Senin, 03 Agu 2026 16:45 WIB

Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XVI Berlangsung di UMSurabaya dengan Dukungan Lintas Lembaga

selalu.id - Sebanyak 26 jurnalis dari berbagai media di Surabaya dan sekitarnya mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XVI pada tiga jenjang, yaitu muda, madya, dan utama.

 

Baca Juga: Bangun Ekosistem E-sport Edukatif, ESI Surabaya Gandeng Umsura

Kegiatan berlangsung dua hari, 20–21 September 2025, di Gedung G lantai 7, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya).

 

Rektor UMSurabaya, Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua, dalam sambutan pembukaan, berharap seluruh peserta lulus dengan integritas tinggi.

“Jurnalis di era digital saat ini tantangannya kompleks. Selain berhadapan dengan berita-berita yang sulit dipertanggungjawabkan, mereka juga kerap berhadapan dengan konten media sosial yang banyak memuat berita palsu. Ini yang perlu diluruskan,” kata Mundakir, Sabtu (20/9/2025).

 

Ia menilai idiom bad news is good news sudah tidak relevan. “Cara-cara seperti ini sudah tidak berlaku,” tegasnya. Mundakir menambahkan, uji kompetensi tidak boleh hanya menjadi ajang sertifikasi, tetapi harus berfokus pada peningkatan kompetensi sebagaimana diamanatkan Dewan Pers.

 

Mundakir juga menekankan pentingnya keterkaitan UKW dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin keempat, yaitu pendidikan. Karena itu, ia mendorong jurnalis terus memperkuat kompetensi melalui ujian.

 

Sekretaris PWI Jawa Timur, Eko Pamuji, menegaskan UKW tidak boleh dipandang sebagai formalitas.

“UKW adalah tolok ukur kompetensi jurnalistik sekaligus alat ukur moral,” ujarnya. Menurut Eko, di era digital banyak wartawan lihai menulis berita, tetapi secara moral kurang. “Esensi UKW adalah menghayati Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik: wartawan Indonesia harus independen dan beretika baik. Selain itu, mereka perlu memahami UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” tambahnya.

Baca Juga: PT Smelting Dukung UKW PWI Gresik, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Media

 

Ketua Panitia Pelaksana, Moch. Ali Topan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta UKW Angkatan XVI/2025.

“Saya berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Surabaya yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Juga kepada Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) selaku lembaga uji yang terus memberikan arahan,” ujarnya.

 

UKW Angkatan XVI/2025 terselenggara atas kerja sama jatimkini.com, MPID Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, UMSurabaya, UMJ, Dewan Pers, Jurnalis Sahabat Pendidikan, PLN Nusantara Power, Pelindo Regional 3, Dinas Kominfo Jatim, PLN, Wira Jatim Group, Jatim Graha Utama, Sinergi Gula Nusantara, Dafam Hotel, Dharma Lautan Utama, Pacific Caesar Surabaya, dan Frisian Flag.

 

Baca Juga: Pakar Hukum UMSurabaya: Kasus Ponpes Ambruk di Sidoarjo Bisa Berujung Pidana

Dukungan juga datang dari sejumlah media partner, antara lain pwmu.co, klikmu.co, surabayaonline, kanalsatu.com, jatimnow.com, selalu.id, kilasjatim.com, kilasbisnis.com, tretan.id, dan Rumah Literasi Digital.

 

Keistimewaan UKW kali ini adalah kehadiran Deputi Kesehatan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Sukadiono, yang juga mantan Rektor UMSurabaya.

“Profesi wartawan sama dengan dokter dan pengacara, maka perlu ada sertifikasi. Wartawan harus terus meningkatkan kualitas, sebab mereka mengedukasi publik melalui tulisan,” ungkapnya. Ia berharap kerja sama dengan UMSurabaya dan lintas lembaga dapat terus berlanjut.

 

Penyelenggaraan UKW ini sejalan dengan Permenaker Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.

Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba Diikuti 150 Anggota Komunitas Emak-emak

Perhatian khusus diberikan pada peran keluarga sebagai garis pertahanan paling awal.