Sabtu, 13 Jun 2026 16:03 WIB

Lapor ke Polda Jatim, Ini Tuntutan Istri Kader PDIP Surabaya sekaligus Dewan Kehormatan Cak dan Ning

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Okt 2025 10:05 WIB

selalu.id – Dokter gigi Cindy Callista Saconk resmi melaporkan suaminya yang juga kader PDIP Surabaya, Handrean Renanda, ke Polda Jawa Timur.

 

Baca Juga: Dorong Peningkatan Kualitas Demokrasi, PDIP Tegaskan Pedoman Nasionalisme Hadapi Geopolitik Global

Cindy melaporkan Handrean atas dugaan pengambilan sertifikat hak guna bangunan (HGB) miliknya tanpa izin. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/1457/X/2025/SPKT/Polda Jawa Timur, tertanggal 12 Oktober 2025.

 

Kuasa hukum Cindy, Kartika Candrasari, mengatakan laporan itu juga mencantumkan nama ayah Handrean, Iskandar Adi Koesoemo, karena diduga ikut memegang sertifikat tersebut.

 

“Sertifikat itu milik pribadi Dokter Cindy sejak 2011, sebelum menikah dengan Handrean pada Juni 2012. Jadi, itu bukan harta bersama. Sekarang sertifikat itu ada di tangan mereka, dan kami tidak tahu bagaimana bisa berpindah. Karena Cindy merasa tidak pernah menyerahkan, maka kami laporkan,” jelas Kartika saat dihubungi selalu.id, Senin (14/10/2025).

 

Kartika menegaskan laporan tersebut tidak berkaitan dengan persoalan rumah tangga keduanya.

 

“Masalah rumah tangga mereka itu hal lain. Laporan ini murni soal dugaan pengambilan dokumen tanpa izin,” ujarnya.

 

Sertifikat yang dipermasalahkan disebut bernilai sekitar Rp5 miliar. Pihak kuasa hukum menyatakan kini menunggu tindak lanjut dari penyidik Polda Jatim.

 

“Kami hormati proses hukum yang berjalan, tinggal menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian,” katanya.

 

Baca Juga: Kasus Dugaan Intimidasi Istri Kader PDIP Surabaya Masuk Tahap Penyelidikan, Ini Kata Polda Jatim

Sementara itu, Cindy membenarkan telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan Handrean yang juga merupakan anggota Dewan Kehormatan Paguyuban Cak dan Ning Surabaya.

 

“Terkait hal ini saya sudah memasukkan laporan kembali ke Polda,” ujar Cindy saat dikonfirmasi selalu.id melalui pesan WhatsApp, Senin (13/10/2025).

 

Sebelumnya, Cindy mengungkap persoalan tersebut melalui video di akun Instagram pribadinya, @drg.cindysaconk, yang kemudian viral. Dalam unggahan itu, ia meminta perhatian dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan DPC PDIP Surabaya.

 

“Saya hanya memohonkan dikembalikannya sertifikat saya, beserta STR dokter, SIP, serta ijazah saya yang diambil secara paksa,” tulis Cindy dalam video tersebut.

 

Baca Juga: Kasus Kader PDIP Surabaya Berujung Laporan Polisi, Begini Curhatan Istrinya

Ia menegaskan langkah itu bukan untuk mencari sensasi, melainkan memperjuangkan haknya sebagai perempuan dan ibu.

 

“Saya rakyat kecil memohonkan kebijakan Bapak dan Ibu yang terhormat. Salam hormat saya,” pungkasnya.

 

Saat dikonfirmasi terpisah, Handrean Renanda enggan menanggapi laporan tersebut.

 

“Engga perlu,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.