Sabtu, 06 Jun 2026 06:07 WIB

Pembangunan RS Surabaya Selatan Ditunda, DPRD Nilai Langkah Eri Cahyadi Realistis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Okt 2025 15:11 WIB

selalu.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membangun rumah sakit di kawasan Surabaya Selatan dipastikan ditunda hingga 2026 akibat pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD).

 

Baca Juga: Pembangunan RS Surabaya Selatan Ditunda, DPRD Soroti Rencana Gandeng Investor India

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menilai keputusan Wali Kota Eri Cahyadi menunda proyek tersebut merupakan langkah realistis di tengah tekanan keuangan daerah.

 

“Tidak dihilangkan, tapi ditunda. Kenapa kok ditunda? Karena Rumah Sakit Surabaya Timur yang tadinya ditargetkan pendapatannya 100 sekian miliar, itu hanya tercapai 20 sekian miliar. Jadi belum mampu memberikan kontribusi nyata bagi warga,” ujar Aning kepada selalu.id, Selasa (21/10/2025).

 

Aning menilai Pemkot sebaiknya fokus memperkuat dua rumah sakit daerah yang sudah ada, yakni RSUD Surabaya Timur (Eka Candrarini) dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH).

 

“Keduanya masih perlu penguatan dari sisi layanan dan pendapatan sebelum memulai pembangunan rumah sakit baru. Harapannya nanti kalau RS Surabaya Timur sudah stabil, BDH juga berkembang, baru kemudian RS Surabaya Selatan kita anggarkan. Tapi tidak dari hutang, tetap dari APBD, hanya saja bukan di tahun 2026,” tegasnya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penundaan RS Selatan, Fokuskan Perbaikan RSUD Eka Candrarini

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD itu menambahkan, hingga kini belum ada kesepakatan antara DPRD dan Pemkot terkait skema pembangunan RS Surabaya Selatan, termasuk kemungkinan kerja sama dengan pihak swasta.

 

“Di Komisi D belum disepakati, di Banggar juga belum disepakati. Modelnya nanti seperti apa, apakah dengan pihak ketiga atau sistem Build, Operate, Transfer (BOT), itu masih akan kita bahas,” jelas Aning.

 

Politisi PKS itu menegaskan, kondisi keuangan daerah saat ini harus dikelola secara hati-hati, terutama setelah adanya pemotongan TKD sebesar Rp730 miliar yang memaksa Pemkot menentukan prioritas pembangunan.

Baca Juga: Wali Kota Eri Tunda Pembangunan RS Surabaya Selatan karena Pemotongan TKD

 

“Realistis saja, dengan kondisi sekarang kita fokus dulu memperkuat rumah sakit yang sudah ada dan infrastruktur dasar. RS Surabaya Selatan nanti bisa dibangun di tahun berikutnya,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan bahwa pembangunan RS Surabaya Selatan ditunda hingga kondisi fiskal daerah membaik. Pemkot kini memprioritaskan proyek infrastruktur jalan dan fasilitas publik yang dinilai lebih mendesak untuk mendukung pergerakan ekonomi warga.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.