Rabu, 12 Agu 2026 19:11 WIB

Enam Kasus Pencucian Uang dari Narkoba Terungkap, Aset Disita Rp 30,1 Miliar

selalu.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Jawa Timur mengungkap tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkotika dengan total nilai aset mencapai Rp 30,1 miliar. Pengungkapan ini merupakan hasil operasi selama tiga bulan, sejak Juli hingga September 2025.

 

Baca Juga: Pelapor Desak Polisi Pakai UU Perguruan Tinggi-Sisdiknas dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bojonegoro

Direktur Ditreskoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Dacosta, mengatakan selama periode tersebut pihaknya mengungkap 1.757 kasus narkoba dengan 2.248 tersangka. Barang bukti yang disita di antaranya sabu seberat 199,5 kilogram, ganja 46,8 kilogram, tembakau gorila 306 gram, ekstasi 48.402 butir, serta 2,9 juta butir obat keras berbahaya.

 

“Selain itu, kami juga berhasil mengungkap enam kasus TPPU yang berkaitan dengan jaringan narkoba dengan nilai aset yang disita sekitar Rp 30,1 miliar,” ujar Kombes Pol Robert Dacosta dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Senin (6/10/2025).

 

Ia menjelaskan, pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama antara Ditreskoba Polda Jatim dengan seluruh Polres jajaran, serta dukungan masyarakat. “Partisipasi masyarakat dan media sangat membantu kami dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Jawa Timur,” katanya.

 

Beberapa kasus TPPU yang berhasil diungkap antara lain:

 

Tersangka TK, pengendali narkoba di Lapas wilayah Jatim, dengan perputaran uang Rp 44 miliar selama 2017–2024. Aset yang disita senilai Rp 10 miliar.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Arisan Online Fiktif Rp71 Miliar, Tipu 140 Korban dari Aceh hingga Papua

 

Tersangka Hayat, yang membantu suaminya mengedarkan narkoba, dengan perputaran uang Rp 5 miliar. Aset disita Rp 1 miliar.

 

Tersangka FM dan MFM, saudara kandung yang mengendalikan peredaran narkoba di dalam Lapas, dengan perputaran uang Rp 15 miliar dan aset disita Rp 13 miliar.

 

Tersangka DHS, operator keuangan dari tersangka M, dengan aset disita antara Rp 650 juta hingga Rp 1 miliar.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

 

 

Selain itu, Polres Mojokerto Kota dan Polres Pasuruan juga mengungkap kasus TPPU dengan nilai aset masing-masing Rp 1,5 miliar.

 

Kombes Pol Robert Dacosta menegaskan, Polda Jatim akan terus menindak tegas para pelaku kejahatan narkoba dan menutup ruang gerak jaringan peredarannya, baik lokal, nasional, maupun internasional. “Pengungkapan ini merupakan langkah strategis untuk menekan peredaran gelap narkoba di Jawa Timur. Kami berharap angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba bisa terus ditekan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

CitraLand Surabaya Tegaskan Izin Pengelolaan Air Mandiri Masih Aktif, Juga Lengkap dengan KBLI

Selain SIPA, manajemen CitraLand menyebut kegiatan pengelolaan air tercantum dalam KBLI 36001, yakni kegiatan penampungan, penjernihan dan penyaluran air minum.

Komplotan Pembobol Brankas Universitas KH Abdul Chalim Mojokerto Rp1 M Dibekuk, Satu Pelaku Ditembak

Kini, polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut, juga termasuk memburu dua pelaku lain dari komplotan ini yang masih kabur.

CitraLand Surabaya Akui Adanya Pengelolaan Air Mandiri Karena PDAM Belum Mampu

Meski begitu, CitraLand siap bekerja sama jika kapasitas PDAM sudah mampu penuhi kebutuhan air kawasan sekaligus tidak mengurangi pasokan untuk masyarakat.

Perjuangan Polisi Menembus Pegunungan Mambi, Tandu Nenek Sakit 8 Km demi Selamatkan Nyawa

Dalam aksi kemanusiaan ini, bukan peralatan medis canggih yang polisi siapkan, melainkan hanya selembar sarung kusam dan sebatang bambu tebal untuk menandu.

DPRD Sidoarjo Minta Raperda Tenaga Kerja Muat Target Kuantitatif dan Sanksi Tegas bagi Industri

Ironisnya, angka pengangguran tersebut banyak berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi. 

Lepas Kontingen Jamnas 2026, Wali Kota Mojokerto Tekankan Kebhinekaan dan Pengalaman Positif

Ning Ita mengatakan bahwa Jambore Nasional diperlukan tidak hanya kesiapan fisik tapi juga kesiapan mental, kesehatan dan keselamatan.