Kamis, 04 Jun 2026 17:27 WIB

Sebut Ditindas Suami, Istri Kader PDIP Surabaya Minta Bantuan Wali Kota Eri Cahyadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Okt 2025 10:35 WIB

selalu.id – Unggahan di media sosial Instagram milik akun @drg.cindysaconk menarik perhatian publik setelah meminta bantuan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan tokoh PDIP Surabaya lain.

Dalam video reels yang diunggah pada 1 Oktober 2025, drg. Cindy mengaku mengalami penindasan dari suaminya, Hadrean Renanda, yang disebut sebagai kader PDIP DPC Kota Surabaya.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

“Bolehkah saya memohonkan keadilan atas perempuan yang sudah ditindas habis-habisan dan tidak berujung oleh kader PDIP DPC Kota Surabaya Hadrean Renanda. Saya hanya memohonkan dikembalikannya sertifikat saya, beserta STR dokter, SIP, serta ijazah saya yang diambil secara paksa,” tulis Cindy dalam unggahan tersebut.

Unggahan itu telah disukai lebih dari 21 ribu pengguna Instagram. Dalam keterangannya, Cindy juga menyebut nama ayah dari suaminya, Iskandar Adikoesoemo, dan meminta agar pemerintah kota memberi perhatian atas persoalan yang dihadapinya.

“Saya rakyat kecil memohonkan kebijakan Bapak dan Ibu yang terhormat, salam hormat saya,” tulisnya.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Cindy turut menceritakan perjalanan rumah tangganya yang disebut bermasalah sejak awal pernikahan tahun 2012. Ia menulis bahwa pernikahan tersebut diwarnai perselingkuhan dan kekerasan verbal.

“2012–2015 terus-terusan nakal, dengan berbagai perempuan, pelacur, hingga saya kabur dari rumah. Tahun 2015 saya sudah sempat ajukan cerai tapi dibujuk untuk rujuk lagi,” tulisnya.

Ia juga mengaku sempat berharap kehadiran anak pertama pada 2016 dapat memperbaiki hubungan, namun perilaku suaminya disebut tak berubah hingga kini memiliki tiga anak.

Baca Juga: Demi Konten, Empat Remaja Kebut Kebutan di Jalan Tol Mojo

“Sampai dengan sudah lahir tiga anak, tabiat laki-laki jika sudah sekali nakal dan tahu enak jangan harap insaf,” tulis Cindy.

Cindy menegaskan unggahannya bukan untuk mencari sensasi, melainkan bentuk perjuangan agar dokumen pribadi miliknya dikembalikan dan haknya sebagai perempuan dihormati.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.