Senin, 02 Feb 2026 06:00 WIB

Jadi Biang Banjir, Wali Kota Eri Minta Bongkar Bangunan di Atas Saluran Air di Tanjungsari

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Nov 2025 10:45 WIB

selalu.id – Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Rabu (5/11/2025) sore membuat Wali Kota Eri Cahyadi turun langsung ke lapangan. Ia melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik genangan dan kawasan rawan banjir hingga malam hari.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah Jalan Tanjungsari, Kecamatan Sukomanunggal. Di kawasan ini, Eri menemukan sejumlah bangunan rumah warga berdiri di atas saluran air sehingga menghambat aliran dan memicu genangan setiap kali hujan turun.

 

“Tolong dicek lagi ke BPN, nanti barang-barang jangan sampai ada di luar persil. Ini sudah puluhan tahun seperti ini. Gimana mau bisa menyelesaikan banjir kalau masih ada bangunan yang nutupi saluran air?” tegas Eri di lokasi.

 

Eri didampingi Camat Sukomanunggal Dwi Anggara Widya Sukma dan Camat Asemrowo Khusnul Amin. Ia meminta agar warga segera diberi imbauan untuk memundurkan bangunan sesuai batas tanah masing-masing.

 

“Saya minta Pak Camat dan LPMK kumpulkan warganya. Rumah yang menutupi saluran harus mundur sesuai surat tanahnya. Kalau dibiarkan, air nggak bakal jalan,” ujarnya.

 

Selain rumah warga, Eri juga menyoroti jembatan liar yang menutup saluran air di kawasan tersebut. Ia menegaskan jembatan yang menghambat aliran air akan dibongkar.

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

 

“Jangan buat jembatan di sini, akhirnya air yang mengalir ditutupi. Sudah dibongkar saja,” tegasnya.

 

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, posisi rumah yang terlalu menjorok ke jalan serta ukuran saluran yang kecil menyebabkan aliran air tersendat.

 

“Karena salurannya kecil dan rumah-rumah banyak yang maju ke jalan. Aliran ke muara juga tidak lancar,” jelas Syamsul.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Siap Rekomendasikan Pembubaran Ormas Pelaku Premanisme

 

Ia menambahkan, Pemkot Surabaya berencana melebaran saluran di Jalan Tanjungsari menggunakan box culvert pada tahun depan. Air akan dialirkan menuju Jalan Asem Mulya, lalu diteruskan ke saluran Greges dan Bozem Morokrembangan.

 

“Rencananya tahun depan akan kita lebarkan salurannya agar air langsung terbuang ke arah timur,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.