Senin, 02 Feb 2026 23:33 WIB

DPRD Jatim Soroti Rencana Suntikan Modal Rp20 Triliun ke Bank Jatim

selalu.id – Komisi C DPRD Jawa Timur menyoroti rencana suntikan modal sebesar Rp20 triliun dari pemerintah pusat kepada Bank Jatim. Wacana ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat permodalan Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia.

 

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, mengatakan pihaknya belum menerima informasi resmi dari direksi maupun komisaris Bank Jatim terkait rencana tersebut. Ia menyebut, Komisi C akan segera mengagendakan pertemuan dengan pihak Bank Jatim guna membahas detail teknis dan skema pembiayaan yang akan diterapkan.

 

“Kami belum mendapatkan keterangan resmi dari para direksi maupun komisaris Bank Jatim. Namun, kami akan segera membahas hal ini dalam rapat pembahasan APBD tahun 2026 dengan mitra OPD dan BUMD penghasil Jawa Timur, termasuk Bank Jatim,” ujar Fuad, legislator Fraksi PDI Perjuangan.

 

Fuad menjelaskan, Komisi C akan menggali informasi terkait sumber dana Rp20 triliun tersebut, termasuk apakah berasal dari Bank Indonesia atau lembaga keuangan lain. Selain itu, DPRD juga akan meminta penjelasan terkait tingkat suku bunga yang akan ditetapkan sebagai acuan bagi Bank Jatim dalam menentukan bunga kredit.

 

Baca Juga: Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

“Kami perlu tahu teknisnya seperti apa, skema pembiayaannya bagaimana. Apakah dana ini dari Bank Indonesia atau lembaga lain, dan berapa tingkat suku bunganya. Ini penting agar Bank Jatim bisa menentukan bunga kredit yang cocok,” jelasnya.

 

Ia berharap tambahan modal tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur. Fuad menilai penyaluran kredit berbunga rendah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Baca Juga: Gila! Ternyata Begini Alur Suap Dana Hibah Pokir DPRD Jatim

“Harapannya, kredit ini bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM. Selain itu, nasabah Bank Jatim yang memiliki kredit konsumtif seperti ASN, PNS, dan P3K juga bisa memanfaatkan fasilitas ini, sehingga perputaran ekonomi di Jawa Timur bisa meningkat,” pungkas Fuad.

 

Komisi C DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawal rencana tersebut agar penyaluran modal berdampak langsung pada penguatan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.