Selasa, 21 Jul 2026 13:33 WIB

Erma Susanti DPRD Jatim: Perang Masa Depan Adalah Perang Pangan

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti
Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti

selalu.id – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menggelar sosialisasi bertema “Memperkuat Kedaulatan Pangan Menuju Keamanan Nasional” di Aula Barn Meeting dan Convention Tulungagung, Minggu (19/10/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai program kerja pemerintah pusat dan provinsi yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

 

Baca Juga: Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

"Ini adalah kegiatan untuk memberikan informasi terkait program Pemprov yang bisa diakses masyarakat," ujar Erma.

 

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari tugas anggota DPRD Provinsi dalam menyampaikan informasi mengenai kebijakan dan program yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Erma, yang juga menjabat sebagai Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, menyampaikan bahwa sebelumnya ia juga menggelar sosialisasi akses permodalan bersama Bank UMKM Jatim.

 

Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Jawa Timur, dengan jumlah mencapai lebih dari 9 juta unit dan menjadi sektor yang mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional. "Pada Bank UMKM ada program Prokesra dengan bunga 3 persen per tahun. Program bunga rendah ini karena ada subsidi dari Pemprov Jatim," terangnya.

 

Dalam kesempatan itu, Erma menjelaskan bahwa pemerintah pusat menargetkan Indonesia mandiri di bidang pangan pada tahun 2027. Ia mengutip peringatan dari FAO bahwa perang masa depan bukan lagi soal perebutan senjata, melainkan pangan.

 

"Perang ke depan bukan perang senjata, tapi perang embargo. Negara yang tidak mandiri di bidang pangan akan mengalami kelangkaan pangan," ungkapnya.

 

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Erma juga menyoroti pentingnya mengubah praktik pertanian agar lebih ramah lingkungan. Penggunaan pupuk kimia berlebihan dapat merusak unsur hara tanah dan menurunkan produktivitas pertanian. Ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk akan memperbesar kebutuhan pangan, dan jika tidak terpenuhi dapat mengancam keamanan nasional.

 

"Tingginya jumlah penduduk akan diikuti meningkatnya kebutuhan pangan. Jika kebutuhan pangan tidak terpenuhi, maka akan mengancam keamanan nasional," ujarnya.

 

Erma menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar Indonesia berhenti impor pangan pada tahun 2027. Pemerintah kini menggalakkan gerakan ketahanan pangan dengan meningkatkan produktivitas dan pemanfaatan teknologi pertanian.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Susun Kajian Ilmiah Peta Potensi Pendapatan Daerah

"Teknologi pertanian Indonesia harus ditingkatkan, dan kita harus menyadari bahwa perang ke depan adalah perang pangan. Bahkan konglomerat besar dunia saat ini investasinya juga pada sektor pangan," tuturnya.

 

Ia menambahkan bahwa Indonesia dikenal sebagai lumbung pangan dunia sehingga tidak boleh tertinggal dari negara lain yang bukan penghasil pangan. Menurut Erma, PDI Perjuangan memiliki komitmen kuat dalam mengawal isu kedaulatan pangan.

 

"PDI Perjuangan tidak hanya datang saat pemilu saja, tapi juga serius dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.