Senin, 02 Feb 2026 01:15 WIB

Posko DVI Polda Jatim Terima 62 Laporan Kehilangan di Ponpes Al Khoziny

selalu.id – Polda Jawa Timur melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) mendirikan posko Disaster Victim Identification (DVI) di sekitar Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menyusul insiden runtuhnya bangunan di lingkungan pesantren tersebut. Tim medis disiagakan untuk memastikan seluruh korban terdata dan teridentifikasi akurat.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim AKBP dr. Adam Bimantoro menjelaskan, posko DVI dibagi menjadi dua, yaitu posko ante mortem di Kampus Putri dan posko post mortem di RSUD Sidoarjo serta RS Siti Hajar Sidoarjo.

 

Posko ante mortem bertugas mengumpulkan data dari keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, meliputi identitas pribadi, ciri fisik, dan foto terbaru korban. Data ini dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis dari posko post mortem.

 

"Di posko post mortem, jenazah akan diperiksa oleh dokter forensik dan dicocokkan dengan data ante mortem," ujar dr. Adam.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Data primer seperti gigi dan sidik jari menjadi prioritas, sementara data sekunder seperti tanda lahir, bentuk gigi, rambut, dan tinggi badan juga digunakan. Hingga saat ini, posko ante mortem menerima 62 laporan dari keluarga dan berhasil mengidentifikasi tiga korban.

 

Proses pencocokan data dilakukan secara bergilir dengan melibatkan enam hingga delapan petugas dalam setiap shift. "Kendala terbesar adalah pengumpulan data dan administrasi. Kami aktif menghubungi keluarga untuk mencari tambahan informasi agar proses identifikasi bisa lebih cepat," tambah dr. Adam.

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, Polda Jatim telah mengerahkan personel untuk membantu penanganan peristiwa ini. "Upaya tim DVI Biddokkes Polda Jatim dan Dokkes Polresta Sidoarjo ini menjadi bagian penting dari langkah kemanusiaan, guna memastikan para korban dapat segera teridentifikasi dengan benar," kata Kombes Pol Abast.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.