Kamis, 04 Jun 2026 22:26 WIB

Dua Kader PDIP di DPRD Jatim Mundur Usai Kasus Hibah dan Dugaan Narkoba

selalu.id – Dua anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Hasanuddin dan Agus Black Hoe, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jatim, Budi “Kanang” Sulistyono, dalam konferensi pers di kantor DPD PDIP Jatim, Senin (6/10/2025).

 

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Hasanuddin mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) APBD Jatim tahun anggaran 2019–2022.

 

Sementara itu, Agus Black Hoe mengundurkan diri karena merasa tidak nyaman dengan dugaan keterlibatan dalam kasus narkoba yang menyeret namanya.

 

“Kalau dua-duanya sudah mengundurkan diri, pasti langkah selanjutnya adalah pergantian antar waktu (PAW). Ini kami proses ke DPP. Siapa yang menggantikan keduanya di DPRD Jatim nantinya akan dirapatkan dulu di DPD dan diusulkan ke DPP,” ujar Kanang.

 

Ia menjelaskan, Agus Black Hoe saat dipanggil DPD menyampaikan ketidaknyamanan atas dugaan kasus narkoba yang menimpanya, baik di lingkungan masyarakat maupun keluarga. PDIP menghormati keputusan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

 

“Buat saya tidak masalah, kalau itu lebih baik menyelamatkan hubungan sosial ke masyarakat, keluarga, dan partai. Partai tidak akan melindungi orang-orang bersalah. Kita selamatkan partai. Keputusan Mas Agus untuk mundur kita support,” tegasnya.

 

Kanang menambahkan, hingga kini partai belum menerima hasil tes urine yang menyatakan Agus Black Hoe positif menggunakan narkoba. Namun, partai tetap mendukung keputusannya untuk mundur.

 

Baca Juga: Kantor Petrogas Jatim Utama Didemo, Diduga Ada Praktik Korupsi Dana CSR

Terkait Hasanuddin, Kanang menyebut pengunduran diri dilakukan secara sportif setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

 

DPD PDIP Jatim akan segera memproses pengunduran diri keduanya ke DPP untuk dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW). Nama-nama pengganti akan ditentukan melalui rapat internal di tingkat DPD sebelum diusulkan ke DPP.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.