Selasa, 20 Okt 2026 23:02 WIB

Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur resmi menutup operasi identifikasi korban tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, setelah berhasil mengidentifikasi lima jenazah terakhir dari total 63 korban hilang yang dilaporkan.

 

Baca Juga: Angin Kencang di Surabaya, Pohon Tumbang Timpa Ojol dan Penumpang

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M Khusnan Marzuki menjelaskan, seluruh proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan DNA, catatan medis, dan properti pribadi milik korban.

 

“Dengan selesainya identifikasi ini, kami secara resmi menutup operasi DVI,” ujar Kombes Khusnan dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya, Rabu (15/10/2025) malam.

 

Lima korban terakhir yang berhasil diidentifikasi, yaitu:

 

1. Sholihan (17), warga Dusun Konyek, Alas Rajah, Blega, Bangkalan.

 

 

2. Raihan Rafa Aldiyansyah (14), warga Dusun Langgar, Banyoneng Laok, Geger, Bangkalan.

 

 

3. Fairuz Shirojuddin (16), warga Jalan Singajaya, Singopadu, Tulangan, Sidoarjo.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

 

4. Moch. Defa Sharifuddin (17), warga Dusun Kaligede, Ngadipiro, Wilangan, Nganjuk.

 

 

5. Zaky (12), warga Planggaran Timur, Lepelle, Robatal, Sampang.

 

 

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Kombes Khusnan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses identifikasi, termasuk tim forensik, relawan, dan keluarga korban yang telah memberikan data pembanding.

 

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Informasi dari keluarga korban sangat berharga bagi proses identifikasi ini,” katanya.

 

Dengan tuntasnya proses tersebut, seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang telah ditemukan dan diidentifikasi. Penutupan operasi ini diharapkan memberi kepastian hukum serta ruang bagi keluarga korban untuk memulai proses pemulihan.

 

Dari total 67 kantong jenazah yang diterima, seluruhnya telah berhasil diidentifikasi sebanyak 63 korban.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.