Selasa, 03 Feb 2026 04:40 WIB

Wali Kota Eri Tunda Pembangunan RS Surabaya Selatan karena Pemotongan TKD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Okt 2025 09:51 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membangun Rumah Sakit (RS) di kawasan Surabaya Selatan dipastikan belum dapat direalisasikan tahun ini.

 

Baca Juga: Defisit Mengintai, APBD Jatim 2026 Turun Rp2,8 Triliun akibat Pemangkasan TKD

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan proyek tersebut harus ditunda karena adanya pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) yang cukup besar dari pemerintah pusat.

 

“Sebenarnya kan tahun ini (pembangunannya), tapi karena pemotongan TKD yang cukup besar, maka (ditentukan) prioritas-prioritas mana yang dikerjakan,” kata Eri, Selasa (21/10/2025).

 

Eri menjelaskan, pembangunan RS Surabaya Selatan masih dalam tahap perencanaan dan menunggu pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Dalam pembahasan sementara, pemkot fokus pada program prioritas, terutama infrastruktur jalan.

 

“Untuk 2026 kan yang dipotong Rp730 miliar itu, makanya kita tidak menjalankan dulu untuk yang rumah sakit, tapi yang prioritas seperti jalan dan infrastruktur yang kita jalankan dulu,” jelasnya.

 

Baca Juga: Pembangunan RS Surabaya Selatan Ditunda, DPRD Soroti Rencana Gandeng Investor India

Beberapa proyek infrastruktur yang akan digarap tahun depan antara lain pembangunan jalan tembus dari Wiyung hingga Lidah Wetan, penyelesaian kolam tampung di radial road, pembukaan jalan di kawasan Pacar Keling, serta evaluasi pembangunan jembatan di Royal Residence yang menghubungkan JLDB.

 

Menurut Eri, pembangunan jalan-jalan baru tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekaligus mengurai kemacetan di sejumlah titik kota.

 

“Jadi nanti akan banyak jalan-jalan baru di Surabaya. Agar apa? Pertama nggak macet, dan yang kedua ekonominya juga bergerak,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penundaan RS Selatan, Fokuskan Perbaikan RSUD Eka Candrarini

 

Meski tertunda, Pemkot Surabaya berencana menggandeng pihak swasta untuk merealisasikan pembangunan RS Surabaya Selatan. Namun, peluang pembangunan kembali terbuka jika pemerintah pusat mengembalikan besaran TKD seperti semula.

 

“Pak Presiden kan menyampaikan nanti akan dievaluasi TKD tahun depan, bisa dikembalikan seperti tahun sebelumnya. Kalau dikembalikan, kita juga akan melakukan pembangunan untuk (RS) Surabaya Selatan,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.