Kamis, 20 Agu 2026 07:26 WIB

Posko DVI Polda Jatim Terima 62 Laporan Kehilangan di Ponpes Al Khoziny

selalu.id – Polda Jawa Timur melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) mendirikan posko Disaster Victim Identification (DVI) di sekitar Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menyusul insiden runtuhnya bangunan di lingkungan pesantren tersebut. Tim medis disiagakan untuk memastikan seluruh korban terdata dan teridentifikasi akurat.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim AKBP dr. Adam Bimantoro menjelaskan, posko DVI dibagi menjadi dua, yaitu posko ante mortem di Kampus Putri dan posko post mortem di RSUD Sidoarjo serta RS Siti Hajar Sidoarjo.

 

Posko ante mortem bertugas mengumpulkan data dari keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, meliputi identitas pribadi, ciri fisik, dan foto terbaru korban. Data ini dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis dari posko post mortem.

 

"Di posko post mortem, jenazah akan diperiksa oleh dokter forensik dan dicocokkan dengan data ante mortem," ujar dr. Adam.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Data primer seperti gigi dan sidik jari menjadi prioritas, sementara data sekunder seperti tanda lahir, bentuk gigi, rambut, dan tinggi badan juga digunakan. Hingga saat ini, posko ante mortem menerima 62 laporan dari keluarga dan berhasil mengidentifikasi tiga korban.

 

Proses pencocokan data dilakukan secara bergilir dengan melibatkan enam hingga delapan petugas dalam setiap shift. "Kendala terbesar adalah pengumpulan data dan administrasi. Kami aktif menghubungi keluarga untuk mencari tambahan informasi agar proses identifikasi bisa lebih cepat," tambah dr. Adam.

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, Polda Jatim telah mengerahkan personel untuk membantu penanganan peristiwa ini. "Upaya tim DVI Biddokkes Polda Jatim dan Dokkes Polresta Sidoarjo ini menjadi bagian penting dari langkah kemanusiaan, guna memastikan para korban dapat segera teridentifikasi dengan benar," kata Kombes Pol Abast.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Sebelumnya, Kader PDIP Surabaya Ahmad Hidayat mengaku sempat dihujani pertanyaan dari sesama kader terkait absennya wajah Armuji di poster Soekarno Cup 2026.

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Dampak dari insiden kebakaran ini, akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Waspada! Ini Tanda Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Disepelekan

Apabila Anda mengalami batuk persisten yang tak kunjung membaik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Melalui program Rise and Speak, Polri mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan di sekitarnya.

Sentuhan Teknologi Digital NIC, Kunci PLN Nusantara Power Amankan Listrik Kemerdekaan RI

PLN NP terus berkomitmen mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission melalui target pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan (EBT).

Tegaskan Arsip Bukan Cuma Administrasi, Ning Ita Minta OPD Kota Mojokerto Genjot Kinerja

Pemkot Mojokerto menargetkan peningkatan kualitas kearsipan secara berkelanjutan. Target dalam RPJMD 2027 ditetapkan mencapai 82, atau setara dengan predikat A.