka peluang bagi pelaku industri di Sumatera Utara untuk memanfaatkan ruang muatan yang tersedia,” ujarnya.

 

Durteste menilai Kuala Tanjung memiliki potensi besar karena lokasinya dekat dengan pusat industri dan kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangkei. Kolaborasi dengan PT PMT dinilai menjadi bagian dari strategi MSC memperluas jaringan pelayaran di Indonesia.

 

Acara penyambutan kapal perdana berlangsung di dermaga PMT Kuala Tanjung, dihadiri perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Tanjung, Bea Cukai, asosiasi industri, serta sejumlah perusahaan pemilik barang dari kawasan hinterland dan KEK Sei Mangkei.

 

“Dengan konektivitas langsung ke Singapura, pelaku industri kini memiliki jalur ekspor yang lebih efisien. Ini bukan sekadar pencapaian bagi PMT, tetapi awal dari transformasi logistik kawasan,” tutup Rudi.

 

Kehadiran layanan kapal internasional MSC secara reguler menandai kesiapan Kuala Tanjung memasuki fase pertumbuhan baru dalam rantai logistik global. Kolaborasi berkelanjutan antara pelaku industri, otoritas maritim, dan mitra pelayaran diharapkan mendorong efisiensi ekspor serta memperkuat daya saing ekonomi kawasan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.