Kamis, 04 Jun 2026 11:58 WIB

Dua Kader PDIP di DPRD Jatim Mundur Usai Kasus Hibah dan Dugaan Narkoba

selalu.id – Dua anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Hasanuddin dan Agus Black Hoe, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jatim, Budi “Kanang” Sulistyono, dalam konferensi pers di kantor DPD PDIP Jatim, Senin (6/10/2025).

 

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Hasanuddin mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) APBD Jatim tahun anggaran 2019–2022.

 

Sementara itu, Agus Black Hoe mengundurkan diri karena merasa tidak nyaman dengan dugaan keterlibatan dalam kasus narkoba yang menyeret namanya.

 

“Kalau dua-duanya sudah mengundurkan diri, pasti langkah selanjutnya adalah pergantian antar waktu (PAW). Ini kami proses ke DPP. Siapa yang menggantikan keduanya di DPRD Jatim nantinya akan dirapatkan dulu di DPD dan diusulkan ke DPP,” ujar Kanang.

 

Ia menjelaskan, Agus Black Hoe saat dipanggil DPD menyampaikan ketidaknyamanan atas dugaan kasus narkoba yang menimpanya, baik di lingkungan masyarakat maupun keluarga. PDIP menghormati keputusan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

 

“Buat saya tidak masalah, kalau itu lebih baik menyelamatkan hubungan sosial ke masyarakat, keluarga, dan partai. Partai tidak akan melindungi orang-orang bersalah. Kita selamatkan partai. Keputusan Mas Agus untuk mundur kita support,” tegasnya.

 

Kanang menambahkan, hingga kini partai belum menerima hasil tes urine yang menyatakan Agus Black Hoe positif menggunakan narkoba. Namun, partai tetap mendukung keputusannya untuk mundur.

 

Baca Juga: Kantor Petrogas Jatim Utama Didemo, Diduga Ada Praktik Korupsi Dana CSR

Terkait Hasanuddin, Kanang menyebut pengunduran diri dilakukan secara sportif setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

 

DPD PDIP Jatim akan segera memproses pengunduran diri keduanya ke DPP untuk dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW). Nama-nama pengganti akan ditentukan melalui rapat internal di tingkat DPD sebelum diusulkan ke DPP.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.