Selasa, 21 Jul 2026 23:00 WIB

Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur resmi menutup operasi identifikasi korban tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, setelah berhasil mengidentifikasi lima jenazah terakhir dari total 63 korban hilang yang dilaporkan.

 

Baca Juga: Angin Kencang di Surabaya, Pohon Tumbang Timpa Ojol dan Penumpang

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M Khusnan Marzuki menjelaskan, seluruh proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan DNA, catatan medis, dan properti pribadi milik korban.

 

“Dengan selesainya identifikasi ini, kami secara resmi menutup operasi DVI,” ujar Kombes Khusnan dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya, Rabu (15/10/2025) malam.

 

Lima korban terakhir yang berhasil diidentifikasi, yaitu:

 

1. Sholihan (17), warga Dusun Konyek, Alas Rajah, Blega, Bangkalan.

 

 

2. Raihan Rafa Aldiyansyah (14), warga Dusun Langgar, Banyoneng Laok, Geger, Bangkalan.

 

 

3. Fairuz Shirojuddin (16), warga Jalan Singajaya, Singopadu, Tulangan, Sidoarjo.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

 

4. Moch. Defa Sharifuddin (17), warga Dusun Kaligede, Ngadipiro, Wilangan, Nganjuk.

 

 

5. Zaky (12), warga Planggaran Timur, Lepelle, Robatal, Sampang.

 

 

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Kombes Khusnan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses identifikasi, termasuk tim forensik, relawan, dan keluarga korban yang telah memberikan data pembanding.

 

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Informasi dari keluarga korban sangat berharga bagi proses identifikasi ini,” katanya.

 

Dengan tuntasnya proses tersebut, seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang telah ditemukan dan diidentifikasi. Penutupan operasi ini diharapkan memberi kepastian hukum serta ruang bagi keluarga korban untuk memulai proses pemulihan.

 

Dari total 67 kantong jenazah yang diterima, seluruhnya telah berhasil diidentifikasi sebanyak 63 korban.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.