Rabu, 17 Jun 2026 17:12 WIB

Surabaya Kebut Proyek Rumah Pompa, Wali Kota Eri Minta Kontraktor Lembur Siang Malam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 07 Nov 2025 11:44 WIB

selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menginstruksikan seluruh jajaran Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mempercepat penyelesaian proyek drainase dan pembangunan rumah pompa di sejumlah titik.

 

Baca Juga: Surabaya Utara jadi Penyumbang Terbanyak Nikah Usia Muda

Kepala DSDABM Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan Wali Kota Eri meminta kontraktor bekerja lembur, bahkan jika perlu 24 jam nonstop. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proyek pengendalian banjir rampung sebelum curah hujan mencapai puncaknya.

 

“Diminta lembur kontraktornya, kalau bisa 24 jam. Besok kita undang kontraktor yang proyeknya belum selesai, rata-rata pekerjaan besar seperti rumah pompa dan box culvert,” ujar Syamsul, Jumat (7/11/2025).

 

Menurutnya, sebagian proyek yang belum tuntas merupakan pembangunan infrastruktur besar seperti rumah pompa dan box culvert. Namun progresnya sudah menunjukkan hasil signifikan.

 

“Yang kecil-kecil insyaallah sudah 70 persen selesai. Kita targetkan 90 persen rampung di akhir November ini,” jelasnya.

 

Setidaknya ada lima lokasi pembangunan rumah pompa yang dikebut pengerjaannya, yakni di Menanggal, Ahmad Yani, Ketintang Madya, Karah, dan Rungkut Menanggal.

 

Selain itu, proyek drainase besar juga sedang dikerjakan di kawasan diversi Gunungsari dan Babat Jerawat. Dua proyek tersebut dinilai penting untuk memperlancar aliran air saat hujan deras.

 

Baca Juga: Eri Minta Inspektorat Usut Proyek Maut Depan Plaza Marina, Ultimatum Kontraktor dan Dinas

“Seperti di diversi Gunungsari, kita minta kontraktor kerja dari dua arah, barat dan timur, supaya bisa ketemu di tengah. Panjangnya sekitar 500 meter,” terang Syamsul.

 

Untuk mempercepat progres, DSDABM meminta kontraktor menambah tenaga kerja dan jam operasional di lapangan.

 

“Jadi selain lembur, juga tambah tenaga dan material. Targetnya, pertengahan Desember sudah bisa selesai,” imbuhnya.

 

Syamsul menegaskan percepatan proyek drainase menjadi langkah penting menghadapi cuaca ekstrem yang sudah mulai melanda Surabaya sejak awal November.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

 

“Biasanya awal hujan itu rintik-rintik dulu, tapi kemarin langsung hujan deras dari jam dua siang sampai malam. Ini jadi alarm buat kita semua,” katanya.

 

Berdasarkan peringatan dini BMKG, cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung dari November 2025 hingga Januari 2026. Karena itu, Pemkot Surabaya mengaktifkan langkah mitigasi sejak dini.

 

“Kita tidak hanya fokus membangun saluran, tapi juga menyiagakan satgas di lapangan agar siap kalau terjadi genangan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mahasiswa Unair Pilih Menjauh saat Seruan Reformasi Demo di Grahadi Surabaya

Kelompok mahasiswa Unair terlihat memisahkan diri dari kerumunan dan bergeser ke sisi timur gerbang masuk Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Demo Mahasiswa di Surabaya, Minta Program MBG Dibubarkan hingga Turunkan BBM

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan yang berisi kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat.

Ratusan Mahasiswa Surabaya Geruduk Grahadi, Kritik Kinerja Prabowo-Gibran

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan yang berisi kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat.

Wali Kota Eri Ancam Copot Kadis hingga Pimpro Proyek Maut di Margorejo Surabaya

Eri memberi waktu hingga besok pada Kepala DSDABM dan pimpinan proyek (pimpro) dan kontraktor untuk evaluasi menyeluruh pada sistem keamanan proyek.

Manajemen AMS Group Pecat Pekerja yang Terlibat Jaringan Narkoba

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang menimbulkan kekhawatiran tersebut. 

Harga Emas Antam Hari Ini: Alhamdulillah Naik Tipis, Jangan Cemberut Lagi Yaa..

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia ini sejalan dengan emas global.