Selasa, 20 Okt 2026 22:59 WIB

55 Korban Tewas Ponpes Ambruk di Sidoarjo Berhasil Diidentifikasi

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mencatat kemajuan dalam proses identifikasi korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Hingga Senin (13/10/2025) petang, total 55 korban telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan DNA, medis, dan properti milik korban.

 

“Dua kantong jenazah terbaru yang berhasil diidentifikasi adalah jenazah dengan nomor posmortem 041, yang teridentifikasi sebagai seorang laki-laki bernama Khafa Ahmad Maulana (15) asal Gresik, Jawa Timur,” ujar Kombes Kusnan dalam konferensi pers di Posko DVI.

 

“Kemudian, jenazah dengan nomor posmortem 055 berhasil diidentifikasi sebagai Irham Ghifari, seorang laki-laki berusia 16 tahun, warga Katerungan, Krian, Sidoarjo,” imbuhnya.

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Dengan tambahan dua korban ini, tim gabungan telah mengidentifikasi 55 dari 67 kantong jenazah yang diterima. Berdasarkan data antemortem, terdapat 63 korban dilaporkan hilang, sehingga masih ada 8 korban yang belum ditemukan.

 

“Di ruang pendingin jenazah, kami masih memiliki 9 kantong jenazah yang belum teridentifikasi. Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat proses identifikasi ini,” jelasnya.

 

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

Kombes Kusnan menambahkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melengkapi data antemortem. Ia berharap proses identifikasi dapat segera selesai dengan hasil akurat.

 

“Kami menargetkan seluruh proses identifikasi selesai secepatnya. Namun hal ini juga bergantung pada kualitas sampel DNA yang kami terima,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.