Senin, 02 Nov 2026 00:04 WIB

Eri Cahyadi Siapkan Rumah Eks Moroseneng Jadi Pusat Karang Taruna

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Okt 2025 17:09 WIB

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan kawasan eks lokalisasi Moroseneng di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, tidak akan dibiarkan kembali menjadi tempat praktik prostitusi terselubung. Pemkot Surabaya tengah menyiapkan langkah revitalisasi kawasan dengan menjadikannya pusat kegiatan Karang Taruna dan pemberdayaan warga.

 

Baca Juga: Dari Moroseneng ke Dolly, Cak Yebe Beberkan Pusat Prostitusi Surabaya

“Rumah-rumah yang sudah kita beli akan dijadikan pusat Karang Taruna dan kegiatan warga lainnya. Jadi kawasan itu akan kita hidupkan dengan kegiatan positif,” ujar Eri di Balai Kota, Senin (13/10/2025).

 

Menurutnya, penanganan kawasan eks lokalisasi tidak bisa hanya sebatas penutupan. Pemerintah harus memberi alternatif aktivitas dan ekonomi bagi warga sekitar agar tidak kembali ke usaha lama. “Kita tidak bisa hanya menutup. Harus ada kegiatan pengganti supaya warga punya aktivitas. Kalau tidak, nanti bisa kembali seperti dulu,” tegasnya.

 

Eri menambahkan, Pemkot telah memperkuat pengawasan di kawasan tersebut dengan menempatkan pos penjagaan bersama TNI dan Polrestabes Surabaya. “Posnya di tengah-tengah kawasan. Itu saran dari TNI dan Polri supaya pengawasan lebih efektif. Sekarang kita jaga penuh dua minggu terakhir,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa revitalisasi melalui kegiatan Karang Taruna akan dilakukan bersamaan dengan pengamanan kawasan. “Kita jaga terus bangunannya agar tidak digunakan untuk kegiatan terlarang. Tapi yang penting, kawasan itu harus hidup kembali lewat kegiatan positif,” tambahnya.

 

Baca Juga: Soal Eks Lokalisasi Moroseneng Hidup Lagi, Begini Tanggapan Wali Kota Eri

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe, menilai kondisi Moroseneng mencerminkan lemahnya pengawasan pemerintah di lapangan. Ia membandingkan langkah Eri dengan keberanian mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menutup lokalisasi Dolly.

 

“Dulu Bu Risma dengan segala keberanian dan ketegasannya bisa menutup Dolly dan menjadikannya kawasan produktif. Tapi semangat itu seperti hilang di Moroseneng,” ujar politisi Partai Gerindra itu, Kamis (9/10/2025).

 

Cak Yebe menilai, munculnya kembali praktik prostitusi menunjukkan lemahnya pengawasan dari tingkat wilayah. “Kalau ini dibiarkan, berarti aparat wilayah tutup mata. Pengawasan itu tugas harian mereka, dari RT, RW, lurah, sampai camat,” tegasnya.

Baca Juga: Moroseneng Tak Pernah Padam, Rahasia Esek-esek Murah Rp200 Ribu di Surabaya

 

Ia juga mengingatkan agar rencana menjadikan Moroseneng sebagai pusat Karang Taruna dijalankan secara serius. “Kalau mau dilanjutkan lewat Karang Taruna, harus benar-benar dijalankan. Jangan hanya bangunannya dipakai acara, tapi di sekitarnya masih ada prostitusi,” ujarnya.

 

“Kalau ada rumah terkunci tapi mencurigakan, segel saja. Ada dasar hukum yang jelas,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.