Minggu, 06 Sep 2026 17:53 WIB

Bangunan Asrama Putra Ambruk, Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Berusia Lebih dari Seabad

  • Penulis : Yasin
  • | Senin, 29 Sep 2025 18:02 WIB

selalu.id – Asrama putra Pondok Pesantren Al-Khoziny ambruk pada Senin (29/9/2025) sore. Sekitar 19 ambulans dikerahkan untuk mengevakuasi korban yang diperkirakan tertimbun reruntuhan.

 

Baca Juga: Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Pesantren ini diklaim telah berusia lebih dari satu abad. Mengutip situs NU Online Jawa Timur, Pesantren Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo, merayakan usia seabad pada 2024.

 

Terletak di Jalan KHR Moh Abbas I/18, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, pondok ini menjadi salah satu pesantren tertua di Jawa Timur. Nama pesantren diambil dari pendirinya, KH Raden Khozin Khoiruddin, dan juga dikenal dengan nama Pesantren Buduran sesuai lokasi.

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

 

Menurut riset yang dikutip situs NU Online, pesantren ini berdiri sejak tahun 1920. Keterangan tersebut disampaikan KHR Abdus Salam Mujib, Pengasuh Pesantren Al-Khoziny, pada Haul Masyayikh dan Haflah Rajabiyah ke-80 Pesantren Al-Khoziny pada 2024.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Beberapa ulama besar pernah menimba ilmu di pondok ini, termasuk KH M Hasyim Asy’ari (Tebuireng, Jombang), KH Nasir (Bangkalan), KH Abd Wahab Hasbullah (Tambakberas, Jombang), KH Umar (Jember), KH Nawawi (Pendiri Pesantren Ma’had Arriyadl Ringin Agung Kediri), KH Usman Al Ishaqi (Alfitrah Kedinding, Surabaya), KH Abdul Majid (Bata-bata Pamekasan), KH Dimyati (Banten), KH Ali Mas’ud (Sidoarjo), dan KH As’ad Syamsul Arifin (Situbondo).

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.