Senin, 02 Feb 2026 23:41 WIB

Dua Kader PDIP di DPRD Jatim Mundur Usai Kasus Hibah dan Dugaan Narkoba

selalu.id – Dua anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Hasanuddin dan Agus Black Hoe, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jatim, Budi “Kanang” Sulistyono, dalam konferensi pers di kantor DPD PDIP Jatim, Senin (6/10/2025).

 

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Hasanuddin mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) APBD Jatim tahun anggaran 2019–2022.

 

Sementara itu, Agus Black Hoe mengundurkan diri karena merasa tidak nyaman dengan dugaan keterlibatan dalam kasus narkoba yang menyeret namanya.

 

“Kalau dua-duanya sudah mengundurkan diri, pasti langkah selanjutnya adalah pergantian antar waktu (PAW). Ini kami proses ke DPP. Siapa yang menggantikan keduanya di DPRD Jatim nantinya akan dirapatkan dulu di DPD dan diusulkan ke DPP,” ujar Kanang.

 

Ia menjelaskan, Agus Black Hoe saat dipanggil DPD menyampaikan ketidaknyamanan atas dugaan kasus narkoba yang menimpanya, baik di lingkungan masyarakat maupun keluarga. PDIP menghormati keputusan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Baca Juga: Tersangka OTT KPK di Madiun Dikabarkan Bertolak dari Juanda Pukul 19.00 WIB, Ini Pesawat yang Ditumpangi

 

“Buat saya tidak masalah, kalau itu lebih baik menyelamatkan hubungan sosial ke masyarakat, keluarga, dan partai. Partai tidak akan melindungi orang-orang bersalah. Kita selamatkan partai. Keputusan Mas Agus untuk mundur kita support,” tegasnya.

 

Kanang menambahkan, hingga kini partai belum menerima hasil tes urine yang menyatakan Agus Black Hoe positif menggunakan narkoba. Namun, partai tetap mendukung keputusannya untuk mundur.

 

Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Ini rekam Jejak Karier Maidi dari Guru hingga Wali Kota Madiun

Terkait Hasanuddin, Kanang menyebut pengunduran diri dilakukan secara sportif setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

 

DPD PDIP Jatim akan segera memproses pengunduran diri keduanya ke DPP untuk dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW). Nama-nama pengganti akan ditentukan melalui rapat internal di tingkat DPD sebelum diusulkan ke DPP.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.