Selasa, 03 Feb 2026 20:53 WIB

Wali Kota Eri Tunda Pembangunan RS Surabaya Selatan karena Pemotongan TKD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Okt 2025 09:51 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membangun Rumah Sakit (RS) di kawasan Surabaya Selatan dipastikan belum dapat direalisasikan tahun ini.

 

Baca Juga: Defisit Mengintai, APBD Jatim 2026 Turun Rp2,8 Triliun akibat Pemangkasan TKD

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan proyek tersebut harus ditunda karena adanya pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) yang cukup besar dari pemerintah pusat.

 

“Sebenarnya kan tahun ini (pembangunannya), tapi karena pemotongan TKD yang cukup besar, maka (ditentukan) prioritas-prioritas mana yang dikerjakan,” kata Eri, Selasa (21/10/2025).

 

Eri menjelaskan, pembangunan RS Surabaya Selatan masih dalam tahap perencanaan dan menunggu pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Dalam pembahasan sementara, pemkot fokus pada program prioritas, terutama infrastruktur jalan.

 

“Untuk 2026 kan yang dipotong Rp730 miliar itu, makanya kita tidak menjalankan dulu untuk yang rumah sakit, tapi yang prioritas seperti jalan dan infrastruktur yang kita jalankan dulu,” jelasnya.

 

Baca Juga: Pembangunan RS Surabaya Selatan Ditunda, DPRD Soroti Rencana Gandeng Investor India

Beberapa proyek infrastruktur yang akan digarap tahun depan antara lain pembangunan jalan tembus dari Wiyung hingga Lidah Wetan, penyelesaian kolam tampung di radial road, pembukaan jalan di kawasan Pacar Keling, serta evaluasi pembangunan jembatan di Royal Residence yang menghubungkan JLDB.

 

Menurut Eri, pembangunan jalan-jalan baru tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekaligus mengurai kemacetan di sejumlah titik kota.

 

“Jadi nanti akan banyak jalan-jalan baru di Surabaya. Agar apa? Pertama nggak macet, dan yang kedua ekonominya juga bergerak,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penundaan RS Selatan, Fokuskan Perbaikan RSUD Eka Candrarini

 

Meski tertunda, Pemkot Surabaya berencana menggandeng pihak swasta untuk merealisasikan pembangunan RS Surabaya Selatan. Namun, peluang pembangunan kembali terbuka jika pemerintah pusat mengembalikan besaran TKD seperti semula.

 

“Pak Presiden kan menyampaikan nanti akan dievaluasi TKD tahun depan, bisa dikembalikan seperti tahun sebelumnya. Kalau dikembalikan, kita juga akan melakukan pembangunan untuk (RS) Surabaya Selatan,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.