Sabtu, 06 Jun 2026 15:11 WIB

Akses Jalan Kerap Terganggu, Bakal Ada Aturan Izin Tenda Hajatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Okt 2025 12:05 WIB

Selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menindaklanjuti keluhan warga soal penutupan jalan akibat tenda hajatan.

Ia memastikan segera berkoordinasi dengan Kapolrestabes Surabaya untuk membahas dan menetapkan standar baku terkait izin penggunaan badan jalan untuk acara pribadi.

Baca Juga: Pengamat Tanggapi Poster Rini-Fikser: Masih Fase Coba-coba!

Langkah ini diambil menyusul maraknya laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya penutupan jalan, terutama untuk acara pernikahan. 

Menurut Eri, kebijakan pengetatan izin ini penting agar fungsi vital jalan sebagai akses umum dan jalur darurat tetap terjaga.

“Fenomena penutupan jalan, terutama di kawasan seperti Tambang Boyo, memang cukup meresahkan. Jalan raya itu milik publik, penggunaannya harus diatur dengan izin yang jelas,” tegas Eri, Minggu (19/10/2025).

Eri mengingatkan, penutupan jalan tanpa pengawasan bisa berdampak fatal. Ia mencontohkan beberapa kasus di masa lalu di mana ambulans dan mobil pemadam kebakaran (PMK) terhambat karena jalur tertutup tenda hajatan.

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

“Kita pernah punya pengalaman pahit, ambulans tidak bisa lewat, mobil PMK tidak bisa bergerak. Akibatnya macet, bahkan ada pasien yang terlambat ditangani. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menjaga fungsi jalan,” ujarnya.

Terkait izin yang selama ini dikeluarkan oleh pihak Polsek, Eri menyebut akan melakukan koordinasi dengan Kapolrestabes dan Kasatlantas Surabaya agar setiap izin mencantumkan batasan teknis yang tegas.

“Saya akan koordinasi dengan Pak Kapolres. Kalau Kapolsek memberikan izin, harus dilihat dulu apakah itu jalur utama. Dan yang paling penting, harus jelas batas maksimal lebar tenda—jangan sampai menutup tiga perempat badan jalan,” tegasnya.

Baca Juga: Armuji jadi Wali Kota Surabaya Sementara, Senang Pasti Ini Rekk!

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Surabaya juga terus menambah pembangunan gedung serbaguna di berbagai wilayah agar warga memiliki alternatif tempat untuk menggelar hajatan tanpa mengganggu lalu lintas.

“Kami terus membangun gedung serbaguna, meski belum di semua wilayah. Ini bagian dari upaya Pemkot agar masyarakat bisa beralih dari penggunaan jalan umum untuk acara,” pungkas Eri.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.