Jumat, 05 Jun 2026 23:18 WIB

Deni Wicaksono: Marsinah Layak Jadi Pahlawan Nasional, Simbol Perjuangan Buruh dan Perempuan

Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono
Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono

selalu.id – DPRD Jawa Timur menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Marsinah, aktivis buruh perempuan yang memperjuangkan hak-hak pekerja hingga kehilangan nyawanya. Dukungan ini disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanannya dalam memperjuangkan keadilan bagi kaum buruh.

 

Baca Juga: Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono, menegaskan bahwa perjuangan Marsinah bukan sekadar catatan sejarah, melainkan teladan dalam melawan ketidakadilan struktural yang masih dihadapi kaum buruh hingga kini.

 

“Perjuangan Marsinah bukan sekadar catatan sejarah, tapi juga teladan perjuangan terhadap ketidakadilan struktural yang masih membelit kaum buruh hingga kini,” kata Deni.

 

Menurut Deni, pemberian gelar pahlawan nasional kepada Marsinah akan menjadi simbol penting bagi kaum pekerja yang terus memperjuangkan hak-haknya untuk hidup layak. Teladan Marsinah juga mencerminkan perjuangan kesetaraan perempuan dalam ruang publik, terutama di dunia kerja.

 

“Marsinah juga menyimbolkan perjuangan kesetaraan kaum perempuan dalam ruang publik, khususnya di dunia kerja,” ujarnya.

 

Marsinah lahir pada 10 April 1969 dan ditemukan meninggal dunia pada 8 Mei 1993 di hutan Dusun Jegong, Wilangan, Nganjuk. Jasadnya ditemukan penuh luka lebam, diduga menjadi korban penculikan dan penyiksaan karena membela hak-hak pekerja di pabrik tempatnya bekerja di Sidoarjo. Kasus ini sempat menarik perhatian nasional dan internasional.

 

Meski sudah lebih dari tiga dekade berlalu, Deni meyakini semangat perjuangan Marsinah tetap hidup di tengah kaum pekerja.

Baca Juga: DPRD Jatim Sebut UMKM Waktunya Naik Kelas di Tengah Rupiah Melemah

 

“Penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Marsinah akan memperkuat kesadaran dan solidaritas publik dalam memperjuangkan hak-hak pekerja,” ujarnya.

 

Wacana pengusulan Marsinah sebagai pahlawan nasional telah bergulir sejak 2022 oleh Pemkab Nganjuk di bawah kepemimpinan Bupati Marhaen Djumadi. Pemerintah daerah telah mengumpulkan data dan dokumen pendukung serta membentuk Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) untuk meneliti dan mengkaji usulan tersebut sebelum diajukan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

 

Dukungan juga datang dari berbagai kelompok buruh dan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Buruh 1 Mei 2025.

Baca Juga: Driver Online Malang Dukung Regulasi RUU dalam Demo di DPRD Jatim Besok

 

Deni berharap momentum ini menjadi dorongan bagi pemerintah daerah dan DPRD Jatim untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan buruh.

 

“Penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Marsinah bukan akhir dari perjuangan, melainkan suntikan semangat baru untuk pembenahan struktural dan sistemik dalam dunia ketenagakerjaan kita,” ucapnya.

 

Ia menekankan, hal-hal yang perlu diperhatikan ke depan adalah peningkatan kesejahteraan, jaminan sosial, kesehatan, dan keselamatan kerja. Selain itu, posisi tawar pekerja terhadap perusahaan besar juga harus diperkuat agar keadilan di dunia kerja dapat terwujud.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.