Kamis, 04 Jun 2026 15:19 WIB

Jadi Biang Banjir, Wali Kota Eri Minta Bongkar Bangunan di Atas Saluran Air di Tanjungsari

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Nov 2025 10:45 WIB

selalu.id – Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Rabu (5/11/2025) sore membuat Wali Kota Eri Cahyadi turun langsung ke lapangan. Ia melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik genangan dan kawasan rawan banjir hingga malam hari.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah Jalan Tanjungsari, Kecamatan Sukomanunggal. Di kawasan ini, Eri menemukan sejumlah bangunan rumah warga berdiri di atas saluran air sehingga menghambat aliran dan memicu genangan setiap kali hujan turun.

 

“Tolong dicek lagi ke BPN, nanti barang-barang jangan sampai ada di luar persil. Ini sudah puluhan tahun seperti ini. Gimana mau bisa menyelesaikan banjir kalau masih ada bangunan yang nutupi saluran air?” tegas Eri di lokasi.

 

Eri didampingi Camat Sukomanunggal Dwi Anggara Widya Sukma dan Camat Asemrowo Khusnul Amin. Ia meminta agar warga segera diberi imbauan untuk memundurkan bangunan sesuai batas tanah masing-masing.

 

“Saya minta Pak Camat dan LPMK kumpulkan warganya. Rumah yang menutupi saluran harus mundur sesuai surat tanahnya. Kalau dibiarkan, air nggak bakal jalan,” ujarnya.

 

Selain rumah warga, Eri juga menyoroti jembatan liar yang menutup saluran air di kawasan tersebut. Ia menegaskan jembatan yang menghambat aliran air akan dibongkar.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

 

“Jangan buat jembatan di sini, akhirnya air yang mengalir ditutupi. Sudah dibongkar saja,” tegasnya.

 

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, posisi rumah yang terlalu menjorok ke jalan serta ukuran saluran yang kecil menyebabkan aliran air tersendat.

 

“Karena salurannya kecil dan rumah-rumah banyak yang maju ke jalan. Aliran ke muara juga tidak lancar,” jelas Syamsul.

Baca Juga: Dianggap Ganggu Estetika Kota, Fasad Eks Toko Nam Akan Dibongkar Pemkot Surabaya

 

Ia menambahkan, Pemkot Surabaya berencana melebaran saluran di Jalan Tanjungsari menggunakan box culvert pada tahun depan. Air akan dialirkan menuju Jalan Asem Mulya, lalu diteruskan ke saluran Greges dan Bozem Morokrembangan.

 

“Rencananya tahun depan akan kita lebarkan salurannya agar air langsung terbuang ke arah timur,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.