Sabtu, 05 Sep 2026 15:53 WIB

Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur resmi menutup operasi identifikasi korban tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, setelah berhasil mengidentifikasi lima jenazah terakhir dari total 63 korban hilang yang dilaporkan.

 

Baca Juga: Angin Kencang di Surabaya, Pohon Tumbang Timpa Ojol dan Penumpang

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M Khusnan Marzuki menjelaskan, seluruh proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan DNA, catatan medis, dan properti pribadi milik korban.

 

“Dengan selesainya identifikasi ini, kami secara resmi menutup operasi DVI,” ujar Kombes Khusnan dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya, Rabu (15/10/2025) malam.

 

Lima korban terakhir yang berhasil diidentifikasi, yaitu:

 

1. Sholihan (17), warga Dusun Konyek, Alas Rajah, Blega, Bangkalan.

 

 

2. Raihan Rafa Aldiyansyah (14), warga Dusun Langgar, Banyoneng Laok, Geger, Bangkalan.

 

 

3. Fairuz Shirojuddin (16), warga Jalan Singajaya, Singopadu, Tulangan, Sidoarjo.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

 

4. Moch. Defa Sharifuddin (17), warga Dusun Kaligede, Ngadipiro, Wilangan, Nganjuk.

 

 

5. Zaky (12), warga Planggaran Timur, Lepelle, Robatal, Sampang.

 

 

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Kombes Khusnan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses identifikasi, termasuk tim forensik, relawan, dan keluarga korban yang telah memberikan data pembanding.

 

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Informasi dari keluarga korban sangat berharga bagi proses identifikasi ini,” katanya.

 

Dengan tuntasnya proses tersebut, seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang telah ditemukan dan diidentifikasi. Penutupan operasi ini diharapkan memberi kepastian hukum serta ruang bagi keluarga korban untuk memulai proses pemulihan.

 

Dari total 67 kantong jenazah yang diterima, seluruhnya telah berhasil diidentifikasi sebanyak 63 korban.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.