Selasa, 06 Okt 2026 13:39 WIB

Posko DVI Polda Jatim Terima 62 Laporan Kehilangan di Ponpes Al Khoziny

selalu.id – Polda Jawa Timur melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) mendirikan posko Disaster Victim Identification (DVI) di sekitar Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menyusul insiden runtuhnya bangunan di lingkungan pesantren tersebut. Tim medis disiagakan untuk memastikan seluruh korban terdata dan teridentifikasi akurat.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim AKBP dr. Adam Bimantoro menjelaskan, posko DVI dibagi menjadi dua, yaitu posko ante mortem di Kampus Putri dan posko post mortem di RSUD Sidoarjo serta RS Siti Hajar Sidoarjo.

 

Posko ante mortem bertugas mengumpulkan data dari keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, meliputi identitas pribadi, ciri fisik, dan foto terbaru korban. Data ini dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis dari posko post mortem.

 

"Di posko post mortem, jenazah akan diperiksa oleh dokter forensik dan dicocokkan dengan data ante mortem," ujar dr. Adam.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Data primer seperti gigi dan sidik jari menjadi prioritas, sementara data sekunder seperti tanda lahir, bentuk gigi, rambut, dan tinggi badan juga digunakan. Hingga saat ini, posko ante mortem menerima 62 laporan dari keluarga dan berhasil mengidentifikasi tiga korban.

 

Proses pencocokan data dilakukan secara bergilir dengan melibatkan enam hingga delapan petugas dalam setiap shift. "Kendala terbesar adalah pengumpulan data dan administrasi. Kami aktif menghubungi keluarga untuk mencari tambahan informasi agar proses identifikasi bisa lebih cepat," tambah dr. Adam.

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, Polda Jatim telah mengerahkan personel untuk membantu penanganan peristiwa ini. "Upaya tim DVI Biddokkes Polda Jatim dan Dokkes Polresta Sidoarjo ini menjadi bagian penting dari langkah kemanusiaan, guna memastikan para korban dapat segera teridentifikasi dengan benar," kata Kombes Pol Abast.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Enam Saksi Diperiksa, Pembunuhan di Toko Bangunan Menguat ke Motif Cemburu

Korban meninggal MHF alami kekerasan benda tajam, di antaranya tiga buah luka iris di kepala dan satu luka bacok.

Ledakan Elpiji di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak

Puluhan bangunan yang terdampak, lima di antaranya mengalami kerusakan parah. 

Polisi Pastikan Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya Bukan Bom, Ini Penyebabnya

Pemeriksaan jibom tidak menemukan kandungan bahan peledak di lokasi.

Identitas Lima Korban Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya

Korban mengalami luka dengan tingkat berbeda.

Ledakan di Ruko Pakuwon City, Warga: Kencang Banget Suaranya

Sejumlah warga di Cluster Long Beach dan San Diego melaporkan dampak ledakan hingga menyebabkan plafon dan lampu rumah berjatuhan.

Ledakan di Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka Bakar

Kelima korban dievakuasi ke RS Haji dan RS Mitra Keluarga Kenjeran.