Selasa, 29 Sep 2026 05:38 WIB

Demo di Balai Kota, Aktivis SPM-MP Laporkan Dugaan Korupsi APBD Surabaya 2025

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Sep 2025 13:51 WIB

selalu.id – Puluhan massa Solidaritas Pemuda-Mahasiswa Merah Putih (SPM-MP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Surabaya, Kamis (25/9/2025). Mereka menuding Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya 2025 sarat praktik mark-up, pemborosan, hingga berpotensi korupsi.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siapkan Perwali PRT, Tak Hanya Pekerja tapi Juga Lindungi Agen P3RT

Dalam aksinya, massa membawa dokumen yang disebut sebagai hasil investigasi, berisi sejumlah pos belanja yang dinilai janggal. Mulai dari biaya perjalanan dinas luar negeri bernilai miliaran, anggaran konsumsi pejabat yang dianggap berlebihan, hingga sewa perlengkapan acara dengan nominal tidak wajar.

 

“Kami sudah mengkaji langsung dokumen anggaran dan temuan-temuan ini sangat melukai hati rakyat Surabaya. Ada anggaran makan minum nilainya sampai Rp6 miliar lebih, ada sewa kipas angin, sound system, hingga panggung dengan jumlah yang tidak masuk akal,” kata Koordinator Lapangan SPM-MP, A. Sholeh.

 

Sholeh menyebut pihaknya sempat berdebat dengan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M. Fikser. Namun, jawaban yang diberikan disebut hanya berdasar pada acuan RPJMD, sementara sejumlah pos anggaran dinilai tetap janggal.

Baca Juga: Kisah Pilu ART Diperas hingga Disekap Penyalur Kerja Ilegal di Surabaya

 

“Kalau alasannya hanya RPJMD, lalu bagaimana dengan fakta-fakta pemborosan ini? Bahkan saat kami minta klarifikasi soal anggaran MAMIN (makanan dan minuman) miliaran rupiah, pejabat yang hadir mengaku tidak berwenang memberi penjelasan,” tambahnya.

 

Baca Juga: Cerita Wali Kota Eri Bebaskan ART yang Disandera Penyalur Kerja Ilegal di Surabaya

Usai aksi di Balai Kota, massa bergerak ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Polda Jatim untuk melaporkan temuan mereka. Laporan itu mencakup dugaan mark-up perjalanan dinas luar negeri dengan tarif harian di atas standar Kemenkeu, pembengkakan anggaran jamuan dan konsumsi melebihi jumlah ASN, hingga pengelolaan utang daerah berbunga tinggi yang dianggap merugikan Surabaya.

 

“APBD 2025 ini penuh manipulasi. Dari plesiran pejabat sampai utang berbunga tinggi, semua mencerminkan pengkhianatan terhadap rakyat. Kami mendesak aparat hukum segera bertindak dan meminta Wali Kota Eri Cahyadi turun dari jabatannya,” tegas Sholeh.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek Ditemukan Tewas dengan Tangan Terputus di Ladang Tebu Probolinggo

Hingga saat ini, Tim Satreskrim Polres Probolinggo masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

Pembunuhan Berantai di Afsel, Korban Capai 30 Orang Lebih

Tragedi berdarah yang merenggut lebih dari 30 nyawa ini makin mempertegas krisis kejahatan kekerasan yang kian mengkhawatirkan.

Momen Presiden Prabowo Melayat ke Rumah Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Kehadiran Presiden beserta jajaran menjadi bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

Bocoran Subsidi BBM di RAPBN 2027 pada Rapat Paripurna Besok

Guna menekan ketergantungan masyarakat terhadap LPG, terutama yang berbasis impor, pemerintah terus menggenjot penyediaan sumber energi alternatif.

Hasil FIFA Asean Cup 2026: Indonesia vs Malaysia Berbagi Satu Poin

Malaysia masih berada di posisi teratas grup A Fifa Asean Cup 2026 disusul Indonesia di posisi kedua.

Fifa Asean Cup 2026: Babak Pertama Indonesia Vs Malaysia, Gol Hubner Dianulir

Menit ke-36, Thom Haye diganjar kartu merah setelah melanggar Arif Aiman.