Sabtu, 05 Sep 2026 15:51 WIB

55 Korban Tewas Ponpes Ambruk di Sidoarjo Berhasil Diidentifikasi

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mencatat kemajuan dalam proses identifikasi korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Hingga Senin (13/10/2025) petang, total 55 korban telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan DNA, medis, dan properti milik korban.

 

“Dua kantong jenazah terbaru yang berhasil diidentifikasi adalah jenazah dengan nomor posmortem 041, yang teridentifikasi sebagai seorang laki-laki bernama Khafa Ahmad Maulana (15) asal Gresik, Jawa Timur,” ujar Kombes Kusnan dalam konferensi pers di Posko DVI.

 

“Kemudian, jenazah dengan nomor posmortem 055 berhasil diidentifikasi sebagai Irham Ghifari, seorang laki-laki berusia 16 tahun, warga Katerungan, Krian, Sidoarjo,” imbuhnya.

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Dengan tambahan dua korban ini, tim gabungan telah mengidentifikasi 55 dari 67 kantong jenazah yang diterima. Berdasarkan data antemortem, terdapat 63 korban dilaporkan hilang, sehingga masih ada 8 korban yang belum ditemukan.

 

“Di ruang pendingin jenazah, kami masih memiliki 9 kantong jenazah yang belum teridentifikasi. Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat proses identifikasi ini,” jelasnya.

 

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

Kombes Kusnan menambahkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melengkapi data antemortem. Ia berharap proses identifikasi dapat segera selesai dengan hasil akurat.

 

“Kami menargetkan seluruh proses identifikasi selesai secepatnya. Namun hal ini juga bergantung pada kualitas sampel DNA yang kami terima,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.