Rabu, 11 Feb 2026 16:10 WIB

Tak Lagi Jalur Masuk Kampus, Skema Beasiswa Surabaya Mulai 2026 Bakal Berubah Total

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 27 Jan 2026 15:49 WIB
Foto: Kepala Disbudporapar Surabaya, Erringgo Perkasa
Foto: Kepala Disbudporapar Surabaya, Erringgo Perkasa

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah skema Beasiswa Tangguh mulai 2026 dengan pendekatan baru berbasis data kesejahteraan. 

 

Baca Juga: 45 Ribu Peserta PBI JKN Surabaya Dinonaktifkan, Berikut Penjelasan Dinkes

Jika sebelumnya bantuan pendidikan banyak dikaitkan dengan jalur masuk perguruan tinggi, kini penentuan penerima difokuskan pada kategori ekonomi keluarga melalui data desil.

 

Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Erringgo Perkasa, mengatakan perubahan ini dilakukan untuk menjawab persoalan ketidaktepatan sasaran yang muncul pada pelaksanaan sebelumnya.

 

“Perwali yang lama sudah kami cabut. Skema baru ini kami arahkan agar penerima benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan,” ujar Erringgo, usai hearing Komisi D DPRD Surabaya, Selasa (27/1/2026). 

 

Ia menjelaskan, penerima beasiswa akan diprioritaskan dari kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 5. Langkah tersebut dinilai lebih objektif karena berbasis data ekonomi, bukan sekadar status penerimaan di perguruan tinggi.

 

“Supaya bantuan ini tepat sasaran kepada anak-anak yang memang membutuhkan,” katanya.

 

Meski aturan berubah, Pemkot Surabaya memastikan mahasiswa penerima beasiswa lama yang belum lulus tetap mendapatkan bantuan. Mereka masih akan menerima dukungan biaya pendidikan sebesar Rp2,5 juta.

 

“Kami tetap bantu mahasiswa lama yang belum lulus, termasuk yang masuk melalui jalur mandiri,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

 

Dalam skema baru, Pemkot Surabaya juga memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi swasta (PTS). Mahasiswa yang masuk PTS mitra tidak dikenakan uang gedung dan mendapat bantuan UKT sebesar Rp2,5 juta.

 

Menurut Erringgo, kerja sama ini menjadi solusi bagi calon mahasiswa dari keluarga prasejahtera yang tidak lolos seleksi perguruan tinggi negeri (PTN), sehingga tidak harus menempuh jalur mandiri dengan biaya lebih tinggi.

 

“Kami sudah sepakat dengan PTS, uang gedung nol dan UKT dibantu dua setengah juta,” jelasnya.

 

Baca Juga: 5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

Ia menambahkan, sejumlah PTS selama ini menghadapi persoalan mahasiswa yang menunggak biaya kuliah karena keterbatasan ekonomi. Dengan skema baru, diharapkan beban tersebut dapat berkurang.

 

Sementara untuk mahasiswa di PTN, Pemkot Surabaya memastikan bantuan akan diberikan kepada mahasiswa dari keluarga desil 1 dan 2.

 

“Yang masuk kategori desil satu dan dua akan kami bantu,” kata Erringgo.

 

Untuk memastikan akurasi, pada 2026 Pemkot Surabaya hanya menggunakan satu basis data terpadu sebagai acuan penentuan penerima beasiswa.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Jenazah Cak Awi diberangkatkan dari Jakarta pada hari ini, Rabu, 11 Februari 2026 siang menggunakan pesawat menuju Surabaya.

Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Sekretaris DPRD Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan bendera setengah tiang itu dipasang untuk penghormatan terakhir kepada Cak Awi.

Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

“Tidak boleh ada masalah warga Kedurus yang dibiarkan berlarut. Camat dan lurah harus responsif,” jelas Cak Yebe.