Jumat, 19 Jun 2026 16:02 WIB

Posko DVI Polda Jatim Terima 62 Laporan Kehilangan di Ponpes Al Khoziny

selalu.id – Polda Jawa Timur melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) mendirikan posko Disaster Victim Identification (DVI) di sekitar Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menyusul insiden runtuhnya bangunan di lingkungan pesantren tersebut. Tim medis disiagakan untuk memastikan seluruh korban terdata dan teridentifikasi akurat.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim AKBP dr. Adam Bimantoro menjelaskan, posko DVI dibagi menjadi dua, yaitu posko ante mortem di Kampus Putri dan posko post mortem di RSUD Sidoarjo serta RS Siti Hajar Sidoarjo.

 

Posko ante mortem bertugas mengumpulkan data dari keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, meliputi identitas pribadi, ciri fisik, dan foto terbaru korban. Data ini dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis dari posko post mortem.

 

"Di posko post mortem, jenazah akan diperiksa oleh dokter forensik dan dicocokkan dengan data ante mortem," ujar dr. Adam.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Data primer seperti gigi dan sidik jari menjadi prioritas, sementara data sekunder seperti tanda lahir, bentuk gigi, rambut, dan tinggi badan juga digunakan. Hingga saat ini, posko ante mortem menerima 62 laporan dari keluarga dan berhasil mengidentifikasi tiga korban.

 

Proses pencocokan data dilakukan secara bergilir dengan melibatkan enam hingga delapan petugas dalam setiap shift. "Kendala terbesar adalah pengumpulan data dan administrasi. Kami aktif menghubungi keluarga untuk mencari tambahan informasi agar proses identifikasi bisa lebih cepat," tambah dr. Adam.

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, Polda Jatim telah mengerahkan personel untuk membantu penanganan peristiwa ini. "Upaya tim DVI Biddokkes Polda Jatim dan Dokkes Polresta Sidoarjo ini menjadi bagian penting dari langkah kemanusiaan, guna memastikan para korban dapat segera teridentifikasi dengan benar," kata Kombes Pol Abast.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Juni 2026, Berikut Rincian Lengkapnya

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp2.796.000-2.830.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Angka Keberuntungan Datang, Cek Segera Bintangmu

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Kali ini banyak angka keberuntungan.

Ketika China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI, Begini Penjelasan Purbaya

Selain soal stabilitas fiskal, Purbaya mengatakan, menteri keuangan China turut memastikan cara pandang Indonesia dalam menyelesaikan masalah global.

Konflik Lahan Gereja Bethany Surabaya Kini Mulai Temui Solusi, Pemkot Jamin Begini

Hasil hearing ini menjadi langkah penting untuk mengakhiri polemik yang berkembang di tengah masyarakat. 

Bikin Onar di Jalan, Puluhan Remaja di Mojokerto Diamankan

Polres Mojokerto Kota berkomitmen menindak tegas setiap bentuk gangguan kamtibmas, termasuk konvoi dan tindakan anarkis lainnya.

OMIPAS Pasuruan Resmi Digelar, Dorong Kualitas Akademik-Prestasi Siswa Madrasah

Melalui OMIPAS, diharapkan lahir generasi-generasi unggul yang mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang kompetisi.