Jumat, 05 Jun 2026 06:02 WIB

55 Korban Tewas Ponpes Ambruk di Sidoarjo Berhasil Diidentifikasi

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mencatat kemajuan dalam proses identifikasi korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Hingga Senin (13/10/2025) petang, total 55 korban telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan DNA, medis, dan properti milik korban.

 

“Dua kantong jenazah terbaru yang berhasil diidentifikasi adalah jenazah dengan nomor posmortem 041, yang teridentifikasi sebagai seorang laki-laki bernama Khafa Ahmad Maulana (15) asal Gresik, Jawa Timur,” ujar Kombes Kusnan dalam konferensi pers di Posko DVI.

 

“Kemudian, jenazah dengan nomor posmortem 055 berhasil diidentifikasi sebagai Irham Ghifari, seorang laki-laki berusia 16 tahun, warga Katerungan, Krian, Sidoarjo,” imbuhnya.

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Dengan tambahan dua korban ini, tim gabungan telah mengidentifikasi 55 dari 67 kantong jenazah yang diterima. Berdasarkan data antemortem, terdapat 63 korban dilaporkan hilang, sehingga masih ada 8 korban yang belum ditemukan.

 

“Di ruang pendingin jenazah, kami masih memiliki 9 kantong jenazah yang belum teridentifikasi. Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat proses identifikasi ini,” jelasnya.

 

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

Kombes Kusnan menambahkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melengkapi data antemortem. Ia berharap proses identifikasi dapat segera selesai dengan hasil akurat.

 

“Kami menargetkan seluruh proses identifikasi selesai secepatnya. Namun hal ini juga bergantung pada kualitas sampel DNA yang kami terima,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.