Senin, 02 Feb 2026 12:15 WIB

Tiga Santri Meninggal dalam Runtuhan Asrama Ponpes Al-Khaziny Sidoarjo

selalu.id – Korban meninggal akibat runtuhnya bangunan asrama putra Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khaziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, bertambah menjadi tiga orang hingga Selasa (30/9/2025). Bangunan tiga lantai yang di lantai dasarnya terdapat musala itu ambruk pada Senin (29/9/2025).

 

Baca Juga: Politisi Senior PDI Perjuangan Kusnadi Wafat di RSUD Dr. Soetomo

Korban pertama yang meninggal hari ini adalah Muhammad Maskhudul Haq, santri asal Madura. Ia sempat dievakuasi pukul 05.00 WIB dan mendapat perawatan intensif di RSUD RT Notopuro, namun nyawanya tidak terselamatkan.

 

“Satu korban lain yang juga menghembuskan napas terakhir yakni Moch Soleh, warga Bangka Belitung, yang meninggal sekira pukul 08.15 WIB,” kata Direktur Utama RSUD RT Notopuro, Selasa (30/9/2025).

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Saat ini RSUD RT Notopuro masih merawat 40 santri korban runtuhan. Sebanyak 30 santri telah diperbolehkan pulang, lima santri mengalami luka berat, dan empat lainnya luka sedang. Satu santri sebelumnya dinyatakan meninggal dunia di RS Siti Hajar.

 

“Data sementara hingga pukul 12.00 WIB, hari ini, korban meninggal dunia sebanyak tiga orang. Dua korban lain meninggal pada hari ini dan satu orang meninggal di RS Siti Hajar,” jelasnya.

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

 

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab runtuhnya bangunan tersebut. Sementara itu keluarga korban dan civitas Ponpes Al-Khaziny diliputi duka mendalam atas peristiwa ini.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.