Minggu, 19 Jul 2026 21:23 WIB

Hapus Praktik Tebus Ijazah, Eri Siapkan Bantuan Rp350 Ribu per Bulan untuk Siswa Swasta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Okt 2025 14:55 WIB

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan tidak akan ada lagi praktik penahanan ijazah di sekolah swasta tingkat SMA dan SMK di Kota Surabaya. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan bantuan pendidikan sebesar Rp350 ribu per bulan bagi setiap siswa.

 

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bantuan tersebut diberikan langsung kepada sekolah swasta untuk meringankan biaya administrasi siswa dari keluarga kurang mampu, dengan total sekitar Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per tahun per siswa.

 

“Setiap sekolah akan kita bantu Rp350 ribu per bulan. Kami akan kumpulkan seluruh SMA dan SMK swasta agar tidak ada lagi penahanan ijazah,” kata Eri Cahyadi usai rapat paripurna Rancangan APBD 2026 di DPRD Kota Surabaya, Selasa (7/10/2025).

 

Eri menjelaskan, meskipun SMA dan SMK berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkot Surabaya tetap turun tangan karena masih banyak warga yang kesulitan menebus ijazah.

 

“Kami mohon sekolah-sekolah ini ikut membantu warga miskin Surabaya. Karena mereka juga sudah mendapat bantuan dari pusat dan provinsi, kami tambahkan lagi supaya tidak ada alasan menahan ijazah,” ujarnya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Eri menegaskan, kebijakan ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga langkah sosial untuk memutus rantai kemiskinan. Anak-anak dari keluarga prasejahtera diharapkan dapat menempuh pendidikan lebih tinggi tanpa terbebani biaya.

 

Menurut Eri, keberhasilan pendidikan warga Surabaya akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan. Ia berharap program ini menjadi langkah konkret agar anak-anak dari keluarga miskin memiliki peluang lebih besar memperbaiki kehidupan mereka.

 

“Kalau anak-anak Surabaya bisa kuliah dan bekerja lebih baik, ekonomi keluarga juga akan berubah. Jadi ini bukan hanya soal sekolah, tapi soal masa depan kota,” tegasnya.

Baca Juga: Warga Surabaya Banyak yang Sambat Parkir, Laporan ke Hotline Cak Eri Tembus 1.442

 

Selain bantuan pendidikan, Pemkot Surabaya juga memperluas program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) untuk meningkatkan kualitas hidup warga miskin.

 

“Kami terus bangun rumah layak huni agar warga bisa hidup lebih manusiawi. Kalau rumahnya layak, anak-anak bisa belajar lebih nyaman,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.