Selasa, 03 Feb 2026 10:20 WIB

Istri Kader Merasa Ditindas Suami, Begini Sikap PDIP Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Okt 2025 14:47 WIB
Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M Batara-Goa
Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M Batara-Goa

selalu.id – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menanggapi unggahan viral dokter gigi drg. Cindy Callista Saconk yang meminta bantuan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Cindy mengaku mengalami penindasan dari suaminya, Hadrean Renanda, yang disebut sebagai kader PDIP Surabaya.

Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M Batara-Goa, menegaskan pihaknya telah menindaklanjuti persoalan tersebut secara serius. “Kami sangat peduli dan sudah berupaya bertindak cepat. Kami sudah mendengar penjelasan kedua belah pihak, termasuk data pendukung yang ada,” ujar Yordan saat dikonfirmasi selalu.id, Jumat (11/10/2025).

Baca Juga: Dorong Peningkatan Kualitas Demokrasi, PDIP Tegaskan Pedoman Nasionalisme Hadapi Geopolitik Global

Menurut Yordan, partai juga telah menerima keterangan dari keluarga masing-masing pihak. Namun, hingga kini, keduanya masih menyampaikan versi yang berbeda. “Masing-masing punya versi tersendiri, versi yang berbeda. Sehingga harus kami dalami lagi,” lanjutnya.

Ia memastikan DPC PDIP Surabaya akan menggelar pertemuan lanjutan dalam beberapa hari ke depan untuk mencari penyelesaian masalah rumah tangga tersebut. “Masih akan ada pertemuan lanjutan dalam beberapa hari ke depan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tegas Yordan.

Sebelumnya, akun Instagram @drg.cindysaconk mengunggah video reels yang ramai diperbincangkan. Dalam unggahan itu, Cindy menulis pesan terbuka kepada Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua DPC PDIP Surabaya Tri Rismaharini, memohon keadilan serta pengembalian dokumen pribadinya yang disebut diambil secara paksa.

Baca Juga: Kapolda Jatim Ingatkan Warga Tak Viralkan Konten Provokatif: Jangan Membikin Situasi Tidak Kondusif!

“Saya hanya memohonkan dikembalikannya sertifikat saya, beserta STR dokter, SIP, serta ijazah saya yang diambil secara paksa,” tulis Cindy.

Unggahan yang telah disukai lebih dari 21 ribu pengguna Instagram itu juga berisi penjelasan panjang tentang perjalanan rumah tangga Cindy yang disebut bermasalah sejak awal pernikahan pada 2012. Ia mengaku menunda memiliki anak hingga 2015, namun rumah tangganya tetap diwarnai perselingkuhan.

Baca Juga: Video Jenazah Kakek Ahwa Viral, RT–RW Pastikan Bukan Pengusiran

“2012–2015 terus-terusan nakal, dengan berbagai perempuan, pelacur, hingga saya kabur dari rumah. Tahun 2015 saya sudah sempat ajukan cerai tapi dibujuk untuk rujuk lagi,” tulisnya.

Cindy mengatakan, kehadiran anak pertama pada 2016 tidak mengubah keadaan. Menurutnya, kebiasaan buruk suaminya berlanjut hingga setelah kelahiran anak ketiga. Ia menegaskan tidak mencari sensasi, melainkan hanya ingin memperjuangkan hak atas dokumen pribadinya dan memperoleh keadilan sebagai perempuan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.