Rabu, 22 Jul 2026 07:00 WIB

55 Korban Tewas Ponpes Ambruk di Sidoarjo Berhasil Diidentifikasi

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mencatat kemajuan dalam proses identifikasi korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Hingga Senin (13/10/2025) petang, total 55 korban telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan DNA, medis, dan properti milik korban.

 

“Dua kantong jenazah terbaru yang berhasil diidentifikasi adalah jenazah dengan nomor posmortem 041, yang teridentifikasi sebagai seorang laki-laki bernama Khafa Ahmad Maulana (15) asal Gresik, Jawa Timur,” ujar Kombes Kusnan dalam konferensi pers di Posko DVI.

 

“Kemudian, jenazah dengan nomor posmortem 055 berhasil diidentifikasi sebagai Irham Ghifari, seorang laki-laki berusia 16 tahun, warga Katerungan, Krian, Sidoarjo,” imbuhnya.

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Dengan tambahan dua korban ini, tim gabungan telah mengidentifikasi 55 dari 67 kantong jenazah yang diterima. Berdasarkan data antemortem, terdapat 63 korban dilaporkan hilang, sehingga masih ada 8 korban yang belum ditemukan.

 

“Di ruang pendingin jenazah, kami masih memiliki 9 kantong jenazah yang belum teridentifikasi. Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat proses identifikasi ini,” jelasnya.

 

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

Kombes Kusnan menambahkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melengkapi data antemortem. Ia berharap proses identifikasi dapat segera selesai dengan hasil akurat.

 

“Kami menargetkan seluruh proses identifikasi selesai secepatnya. Namun hal ini juga bergantung pada kualitas sampel DNA yang kami terima,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.