Kamis, 03 Sep 2026 12:53 WIB

Kasus Kader PDIP Surabaya Berujung Laporan Polisi, Begini Curhatan Istrinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Okt 2025 17:23 WIB
Screenshoot Instagram Cindy Callista Saconk
Screenshoot Instagram Cindy Callista Saconk

selalu.id - Kasus rumah tangga dokter gigi drg. Cindy Callista Saconk dengan suaminya yang disebut sebagai kader PDIP Surabaya, Hadrean Renanda, kini berlanjut ke ranah hukum.

Cindy resmi melaporkan suaminya ke Polda Jawa Timur setelah unggahannya viral di media sosial.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @drg.cindysaconk, Cindy menyampaikan bahwa ia telah menyerahkan laporan resmi ke kepolisian.

“Terkait hal ini saya sudah memasukkan laporan kembali ke Polda,” kata Cindy, saat dihubungi selalu.id, melalui pesan WhatsApp, Senin (13/10/2025).

Unggahan Cindy yang disertai pesan terbuka kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan DPC PDIP Surabaya lainnya, tersebut langsung menyita perhatian publik.

Dalam unggahan itu, Cindy meminta keadilan dan menuntut agar sejumlah dokumen pribadinya segera dikembalikan.

“Saya hanya memohonkan dikembalikannya sertifikat saya, beserta STR dokter, SIP, serta ijazah saya yang diambil secara paksa,” tulisnya dalam keterangan video.

Cindy menegaskan, langkahnya bukan untuk mencari sensasi, melainkan memperjuangkan hak sebagai perempuan dan ibu.

“Saya rakyat kecil memohonkan kebijakan Bapak dan Ibu yang terhormat. Salam hormat saya,” tulisnya.

Sebelumnya, Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M Batara-Goa, memastikan pihaknya telah menindaklanjuti dan memeriksa kedua belah pihak.

Kami sangat peduli dan sudah berupaya bertindak cepat. Kami sudah mendengar penjelasan kedua belah pihak, termasuk data pendukung yang ada,” ujar Yordan saat dikonfirmasi Selalu.id, Jumat (11/10/2025).

Yordan menyebut, hingga kini masih ada perbedaan versi cerita antara Cindy dan suaminya. Karena itu, DPC PDIP Surabaya berencana menggelar pertemuan lanjutan dalam waktu dekat.

“Masih akan ada pertemuan lanjutan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tegasnya.

Unggahan Cindy telah disukai lebih dari 21 ribu pengguna Instagram. Banyak warganet memberikan dukungan dan simpati atas keberaniannya membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Dalam unggahan panjangnya, Cindy juga menceritakan bahwa permasalahan rumah tangganya sudah terjadi sejak awal pernikahan tahun 2012. Ia mengaku sempat kabur dari rumah karena dugaan perselingkuhan.

Meski sempat rujuk, Cindy menyebut perilaku suaminya tak berubah hingga setelah kelahiran anak ketiga.

“Sampai sudah lahir tiga anak, tabiat laki-laki jika sudah sekali nakal dan tahu enak, jangan harap insaf,” tulisnya.

Kini, Cindy berharap laporannya di Polda Jawa Timur bisa menjadi titik terang untuk mendapatkan keadilan dan hak atas dokumen pribadinya.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

- Kasus rumah tangga dokter gigi drg. Cindy Callista Saconk dengan suaminya yang disebut sebagai kader PDIP Surabaya, Hadrean Renanda, kini berlanjut ke ranah hukum.

Cindy resmi melaporkan suaminya ke Polda Jawa Timur setelah unggahannya viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @drg.cindysaconk, Cindy menyampaikan bahwa ia telah menyerahkan laporan resmi ke kepolisian.

“Terkait hal ini saya sudah memasukkan laporan kembali ke Polda,” kata Cindy, saat dihubungi selalu.id, melalui pesan WhatsApp, Senin (13/10/2025).

Unggahan Cindy yang disertai pesan terbuka kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan DPC PDIP Surabaya lainnya, tersebut langsung menyita perhatian publik.

Dalam unggahan itu, Cindy meminta keadilan dan menuntut agar sejumlah dokumen pribadinya segera dikembalikan.

“Saya hanya memohonkan dikembalikannya sertifikat saya, beserta STR dokter, SIP, serta ijazah saya yang diambil secara paksa,” tulisnya dalam keterangan video.

Cindy menegaskan, langkahnya bukan untuk mencari sensasi, melainkan memperjuangkan hak sebagai perempuan dan ibu.

“Saya rakyat kecil memohonkan kebijakan Bapak dan Ibu yang terhormat. Salam hormat saya,” tulisnya.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

Sebelumnya, Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M Batara-Goa, memastikan pihaknya telah menindaklanjuti dan memeriksa kedua belah pihak.

Kami sangat peduli dan sudah berupaya bertindak cepat. Kami sudah mendengar penjelasan kedua belah pihak, termasuk data pendukung yang ada,” ujar Yordan saat dikonfirmasi Selalu.id, Jumat (11/10/2025).

Yordan menyebut, hingga kini masih ada perbedaan versi cerita antara Cindy dan suaminya. Karena itu, DPC PDIP Surabaya berencana menggelar pertemuan lanjutan dalam waktu dekat.

“Masih akan ada pertemuan lanjutan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tegasnya.

Unggahan Cindy telah disukai lebih dari 21 ribu pengguna Instagram. Banyak warganet memberikan dukungan dan simpati atas keberaniannya membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Dalam unggahan panjangnya, Cindy juga menceritakan bahwa permasalahan rumah tangganya sudah terjadi sejak awal pernikahan tahun 2012. Ia mengaku sempat kabur dari rumah karena dugaan perselingkuhan.

Meski sempat rujuk, Cindy menyebut perilaku suaminya tak berubah hingga setelah kelahiran anak ketiga.

“Sampai sudah lahir tiga anak, tabiat laki-laki jika sudah sekali nakal dan tahu enak, jangan harap insaf,” tulisnya.

Kini, Cindy berharap laporannya di Polda Jawa Timur bisa menjadi titik terang untuk mendapatkan keadilan dan hak atas dokumen pribadinya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.