Senin, 02 Feb 2026 04:36 WIB

Kapolda Jatim: 17 Saksi Diperiksa Terkait Ambruknya Ponpes di Sidoarjo

selalu.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan pihaknya tengah menyelidiki secara serius penyebab ambruknya musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Tim gabungan dari Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Jatim telah memeriksa 17 saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kapolda menyebut penyelidikan akan ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan penerapan sejumlah pasal, antara lain Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian dan luka berat, serta Pasal 46 ayat 3 dan 47 ayat 2 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

 

“Selain memeriksa saksi, kami juga akan meminta keterangan dari ahli teknik sipil dan bangunan untuk analisis konstruksi, serta ahli hukum pidana terkait unsur pidana,” ujar Nanang, Rabu (8/10/2025).

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Ia menambahkan, gelar perkara akan dilakukan hari ini untuk menentukan peningkatan status kasus. Kapolda menegaskan, semua pihak harus taat hukum dan memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang.

 

“Kami berkomitmen menjaga objektivitas dalam penyidikan. Setiap orang memiliki hak yang sama di mata hukum, dan kami akan menjalankan tugas ini sesuai aturan,” tegasnya.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Peristiwa ambruknya musala di Ponpes Al Khoziny menjadi pengingat pentingnya perencanaan yang matang dalam pembangunan untuk menjamin keselamatan masyarakat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.