Senin, 02 Feb 2026 00:11 WIB

UMSurabaya Resmikan Global Hub, Simbol Pesan Damai Lintas Bangsa

  • Penulis : Ading
  • | Selasa, 07 Okt 2025 11:52 WIB

selalu.id – Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) meresmikan Global Hub, ruang representatif bagi mahasiswa asing, Rabu (7/10/2025). Ruang yang berada di lantai 11 Gedung At-Taawun Tower itu dirancang modern untuk mendukung kegiatan akademik dan nonakademik.

 

Baca Juga: Pakar Hukum UMSurabaya: Kasus Ponpes Ambruk di Sidoarjo Bisa Berujung Pidana

Di tengah situasi Eropa yang bergejolak dengan aksi massa dan ketegangan sosial, UMSurabaya menghadirkan Global Hub sebagai simbol keterbukaan dan pesan damai lintas bangsa. Dalam prosesi peresmian, mahasiswa asing dari berbagai negara menancapkan bendera kebangsaan di peta dunia sebagai simbol persaudaraan global dan komitmen terhadap pendidikan tanpa batas.

 

Kepala Lembaga Kerja Sama Internasional (LKI) UMSurabaya, Yuanita Wulandari, menyebut jumlah mahasiswa asing tahun ini meningkat. Mereka berasal dari Thailand, Kamboja, Filipina, Malaysia, Timor Leste, Mali, Sudan, Yaman, Afghanistan, Pakistan, hingga kawasan Eropa.

 

“Global Hub ini merupakan bagian dari langkah konkret UMSurabaya menuju universitas berdaya saing global yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kemanusiaan,” ujar Yuanita.

 

Peresmian tersebut juga menandai peluncuran tiga program internasional utama UMSurabaya, yaitu Global Hub, Global Culture Crossroad, dan GENIUS Program (Global, English-Savvy, Intelligent, Unique Students).

 

Yuanita menjelaskan, Global Hub menjadi pusat aktivitas global dan kolaborasi lintas budaya. Global Culture Crossroad merupakan ajang tahunan pertukaran budaya antara mahasiswa lokal dan internasional untuk memperkuat toleransi. Sedangkan GENIUS Program menjadi wadah bagi duta mahasiswa internasional UMSurabaya yang berwawasan global, fasih berbahasa Inggris, dan berkarakter Islami.

 

Rektor UMSurabaya, Mundakir, menyebut peluncuran tiga program ini sebagai tonggak penting bagi kampus dalam memperkuat posisi di tingkat global.

Baca Juga: Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XVI Berlangsung di UMSurabaya dengan Dukungan Lintas Lembaga

 

“Ketiga program ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari visi dan misi universitas untuk menjadi lembaga unggul yang berakar pada nilai-nilai Islam dan kemanusiaan, serta aktif berjejaring di tingkat internasional,” ujar Mundakir.

 

Ia menambahkan, Global Hub menjadi simbol keterbukaan dan kolaborasi antarbudaya, Global Culture Crossroad sebagai wadah pertemuan mahasiswa lintas negara, dan GENIUS Program untuk melahirkan duta mahasiswa yang membawa misi perdamaian dan kemanusiaan.

 

“Mereka bukan hanya wajah UMSurabaya di dunia internasional, tetapi juga duta perdamaian dan kemanusiaan,” tambahnya.

Baca Juga: UMSurabaya Soroti Tingginya Politik Uang dan Klientelisme Jelang Pilkada

 

Mundakir menegaskan, inisiatif internasional tersebut menjadi langkah nyata penguatan tiga pilar perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

 

“Melalui Global Hub, Global Culture Crossroad, dan GENIUS Program, kami ingin menjadikan UMSurabaya sebagai Global Islamic University yang mencerahkan dunia dengan ilmu, iman, dan kasih sayang,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.