Jumat, 04 Sep 2026 15:44 WIB

Sebut Ditindas Suami, Istri Kader PDIP Surabaya Minta Bantuan Wali Kota Eri Cahyadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Okt 2025 10:35 WIB

selalu.id – Unggahan di media sosial Instagram milik akun @drg.cindysaconk menarik perhatian publik setelah meminta bantuan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan tokoh PDIP Surabaya lain.

Dalam video reels yang diunggah pada 1 Oktober 2025, drg. Cindy mengaku mengalami penindasan dari suaminya, Hadrean Renanda, yang disebut sebagai kader PDIP DPC Kota Surabaya.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

“Bolehkah saya memohonkan keadilan atas perempuan yang sudah ditindas habis-habisan dan tidak berujung oleh kader PDIP DPC Kota Surabaya Hadrean Renanda. Saya hanya memohonkan dikembalikannya sertifikat saya, beserta STR dokter, SIP, serta ijazah saya yang diambil secara paksa,” tulis Cindy dalam unggahan tersebut.

Unggahan itu telah disukai lebih dari 21 ribu pengguna Instagram. Dalam keterangannya, Cindy juga menyebut nama ayah dari suaminya, Iskandar Adikoesoemo, dan meminta agar pemerintah kota memberi perhatian atas persoalan yang dihadapinya.

“Saya rakyat kecil memohonkan kebijakan Bapak dan Ibu yang terhormat, salam hormat saya,” tulisnya.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Cindy turut menceritakan perjalanan rumah tangganya yang disebut bermasalah sejak awal pernikahan tahun 2012. Ia menulis bahwa pernikahan tersebut diwarnai perselingkuhan dan kekerasan verbal.

“2012–2015 terus-terusan nakal, dengan berbagai perempuan, pelacur, hingga saya kabur dari rumah. Tahun 2015 saya sudah sempat ajukan cerai tapi dibujuk untuk rujuk lagi,” tulisnya.

Ia juga mengaku sempat berharap kehadiran anak pertama pada 2016 dapat memperbaiki hubungan, namun perilaku suaminya disebut tak berubah hingga kini memiliki tiga anak.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

“Sampai dengan sudah lahir tiga anak, tabiat laki-laki jika sudah sekali nakal dan tahu enak jangan harap insaf,” tulis Cindy.

Cindy menegaskan unggahannya bukan untuk mencari sensasi, melainkan bentuk perjuangan agar dokumen pribadi miliknya dikembalikan dan haknya sebagai perempuan dihormati.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.