Senin, 02 Feb 2026 02:26 WIB

Waketum Adies Kadir Bocorkan Calon Kuat Golkar untuk Pilwali Surabaya 2029

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Nov 2025 10:30 WIB
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadirdan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadirdan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadir, memberi bocoran soal figur yang tengah disiapkan partainya untuk maju sebagai calon Wali Kota Surabaya pada Pilkada 2029.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 5 Juta per RW, Arif Fathoni: Investasi SDM untuk Tangkal Hoaks

Hal itu disampaikan Adies saat berkunjung ke kantor DPRD Surabaya dan berbincang dengan awak media di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, pada Jumat (31/10/2024).

 

Dalam kesempatan itu, Adies menyinggung regenerasi kader Golkar yang disebutnya berjalan baik di semua tingkatan, mulai dari pusat hingga daerah. Di sela pembicaraan, ia melontarkan sinyal politik dengan menyebut langsung nama Arif Fathoni sebagai kader potensial.

 

“Banyak yang disiapkan, seperti salah satu sebelah kiri saya ini (tunjuk Arif Fathoni). Ini calon potensial yang kuat untuk maju jadi calon Wali Kota Surabaya,” ujar Adies.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif FathoniWakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni

 

Adies menegaskan, regenerasi menjadi kunci bertahannya partai politik di tengah perubahan zaman. Ia menyebut sekitar 60–70 persen anggota parlemen kini diisi wajah-wajah baru, baik di DPR RI maupun DPRD provinsi dan kota.

 

“Artinya kaderisasi berjalan baik. Ini generasi muda berhasil menunjukkan kerja nyata. Kalau tidak kerja, ya terlempar dari gelanggang,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Adies menyinggung pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu yang masih digodok di DPR RI.

Baca Juga: Lindungi Predikat Kota Layak Anak, DPRD Surabaya Desak Izin Black Owl Dicabut

 

Menurutnya, sejumlah usulan masih dikaji, termasuk sistem pemilu apakah tetap terbuka, tertutup, atau model campuran (blending).

 

“Masih digodok semua. Kita menunggu mana yang akan ditetapkan. Semua partai juga punya kajian masing-masing,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, format pemilihan kepala daerah juga belum final. Perdebatan masih terjadi apakah pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota akan tetap dilakukan langsung oleh rakyat atau kembali melalui DPRD.

 

Baca Juga: Golkar Surabaya Minta Pengamanan Natal Fleksibel, Parkir Gereja Jadi Perhatian

“Kalau presiden tetap langsung, tapi untuk kepala daerah masih dikaji. Semua harus dilihat dampaknya bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” tutur Adies.

 

Pernyataan Adies itu menjadi sinyal bahwa Golkar mulai menyiapkan mesin politiknya menuju Pilkada Surabaya 2029. Nama Arif Fathoni disebut sebagai kader muda yang aktif turun ke masyarakat dan vokal dalam isu-isu kota.

 

Adies menutup dengan pesan soal makna regenerasi. Menurutnya, regenerasi bukan sekadar usia muda, tetapi tentang kinerja dan komitmen nyata untuk rakyat.

 

“Kalau kerja nyata terus, pasti masyarakat akan mempertahankan kita, apa pun situasinya. Angin badai pun lewat,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.