Jumat, 05 Jun 2026 13:10 WIB

DPRD Surabaya Apresiasi Mahasiswa Unesa Kembangkan Teknologi AI di Sektor Perikanan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Okt 2025 10:40 WIB

selalu.id – DPRD Kota Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap inovasi mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang mengembangkan riset kecerdasan buatan (AI) untuk sektor perikanan modern. Inovasi tersebut sedang dikompetisikan dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2025.

 

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyebut riset tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya ketahanan pangan dan kemandirian energi nasional.

 

“Presiden Prabowo sangat menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai antisipasi terhadap situasi geopolitik global yang tidak menentu. Kunci keberlangsungan bangsa ada pada kemandirian energi dan pangan,” ujar Fathoni, Kamis (16/10/2025).

 

Menurut politisi yang akrab disapa Mas Toni ini, Surabaya memiliki peluang besar dalam mendukung program tersebut, terutama melalui penguatan sektor perikanan di kawasan Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya). Ia menilai kolaborasi antara pemerintah kota dan perguruan tinggi menjadi kunci penerapan teknologi dalam budi daya ikan agar lebih efisien.

 

“Surabaya bisa mendukung program ini lewat edukasi kepada pemilik tambak di pantai timur. Kampus seperti Unesa dapat berperan dalam penerapan teknologi agar produktivitas meningkat,” jelasnya.

 

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

Mas Toni juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang, terutama akses jalan menuju kawasan tambak. “Kalau jalan ke tambak rusak, hasil panen sulit diangkut. Pemkot perlu membangun akses yang layak agar distribusi hasil perikanan ke pasar dan grosir lebih mudah,” tegasnya.

 

Ia mengapresiasi riset mahasiswa Unesa yang memanfaatkan AI untuk mengukur kualitas air, kadar amonia, dan takaran pakan ikan secara otomatis. “Ini gagasan yang bagus dan realistis. Kalau bisa diimplementasikan, akan sangat membantu Pemkot Surabaya mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo,” ujarnya.

 

Selain itu, Mas Toni juga mendorong Pemkot memanfaatkan lahan tidak produktif untuk pengembangan pangan lokal alternatif seperti budidaya semanggi. “Semanggi bisa jadi alternatif pangan selain beras. Selain bernilai ekonomi, masyarakat kini juga semakin sadar pentingnya pola makan sehat,” tambahnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

 

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menilai langkah mahasiswa Unesa sebagai contoh nyata sinergi antara riset kampus dan pembangunan daerah. “Kami di DPRD tentu mendukung penuh ide mahasiswa seperti ini. Kalau kampus menyiapkan teknologinya dan Pemkot menyiapkan infrastrukturnya, ketahanan pangan Surabaya bisa benar-benar terwujud,” ujar Nurdjayanto.

 

Menurutnya, inovasi dari kalangan muda menjadi bukti bahwa generasi akademik memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan pangan masa depan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.