Wali Kota Mojokerto Dorong Eliminasi Stunting Lewat Program Dashat
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Kamis, 16 Okt 2025 19:23 WIB
selalu.id – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus memperkuat program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) untuk menekan angka stunting dan wasting di wilayahnya. Penguatan program ini diberikan kepada Kader Motivator Kesehatan dan orang tua balita di Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kamis (16/10/2025).
Baca Juga: Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto
“Program Dashat ini sudah berjalan sejak 2022. Penyedia dapur sehat berasal dari UPPKA yang kami dampingi, lalu hasilnya dibagikan ke rumah ibu yang memiliki balita stunting atau wasting. Program ini hanya dijalankan di kelurahan dengan kasus yang memerlukan perhatian khusus,” kata Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.
Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, angka stunting di setiap kabupaten/kota tidak boleh melebihi 12 persen. Berdasarkan data EPPGBM tahun 2025, angka stunting di Kota Mojokerto kini turun drastis menjadi 1,24 persen.
“Meski hasilnya sudah bagus, kita tidak boleh lengah. Kita bukan hanya mengejar target pemerintah pusat, tapi menyiapkan SDM unggul. Kalau bisa, kita wujudkan zero stunting di Kota Mojokerto,” tegasnya.
Ning Ita menegaskan bahwa penanganan stunting bukan sekadar memenuhi target angka, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.
Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga
“Kita ingin SDM Kota Mojokerto unggul untuk mewujudkan cita pertama dalam panca cita. Bayi baru lahir harus sehat sampai dewasa bahkan lansia, agar mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, Ning Ita juga berdialog langsung dengan para ibu yang memiliki balita stunting dan wasting. Ia berpesan agar orang tua lebih telaten merawat anak, terutama bagi balita yang tidak memiliki penyakit bawaan.
“Kami akan terus mendampingi. Anak-anak ini harus dijaga dan dirawat sebaik-baiknya karena mereka adalah penerus masa depan bangsa,” ungkapnya.
Baca Juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai faktor penting dalam mencegah stunting. Pencegahan, kata Ning Ita, harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari asupan gizi, pola asuh, hingga lingkungan yang sehat.
“Kita harus menyiapkan generasi unggul, sehat, dan berkualitas. Kita eliminasi stunting dan wasting agar semua anak di Kota Mojokerto tumbuh sehat dan cerdas,” pungkasnya.
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-11133-wali-kota-mojokerto-dorong-eliminasi-stunting-lewat-program-dashat
