Sabtu, 06 Jun 2026 10:24 WIB

Blunder Admin Medsos Wali Kota Eri Viral, DPRD Surabaya: Nyawa Medsos Ada di Admin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 03 Nov 2025 14:24 WIB
A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin
A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin

selalu.id – Candaan admin media sosial Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat siaran langsung di Instagram menuai sorotan publik. Potongan video yang viral itu dianggap menimbulkan kesan tak pantas dan seolah menganggap kegiatan lapangan sang wali kota hanyalah rekayasa.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Dalam video tersebut terdengar suara admin yang berbincang dengan rekannya di sela live yang sedang dijeda.

“Kalau ada hujan lagi, rekaman video bapak wali turun ke lapangan kita simpan aja. Nanti bisa diunggah lagi kalau ada hujan,” ucap admin dalam rekaman yang kemudian beredar luas.

 

Saat kejadian, Eri Cahyadi tidak mengetahui percakapan itu karena sedang beraktivitas di lapangan.

 

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, menyebut insiden itu murni keteledoran admin media sosial, bukan kesalahan wali kota.

 

“Ini murni bukan kesalahannya Mas Erick, Mas Wali Kota. Tapi keteledoran admin medsos. Ke depan harus lebih hati-hati, karena medsos sekarang itu ‘sakti’ sekali. Salah sedikit bisa jadi konsumsi publik,” ujar Saifuddin, Senin (3/11).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

 

Ia menilai peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi tim komunikasi pejabat publik agar lebih berhati-hati dalam mengelola media sosial.

 

“Nyawa dari media sosial itu ada di admin, bukan di bosnya. Karena pemimpin itu kan nggak setiap hari pegang handphone. Jadi admin harus sadar perannya besar,” katanya.

 

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

Saifuddin juga menyebut kinerja Eri Cahyadi sejauh ini masih cukup baik.

“Saya melihat kinerjanya masih real-real saja, cukup bagus. Tapi evaluasi itu penting, jangan sampai puas dulu. Kalau pemimpin sudah puas, pemerintah bisa stagnan,” tambahnya.

 

Sementara itu, admin media sosial Eri Cahyadi telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan memilih mundur dari tim. Ia mengaku khilaf dan menyesal atas ucapannya yang menimbulkan salah persepsi di masyarakat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.