Rabu, 12 Agu 2026 16:14 WIB

Polda Jatim Luncurkan Program Transformasi Keamanan Jalan Raya Dukung Ketahanan Pangan

selalu.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur meluncurkan program inovasi “Transformasi Sistem Penanganan Kejahatan Jalan Raya untuk Mendukung Stabilitas Keamanan dan Ketahanan Pangan Nasional.” Program ini digagas oleh Kasubdit II Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, sebagai upaya mendukung agenda nasional di bidang ketahanan pangan.

 

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Arisan Online Fiktif Rp71 Miliar, Tipu 140 Korban dari Aceh hingga Papua

AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan, gagasan tersebut muncul dari keprihatinan atas maraknya kejahatan di jalur distribusi logistik yang berdampak pada pasokan dan harga pangan. Menurutnya, keamanan distribusi menjadi bagian penting dari ketahanan nasional.

 

“Melalui surat perintah Ditreskrimum Polda Jatim, dibentuk tim kerja terpadu yang melibatkan Jatanras, Dinas Perhubungan, Satlantas, dan instansi terkait ketahanan pangan. Tim ini memperkuat sistem pengamanan dengan pemanfaatan platform digital serta mempercepat respon dan tata kelola penanganan ancaman di lapangan,” jelasnya.

 

Data Jatanras Polda Jatim mencatat lebih dari seratus kasus pencurian dengan kekerasan terjadi di jalur utama logistik Jawa Timur pada semester pertama 2024–2025. Modus kejahatan yang ditemukan beragam, mulai dari perampasan hingga penipuan. Wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan menjadi daerah dengan tingkat kerawanan tertinggi.

 

Proyek perubahan ini mengusung strategi transformasi sistem keamanan jalan raya berbasis teknologi dan kolaborasi lintas sektor. Tim kerja terpadu dibentuk dengan melibatkan Jatanras, Satlantas, Dinas Perhubungan, serta instansi pendukung lain. Tujuannya memperkuat pengamanan jalur distribusi dan mempercepat respon terhadap potensi ancaman.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

 

AKBP Arbaridi menambahkan, program ini tidak hanya menekankan langkah represif, tetapi juga penguatan budaya kerja prediktif dan preventif. Pelatihan lintas fungsi, workshop pengamanan jalan, serta pengembangan sistem digital menjadi bagian dari rencana aksi hingga 2026.

 

Polri juga meluncurkan kampanye publik “Jalan Aman, Pangan Terjamin” untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan.

Baca Juga: Polisi Sebar 5 Tim Buru Terduga Pembunuh Sekdin DPRKPP Bangkalan

 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko, menilai program ini sebagai langkah konkret dalam mendukung pembangunan nasional. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga rantai pasok pangan.

 

“Ketahanan pangan tidak akan stabil dan aman tanpa jalur distribusi yang aman. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga rantai pasok dari hulu ke hilir,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD Sidoarjo Minta Raperda Tenaga Kerja Muat Target Kuantitatif dan Sanksi Tegas bagi Industri

Ironisnya, angka pengangguran tersebut banyak berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi. 

Lepas Kontingen Jamnas 2026, Wali Kota Mojokerto Tekankan Kebhinekaan dan Pengalaman Positif

Ning Ita mengatakan bahwa Jambore Nasional diperlukan tidak hanya kesiapan fisik tapi juga kesiapan mental, kesehatan dan keselamatan.

Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Tajam Kakak, Berikut Rincian dari Harga 0,5 - 5 Gram

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia ini sejalan dengan emas global. Harga emas dunia juga ambles di level US$4.002per troy ons.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Vibesnya Lagi Positif, Tentukan Bisnis dan Lakukan dengan Tulus

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Semua diulas lengkap oleh astrotalk.

Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan terus bergerak mengumpulkan alat bukti guna mengidentifikasi seluruh oknum yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif dengan mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak yang terlibat.