Rabu, 22 Jul 2026 20:32 WIB

Jadi Biang Banjir, Wali Kota Eri Minta Bongkar Bangunan di Atas Saluran Air di Tanjungsari

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Nov 2025 10:45 WIB

selalu.id – Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Rabu (5/11/2025) sore membuat Wali Kota Eri Cahyadi turun langsung ke lapangan. Ia melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik genangan dan kawasan rawan banjir hingga malam hari.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah Jalan Tanjungsari, Kecamatan Sukomanunggal. Di kawasan ini, Eri menemukan sejumlah bangunan rumah warga berdiri di atas saluran air sehingga menghambat aliran dan memicu genangan setiap kali hujan turun.

 

“Tolong dicek lagi ke BPN, nanti barang-barang jangan sampai ada di luar persil. Ini sudah puluhan tahun seperti ini. Gimana mau bisa menyelesaikan banjir kalau masih ada bangunan yang nutupi saluran air?” tegas Eri di lokasi.

 

Eri didampingi Camat Sukomanunggal Dwi Anggara Widya Sukma dan Camat Asemrowo Khusnul Amin. Ia meminta agar warga segera diberi imbauan untuk memundurkan bangunan sesuai batas tanah masing-masing.

 

“Saya minta Pak Camat dan LPMK kumpulkan warganya. Rumah yang menutupi saluran harus mundur sesuai surat tanahnya. Kalau dibiarkan, air nggak bakal jalan,” ujarnya.

 

Selain rumah warga, Eri juga menyoroti jembatan liar yang menutup saluran air di kawasan tersebut. Ia menegaskan jembatan yang menghambat aliran air akan dibongkar.

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

 

“Jangan buat jembatan di sini, akhirnya air yang mengalir ditutupi. Sudah dibongkar saja,” tegasnya.

 

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, posisi rumah yang terlalu menjorok ke jalan serta ukuran saluran yang kecil menyebabkan aliran air tersendat.

 

“Karena salurannya kecil dan rumah-rumah banyak yang maju ke jalan. Aliran ke muara juga tidak lancar,” jelas Syamsul.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

 

Ia menambahkan, Pemkot Surabaya berencana melebaran saluran di Jalan Tanjungsari menggunakan box culvert pada tahun depan. Air akan dialirkan menuju Jalan Asem Mulya, lalu diteruskan ke saluran Greges dan Bozem Morokrembangan.

 

“Rencananya tahun depan akan kita lebarkan salurannya agar air langsung terbuang ke arah timur,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.