Kamis, 24 Sep 2026 23:46 WIB

Ibra Maulana, Anak Tukang Garam Bisa Kuliah Berkat Beasiswa Pemuda Tangguh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Okt 2025 11:59 WIB

selalu.id – Di gang sempit kawasan Morokrembangan, Kalianak, Surabaya, semangat seorang pemuda bernama Ibra Maulana (21) membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi.

 

Baca Juga: Beasiswa Pemuda Tangguh SMA-MA di Surabaya Kini Tak Lagi Masuk Rekening Siswa

Anak dari penjual garam bernama Rawi (50) ini kini bisa menempuh kuliah berkat Beasiswa Pemuda Tangguh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

 

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya (Unesa) semester 5 itu sempat gagal saat pertama kali mendaftar beasiswa, namun kegigihannya berbuah hasil pada kesempatan berikutnya.

 

“Awalnya ikut SNBT, terus kuliah. Waktu semester tiga saya daftar beasiswa tapi belum keterima. Alhamdulillah, semester empat akhirnya lolos,” kata Ibra, Senin (13/10/2025).

 

Bagi Ibra, beasiswa ini lebih dari sekadar bantuan biaya kuliah. Ia merasa beban ayahnya kini jauh berkurang.

 

“Yang paling terasa, ayah jadi nggak perlu mikir uang kuliah. Dulu waktu SMP dan SMK masih gratis, tapi pas kuliah harus bayar sendiri. Sekarang terbantu banget,” ungkapnya.

 

Sebagian uang saku dari beasiswa ia tabung untuk membeli laptop dan membayar Wi-Fi rumah, agar bisa mendukung aktivitas kuliah.

 

“Saya sisihkan sebagian uang beasiswa buat nabung beli laptop. Alhamdulillah, bisa punya sendiri buat kuliah,” ujarnya bangga.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perluas Beasiswa Pemuda Tangguh, Jangkauan Capai 24 Ribu Mahasiswa PTN Negeri-Swasta

 

Meski berasal dari keluarga sederhana, prestasi akademik Ibra cukup membanggakan. Ia mampu mempertahankan IPK 3,78 dan bertekad menjaga nilainya agar tetap memenuhi syarat penerima beasiswa.

 

“Kalau mau lanjut beasiswanya, IPK harus di atas 3. Jadi saya harus rajin belajar,” ucapnya.

 

Selain berprestasi di kampus, Ibra juga aktif di Karang Taruna kampungnya. Ia ikut menggerakkan kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja di lingkungan sekitar.

 

Baca Juga: Tak Lagi Jalur Masuk Kampus, Skema Beasiswa Surabaya Mulai 2026 Bakal Berubah Total

Kini, Ibra menatap masa depan dengan semangat baru. Ia berharap bisa lulus tepat waktu dan mewujudkan cita-citanya bekerja di luar negeri.

 

“Saya ingin jadi engineer dan kerja di Jepang,” ujarnya.

 

Sang ayah, Rawi, mengaku bangga sekaligus terharu atas pencapaian anaknya.

 

“Alhamdulillah, sangat meringankan. Dulu saya pengin sekolah tapi susah. Sekarang anak saya bisa kuliah sampai tinggi, itu kebanggaan buat saya,” tutur Rawi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.