Kamis, 23 Jul 2026 00:23 WIB

DPRD Jatim Soroti Rencana Suntikan Modal Rp20 Triliun ke Bank Jatim

selalu.id – Komisi C DPRD Jawa Timur menyoroti rencana suntikan modal sebesar Rp20 triliun dari pemerintah pusat kepada Bank Jatim. Wacana ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat permodalan Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia.

 

Baca Juga: Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, mengatakan pihaknya belum menerima informasi resmi dari direksi maupun komisaris Bank Jatim terkait rencana tersebut. Ia menyebut, Komisi C akan segera mengagendakan pertemuan dengan pihak Bank Jatim guna membahas detail teknis dan skema pembiayaan yang akan diterapkan.

 

“Kami belum mendapatkan keterangan resmi dari para direksi maupun komisaris Bank Jatim. Namun, kami akan segera membahas hal ini dalam rapat pembahasan APBD tahun 2026 dengan mitra OPD dan BUMD penghasil Jawa Timur, termasuk Bank Jatim,” ujar Fuad, legislator Fraksi PDI Perjuangan.

 

Fuad menjelaskan, Komisi C akan menggali informasi terkait sumber dana Rp20 triliun tersebut, termasuk apakah berasal dari Bank Indonesia atau lembaga keuangan lain. Selain itu, DPRD juga akan meminta penjelasan terkait tingkat suku bunga yang akan ditetapkan sebagai acuan bagi Bank Jatim dalam menentukan bunga kredit.

 

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

“Kami perlu tahu teknisnya seperti apa, skema pembiayaannya bagaimana. Apakah dana ini dari Bank Indonesia atau lembaga lain, dan berapa tingkat suku bunganya. Ini penting agar Bank Jatim bisa menentukan bunga kredit yang cocok,” jelasnya.

 

Ia berharap tambahan modal tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur. Fuad menilai penyaluran kredit berbunga rendah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Susun Kajian Ilmiah Peta Potensi Pendapatan Daerah

“Harapannya, kredit ini bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM. Selain itu, nasabah Bank Jatim yang memiliki kredit konsumtif seperti ASN, PNS, dan P3K juga bisa memanfaatkan fasilitas ini, sehingga perputaran ekonomi di Jawa Timur bisa meningkat,” pungkas Fuad.

 

Komisi C DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawal rencana tersebut agar penyaluran modal berdampak langsung pada penguatan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.