Kamis, 22 Okt 2026 01:46 WIB

Tiga Santri Meninggal dalam Runtuhan Asrama Ponpes Al-Khaziny Sidoarjo

selalu.id – Korban meninggal akibat runtuhnya bangunan asrama putra Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khaziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, bertambah menjadi tiga orang hingga Selasa (30/9/2025). Bangunan tiga lantai yang di lantai dasarnya terdapat musala itu ambruk pada Senin (29/9/2025).

 

Baca Juga: Truk, Mobil, dan Motor Tabrakan di Mojokerto, Satpam Koperasi jadi Korban Meninggal Dunia

Korban pertama yang meninggal hari ini adalah Muhammad Maskhudul Haq, santri asal Madura. Ia sempat dievakuasi pukul 05.00 WIB dan mendapat perawatan intensif di RSUD RT Notopuro, namun nyawanya tidak terselamatkan.

 

“Satu korban lain yang juga menghembuskan napas terakhir yakni Moch Soleh, warga Bangka Belitung, yang meninggal sekira pukul 08.15 WIB,” kata Direktur Utama RSUD RT Notopuro, Selasa (30/9/2025).

 

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

Saat ini RSUD RT Notopuro masih merawat 40 santri korban runtuhan. Sebanyak 30 santri telah diperbolehkan pulang, lima santri mengalami luka berat, dan empat lainnya luka sedang. Satu santri sebelumnya dinyatakan meninggal dunia di RS Siti Hajar.

 

“Data sementara hingga pukul 12.00 WIB, hari ini, korban meninggal dunia sebanyak tiga orang. Dua korban lain meninggal pada hari ini dan satu orang meninggal di RS Siti Hajar,” jelasnya.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

 

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab runtuhnya bangunan tersebut. Sementara itu keluarga korban dan civitas Ponpes Al-Khaziny diliputi duka mendalam atas peristiwa ini.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.