Selasa, 29 Sep 2026 00:57 WIB

Erma Susanti DPRD Jatim: Perang Masa Depan Adalah Perang Pangan

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti
Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti

selalu.id – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menggelar sosialisasi bertema “Memperkuat Kedaulatan Pangan Menuju Keamanan Nasional” di Aula Barn Meeting dan Convention Tulungagung, Minggu (19/10/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai program kerja pemerintah pusat dan provinsi yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

"Ini adalah kegiatan untuk memberikan informasi terkait program Pemprov yang bisa diakses masyarakat," ujar Erma.

 

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari tugas anggota DPRD Provinsi dalam menyampaikan informasi mengenai kebijakan dan program yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Erma, yang juga menjabat sebagai Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, menyampaikan bahwa sebelumnya ia juga menggelar sosialisasi akses permodalan bersama Bank UMKM Jatim.

 

Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Jawa Timur, dengan jumlah mencapai lebih dari 9 juta unit dan menjadi sektor yang mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional. "Pada Bank UMKM ada program Prokesra dengan bunga 3 persen per tahun. Program bunga rendah ini karena ada subsidi dari Pemprov Jatim," terangnya.

 

Dalam kesempatan itu, Erma menjelaskan bahwa pemerintah pusat menargetkan Indonesia mandiri di bidang pangan pada tahun 2027. Ia mengutip peringatan dari FAO bahwa perang masa depan bukan lagi soal perebutan senjata, melainkan pangan.

 

"Perang ke depan bukan perang senjata, tapi perang embargo. Negara yang tidak mandiri di bidang pangan akan mengalami kelangkaan pangan," ungkapnya.

 

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

Erma juga menyoroti pentingnya mengubah praktik pertanian agar lebih ramah lingkungan. Penggunaan pupuk kimia berlebihan dapat merusak unsur hara tanah dan menurunkan produktivitas pertanian. Ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk akan memperbesar kebutuhan pangan, dan jika tidak terpenuhi dapat mengancam keamanan nasional.

 

"Tingginya jumlah penduduk akan diikuti meningkatnya kebutuhan pangan. Jika kebutuhan pangan tidak terpenuhi, maka akan mengancam keamanan nasional," ujarnya.

 

Erma menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar Indonesia berhenti impor pangan pada tahun 2027. Pemerintah kini menggalakkan gerakan ketahanan pangan dengan meningkatkan produktivitas dan pemanfaatan teknologi pertanian.

 

Baca Juga: Gerindra Soroti Turunnya Anggaran Pertanian, Kehutanan dan Energi di RAPBD Jatim 2027

"Teknologi pertanian Indonesia harus ditingkatkan, dan kita harus menyadari bahwa perang ke depan adalah perang pangan. Bahkan konglomerat besar dunia saat ini investasinya juga pada sektor pangan," tuturnya.

 

Ia menambahkan bahwa Indonesia dikenal sebagai lumbung pangan dunia sehingga tidak boleh tertinggal dari negara lain yang bukan penghasil pangan. Menurut Erma, PDI Perjuangan memiliki komitmen kuat dalam mengawal isu kedaulatan pangan.

 

"PDI Perjuangan tidak hanya datang saat pemilu saja, tapi juga serius dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pembunuhan Berantai di Afsel, Korban Capai 30 Orang Lebih

Tragedi berdarah yang merenggut lebih dari 30 nyawa ini makin mempertegas krisis kejahatan kekerasan yang kian mengkhawatirkan.

Momen Presiden Prabowo Melayat ke Rumah Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Kehadiran Presiden beserta jajaran menjadi bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

Bocoran Subsidi BBM di RAPBN 2027 pada Rapat Paripurna Besok

Guna menekan ketergantungan masyarakat terhadap LPG, terutama yang berbasis impor, pemerintah terus menggenjot penyediaan sumber energi alternatif.

Hasil FIFA Asean Cup 2026: Indonesia vs Malaysia Berbagi Satu Poin

Malaysia masih berada di posisi teratas grup A Fifa Asean Cup 2026 disusul Indonesia di posisi kedua.

Fifa Asean Cup 2026: Babak Pertama Indonesia Vs Malaysia, Gol Hubner Dianulir

Menit ke-36, Thom Haye diganjar kartu merah setelah melanggar Arif Aiman.

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali PRT, Tak Hanya Pekerja tapi Juga Lindungi Agen P3RT

Dengan demikian, aturan di tingkat kota nantinya tetap selaras dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.