Jumat, 04 Sep 2026 17:15 WIB

Terjaring OTT KPK, Ini rekam Jejak Karier Maidi dari Guru hingga Wali Kota Madiun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 19 Jan 2026 17:00 WIB
Foto: Maidi, Walikota Madiun
Foto: Maidi, Walikota Madiun

selalu.id - Maidi dikenal sebagai birokrat senior di Kota Madiun dengan perjalanan karier panjang di lingkungan pemerintahan daerah sebelum terjun ke dunia politik. Riwayat tersebut kini menjadi perhatian setelah ia dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Maidi mengawali karier sebagai guru geografi di SMAN 1 Madiun pada 1989. Ia kemudian dipercaya menjadi Kepala SMAN 2 Madiun sebelum beralih ke jabatan struktural di Pemerintah Kota Madiun.

Baca Juga: Tas Kresek Berisi Rp200 Juta dan Nama "Pak Wali" dalam Sidang Korupsi Proyek di Madiun

Latar belakang pendidikan Maidi ditempuh di sejumlah perguruan tinggi, antara lain IKIP Surabaya, Universitas Merdeka Madiun, Universitas Satyagama Jakarta, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, dan Universitas Terbuka Surabaya.

Kariernya di pemerintahan terus meningkat. Maidi pernah menjabat Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Madiun.

Puncak karier birokrasi diraih saat ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Madiun pada periode 2009 hingga 2018. Selama menjabat Sekda, Maidi menangani koordinasi pemerintahan serta pengelolaan administrasi dan anggaran daerah.

Baca Juga: KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Setelah hampir satu dekade menjabat Sekda, Maidi masuk ke dunia politik. Pada Pilkada 2018, ia maju sebagai calon Wali Kota Madiun dengan dukungan PDI Perjuangan dan partai koalisi. Ia terpilih dan menjabat Wali Kota Madiun periode 2019 hingga 2024.

Pada masa kepemimpinan periode pertama, Maidi menjalankan sejumlah program pembangunan kota dan pelayanan publik.

Menjelang Pilkada 2024, Maidi kembali maju sebagai calon wali kota dengan dukungan Partai Gerindra sebagai pengusung utama bersama F Bagus Panuntun sebagai wakil. Pasangan ini juga didukung PSI, Golkar, NasDem, Demokrat, serta sejumlah partai lainnya. Maidi kembali terpilih dan dilantik untuk periode 2025 hingga 2030.

Baca Juga: Usut Dugaan Korupsi Pabrik Gula Asembagus, Bareskrim Geledah 4 Lokasi di Jatim

Di tengah masa jabatan periode kedua tersebut, Maidi dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa pada Senin (19/1/2026), tim KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut, KPK mengamankan sebanyak 15 orang. Dari jumlah itu, sembilan orang kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Salah satu pihak yang diamankan disebut merupakan Wali Kota Madiun.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.