Senin, 02 Nov 2026 00:40 WIB

Pemkot Surabaya Bantah Boros, Tegaskan Tak Ada Anggaran Mamin untuk Pejabat Eselon

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Sep 2025 20:52 WIB

selalu.id – Pemkot Surabaya membantah tudingan pemborosan anggaran APBD 2025 yang sebelumnya disampaikan praktisi anggaran, Mauli Fikr, terkait pos makan-minum (mamin) pejabat eselon senilai Rp6,5 miliar.

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, M Fikser, menegaskan informasi itu tidak benar. Menurutnya, tidak ada anggaran mamin untuk pejabat internal. Seluruh belanja mamin diarahkan untuk kegiatan kemasyarakatan maupun jamuan tamu dari luar.

 

“Rapat internal pemkot saja tidak ada anggaran mamin. Belanja mamin baru bisa dilakukan kalau ada tamu dari luar, misalnya kepala daerah lain atau kegiatan publik seperti Festival Rujak Uleg,” kata Fikser, Kamis (25/9/2025).

 

Fikser juga meluruskan soal alokasi 557 ribu paket makan lapangan senilai Rp15,3 miliar. Ia memastikan anggaran tersebut bukan untuk konsumsi ASN, melainkan kebutuhan acara publik.

 

Terkait perjalanan dinas luar negeri Rp8,63 miliar yang sempat dipersoalkan, Fikser menyebut Pemkot sudah menghapus anggaran perjalanan luar negeri sejak pandemi Covid-19. Menurutnya, perjalanan hanya bisa dilakukan jika seluruh biaya ditanggung penyelenggara.

 

“Kalaupun ada yang dikirim, itu tenaga teknis seperti guru atau tenaga medis, bukan pejabat. Dan semua harus izin Kemendagri,” jelasnya.

 

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

Soal belanja sewa ribuan kipas angin, tenda, hingga panggung, Fikser mengatakan anggaran dipusatkan pada satu perangkat daerah untuk efisiensi dan pengawasan. “Peralatan itu juga dipakai untuk acara yang melibatkan masyarakat, bukan pejabat semata,” tambahnya.

 

Ia juga membantah isu pinjaman daerah berbunga 13,7 persen. Menurutnya, Pemkot sudah menegosiasikan bunga hingga di bawah 6 persen melalui Bank Jatim. Pinjaman tersebut disebut khusus untuk pembangunan infrastruktur strategis, termasuk rumah sakit.

 

“Setiap rupiah diarahkan untuk infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan warga Surabaya. Pengajuan pinjaman pun dilakukan dengan perhitungan fiskal dan kajian risiko yang ketat,” tandasnya.

 

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

Sebelumnya, praktisi anggaran Mauli Fikr menilai APBD 2025 masih menyimpan banyak kejanggalan. Dari perjalanan dinas dengan tarif uang harian melebihi standar nasional, belanja sewa peralatan yang dianggap tidak realistis, hingga utang daerah yang disebut tidak diikuti kenaikan belanja modal.

 

Mauli menyebut data yang ia peroleh menunjukkan anggaran jamuan pejabat eselon mencapai Rp6,3 miliar untuk 28 ribu orang, padahal pejabat eselon II di Surabaya hanya sekitar 30 orang. Ia juga menyoroti paket makan lapangan hingga 557 ribu unit senilai Rp15,3 miliar, belanja sewa ribuan kipas angin dan sound system, hingga utang daerah Rp513 miliar dengan bunga tinggi.

 

“Ini bukan sekadar salah hitung, tapi inkonsistensi kebijakan. Utang yang seharusnya untuk infrastruktur justru tidak jelas manfaatnya bagi rakyat,” pungkas Mauli.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.