Jumat, 19 Jun 2026 11:54 WIB

Bantuan Pusat ke Surabaya Turun Jadi 20,68 Persen, Eri Pastikan Program Rakyat Tetap Berjalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Okt 2025 14:21 WIB

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa bantuan dari pemerintah pusat untuk Kota Surabaya terus menurun. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2026, porsinya hanya tersisa 20,68 persen.

Meski begitu, Eri memastikan program kerakyatan tetap menjadi prioritas utama dalam belanja daerah.

Baca Juga: Konflik Lahan Gereja Bethany Surabaya Kini Mulai Temui Solusi, Pemkot Jamin Begini

“Surabaya ini kota dengan fiskal yang kuat, tapi justru karena itu bantuan dari pusat terus berkurang. Tahun ini tinggal 20,6 persen. Maka kita harus berani berinovasi agar masyarakat tetap bisa merasakan manfaatnya,” kata Eri usai Rapat Paripurna R-APBD 2026 di DPRD Kota Surabaya, Senin (7/10/2025).

Eri menjelaskan, dari total proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp12,6 triliun, sebagian besar bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp8,15 triliun atau 64,6 persen. Sementara dana transfer dari pusat terus berkurang setiap tahun.

“Kalau fiskal kuat, otomatis transfer pusat dipotong. Tapi bukan berarti kita berhenti membantu warga. Justru dengan kekuatan fiskal ini, kita bisa lebih mandiri membangun Surabaya,” ujarnya.

Meski transfer pusat menurun, Pemkot Surabaya memastikan seluruh program pro-rakyat tetap berjalan. Program pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis, dan program Satu Keluarga Satu Sarjana akan tetap dijalankan pada 2026.

Eri juga menegaskan, bantuan pendidikan untuk siswa SMA dan SMK swasta tetap diberikan sebesar Rp350 ribu per bulan atau sekitar Rp4 juta per tahun per siswa.

Baca Juga: Insiden Proyek Maut Margorejo Surabaya, DPRD Jatim Desak Evaluasi Keamanan

“Dengan cara ini, tidak boleh lagi ada penahanan ijazah karena alasan tunggakan. Semua anak Surabaya harus bisa sekolah sampai lulus,” tegasnya.

Dalam rancangan APBD 2026, Pemkot Surabaya menitikberatkan anggaran pada tiga sektor utama, yakni infrastruktur sebesar Rp6,13 triliun (48,7 persen), pendidikan Rp2,83 triliun (22,4 persen), dan kesehatan Rp2,46 triliun (19,5 persen).

Eri menyebut, fokus pembangunan tahun depan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada infrastruktur sosial seperti sekolah, rumah sakit, dan rumah layak huni.

Baca Juga: Surabaya Marathon 2026 Siap Digelar, Berhadiah Rp800 Juta hingga Diskon Belanja

“Infrastruktur sosial ini yang paling penting. Kalau masyarakat sehat dan anak-anak berpendidikan, maka ekonomi akan tumbuh dari bawah,” ujarnya.

Eri menargetkan, meski bantuan pusat menurun, angka kemiskinan harus turun dari 4,65 persen menjadi 3,96 persen, pengangguran dari 6,76 persen menjadi 4,91 persen, dan pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,8 persen.

“Tidak boleh ada alasan mundur. Fiskal turun, tapi semangat melayani tidak boleh turun. Pemerintah harus hadir di setiap rumah warga Surabaya,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Juni 2026, Berikut Rincian Lengkapnya

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp2.796.000-2.830.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Angka Keberuntungan Datang, Cek Segera Bintangmu

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Kali ini banyak angka keberuntungan.

Ketika China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI, Begini Penjelasan Purbaya

Selain soal stabilitas fiskal, Purbaya mengatakan, menteri keuangan China turut memastikan cara pandang Indonesia dalam menyelesaikan masalah global.

Bikin Onar di Jalan, Puluhan Remaja di Mojokerto Diamankan

Polres Mojokerto Kota berkomitmen menindak tegas setiap bentuk gangguan kamtibmas, termasuk konvoi dan tindakan anarkis lainnya.

OMIPAS Pasuruan Resmi Digelar, Dorong Kualitas Akademik-Prestasi Siswa Madrasah

Melalui OMIPAS, diharapkan lahir generasi-generasi unggul yang mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang kompetisi.

Ada Gangguan Listrik pada Sistem Lalu Lintas di Surabaya, Berikut Lokasinya

PLN kini terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.