Minggu, 06 Sep 2026 17:53 WIB

Kapolda Jatim: 17 Saksi Diperiksa Terkait Ambruknya Ponpes di Sidoarjo

selalu.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan pihaknya tengah menyelidiki secara serius penyebab ambruknya musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Tim gabungan dari Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Jatim telah memeriksa 17 saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kapolda menyebut penyelidikan akan ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan penerapan sejumlah pasal, antara lain Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian dan luka berat, serta Pasal 46 ayat 3 dan 47 ayat 2 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

 

“Selain memeriksa saksi, kami juga akan meminta keterangan dari ahli teknik sipil dan bangunan untuk analisis konstruksi, serta ahli hukum pidana terkait unsur pidana,” ujar Nanang, Rabu (8/10/2025).

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Ia menambahkan, gelar perkara akan dilakukan hari ini untuk menentukan peningkatan status kasus. Kapolda menegaskan, semua pihak harus taat hukum dan memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang.

 

“Kami berkomitmen menjaga objektivitas dalam penyidikan. Setiap orang memiliki hak yang sama di mata hukum, dan kami akan menjalankan tugas ini sesuai aturan,” tegasnya.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Peristiwa ambruknya musala di Ponpes Al Khoziny menjadi pengingat pentingnya perencanaan yang matang dalam pembangunan untuk menjamin keselamatan masyarakat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.